Pemprov DKI Fokus Pengerukan di 49 Titik Jakarta, Sejuta Kubik Sedimen Akan Diangkat
Pengerukan Kali Semongol di wilayah Tegal Alur, Kalideres (Sudin SDA Jakbar)
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) tengah menggalakan program pengerukan dan pembersihan sedimen dalam mengatasi masalah banjir.
Sekretaris Dinas SDA DKI Jakarta, Hendri mengatakan pengerukan ada difokuskan di 49 titik yang tersebar di 5 wilayah kota administrasi Jakarta.
Dengan rincian, di Jakarta Utara 13 titik, Jakarta Timur 12 titik, Jakarta Barat 10 titik, Jakarta Pusat 8 titik dan Jakarta Selatan ada 6 titik.
"Pengerukan akan dilakukan di 49 titik di 5 wilayah kota administrasi Jakarta," kata Hendri saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (28/2).
Hendri menegaskan, pengerukan kali ini tidak hanya difokuskan pada kali atau sungai, tetapi juga waduk, hingga saluran penghubung.
Baca juga:
Pengerukan ini bertujuan membuat daya tampung air bertambah dan bisa mencegah serta meminimalisasi dampak banjir ketika musim penghujan.
"Pengerukan akan dilakukan di kali/sungai, waduk/situ/embung (saluran primer dan sekunder), serta saluran penghubung atau PHB (tersier)," urainya.
Hendri melanjutkan, Pemerintah DKI akan mengeruk 1 juta meter kubik (m3) sedimen di waduk, situ, embung, kali, atau sungai di lima wilayah kota guna mengantisipasi banjir.
Hal tersebut merupakan target yang disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno saat melakukan peninjauan pengerukan sungai Jakarta beberapa waktu lalu.
"Dinas SDA tahun ini ialah sebanyak 1 juta meter kubik (m3) yang dilakukan tidak hanya di kali/sungai, melainkan juga di waduk/situ/embung di Jakarta," tutupnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Ekonomi Jakarta 2025 Tumbuh 5,21 Persen, Pramono: Insentif dan Kolaborasi Jaga Daya Beli
Pendangkalan Kali Grogol Selatan Picu Banjir, DPRD Minta SDA DKI Bertindak
Simak Rangkaian Perayaan Imlek 2026 di Jakarta, dari Lapangan Banteng hingga Glodok
Bertemu Prabowo, PM Australia Sampaikan Duka Atas Bencana Banjir Sumatera dan Longsor di Jawa Barat
Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Ditargetkan Beroperasi Sebelum Lebaran 2026
Penumpang Keluhkan Bus Transjakarta Lama Datang, Pramono Janji Tambah Armada
Pemerintah Resmikan 1.300 Hunian Sementara Bagi Korban Banjir Sumatera, Diperuntukan Bagi Korban Rumah Hilang
Pemprov DKI dan Banten Teken MoU Pengembangan MRT Kembangan - Balaraja
TPA Cipeucang Overload, Pemprov DKI Bantu Banten Tangani Sampah Tangsel
Pramono Minta Satpol PP Tertibkan Spanduk dan Bendera Parpol di Jakarta