MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Prabowo Subianto tengah membangun 324 unit hunian sementara (huntara) di kawasan Senen, Jakarta Pusat, untuk menampung warga yang selama ini tinggal di bantaran rel.
"Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo, pemerintah sedang membangun hunian yang layak dan nyaman bagi warga yang selama ini masih harus tinggal tepat di pinggir rel kereta api, khususnya di kawasan Pasar Senen, hanya 2 km dari pusat Ibu Kota," ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/4)
Teddy mengatakan Presiden Prabowo sebelumnya telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi tersebut pada 26 Maret 2026, sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi warga yang tinggal di sekitar rel kereta. Ia menyebut hunian baru yang tengah dibangun berlokasi sekitar 500 meter dari rel kereta Pasar Senen. Kawasan ini dirancang dengan berbagai fasilitas penunjang, antara lain tempat tinggal yang layak, sarana mandi, cuci, kakus (MCK), akses air bersih, tempat ibadah, hingga ruang bermain anak. "Pembangunan pun dilaksanakan dengan cepat, berkat kerja sama yang erat antara Kementerian Perumahan dan beberapa BUMN terkait," kata Teddy.
Baca juga:
Menurutnya, program penataan kawasan ini tidak hanya difokuskan di Pasar Senen, tetapi juga akan diperluas ke wilayah lain secara bertahap. Pemerintah menargetkan peningkatan kualitas permukiman warga secara berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat yang selama ini tinggal di kawasan kurang layak. "Penataan permukiman menjadi lebih layak juga akan dilakukan di tempat lain secara bertahap dan berkala," ungkap Teddy.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menjelaskan total hunian yang akan dibangun di kawasan tersebut sebanyak 324 unit. Hunian tersebut juga dilengkapi fasilitas ruang terbuka untuk mendukung kenyamanan warga, khususnya anak-anak.
"Totalnya ada 324 unit yang akan dibangun di sini, kemudian juga akan ada ruang terbuka untuk bermain anak-anak. Jadi ini merupakan kerja sama yang baik, tanahnya milik Angkasa Pura dan pembangunan dilakukan secara kolaboratif," ucapnya.(Asp)
Baca juga:
Menteri PKP dan COO Danantara Tinjau Kawasan Bantaran Rel Kawasan Jakarta, Survei Lokasi Permukiman