Pemerintah Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi Sampai Februari

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 17 Januari 2018
Pemerintah Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi Sampai Februari

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, mengimbau nelayan tradisional mewaspadai gelombang tinggi yang melanda perairan Banten bagian selatan mulai tanggal 16 Januari sampai 17 Februari 2018.

"Kami berharap nelayan jika melaut agar meningkatkan kewaspadaan cuaca buruk untuk menghindari kecelakaan laut," kata Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Nelayan Kecil pada Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Rizal Ardiansyah di Banten, Selasa (16/1).

Berdasarkan laporan BMKG Serang diperkirakan selama dua hari ke depan ketinggian gelombang di pesisir selatan Kabupaten Lebak antara 2,0 hingga 4,0 meter dengan kecepatan angin 30 kilometer per jam.

Gelombang laut bergerak dari arah barat dan jarak pandang 5-8 kilometer.

Selain itu, cuaca berawan serta berpeluang hujan ringan dan sedang dengan intensitas 10-20 milimeter terjadi sore sampai malam hari.

Untuk itu, pihaknya mengingatkan kepada nelayan tradisional agar mewaspadai cuaca buruk tersebut karena bisa membahayakan keselamatan nelayan kecil yang menggunakan perahu kincang dengan mesin motor beleketek.

Pihaknya menyarankan nelayan di Pantai Binuangeun, Suka Hujan, Cihara, Tanjung Panto, Sawarna, dan Bagedur untuk meningkatkan kewaspadaan karena cuaca di perairan itu kurang bersahabat.

"Kami menyampaikan peringatan kewaspadaan agar nelayan berhati-hati jika melaut karena gelombang besar disertai angin kencang dan cukup membahayakan mereka," ujarnya.

Kepala Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Binuangen Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak Ahmad Hadi mengatakan saat ini nelayan di sejumlah tempat pelelangan ikan (TPI) tidak melaut karena ombak relatif cukup besar disertai angin kencang.

Diperkirakan sekitar 3.600 nelayan pesisir selatan Lebak tidak melaut.

"Kami mengimbau nelayan perahu kecil tidak melaut karena relatif berbahaya," tandasnya.

Sementara itu, Pengamat cuaca BMKG Serang Trian Asmarahadi mengatakan saat ini pesisir selatan Banten bagian selatan cukup membahayakan bagi nelayan tradisional karena ketinggian gelombang antara 2,0 sampai 4,0 meter.

Selain itu juga peluang hujan terjadi di wilayah Ujung Kulon dan Malingping, Binuangen, Gunung Kencana, Carita, Labuan, Ciruas, Serang, Rangkasbitung, Pandeglang, Merak, Cilegon, Balaraja, Anyer, Bojonegara, Tigaraksa, Tangerang dan Serpong.

"Kami minta nelayan dan warga waspadai gelombang tinggi dan angin kencang," katanya. (*)

#Nelayan Tidak Melaut #Nelayan Tradisional #BMKG #Cuaca Buruk
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Susulan Terus Guncang Kepulauan Sangihe, BMKG Catat 15 Kali dalam Semalam
Gempa susulan masih mengguncang Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. BMKG mencatat ada 15 kali gempa susulan sejak Senin (8/6).
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
Gempa Susulan Terus Guncang Kepulauan Sangihe, BMKG Catat 15 Kali dalam Semalam
Indonesia
Peringatan Tsunami di Sangihe Dicabut, Kepala BMKG : Tak ada lagi Kenaikan Muka Air Laut
Hasil pemantauan menunjukkan tidak ada lagi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat pesisir.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Peringatan Tsunami di Sangihe Dicabut, Kepala BMKG : Tak ada lagi Kenaikan Muka Air Laut
Indonesia
Prakiraan Cuaca 8-11 Juni: Angin Kencang Bakal Hantam Belasan Provinsi di Indonesia
Menyikapi potensi ancaman hidrometeorologi, lembaga pemantau cuaca ini meminta masyarakat memperketat proteksi diri
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Prakiraan Cuaca 8-11 Juni: Angin Kencang Bakal Hantam Belasan Provinsi di Indonesia
Indonesia
Gempa Laut Sulawesi Magnitudo 7,7 Picu Tsunami Mikro, Warga Jangan Nekat Mendekat Pelabuhan
Meskipun bersumber dari zona non-megathrust, kekuatan guncangan raksasa tersebut tetap menyebabkan deformasi batuan bawah laut secara signifikan
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Gempa Laut Sulawesi Magnitudo 7,7 Picu Tsunami Mikro, Warga Jangan Nekat Mendekat Pelabuhan
Indonesia
BMKG Catat Tsunami Gelombang Pertama Gempa M 7,7 di 3 Lokasi, Tingginya Belasan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi gelombang tsunami pertama pascagempa tektonik magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi, Senin (8/6) pagi, telah tiba.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
BMKG Catat Tsunami Gelombang Pertama Gempa M 7,7 di 3 Lokasi, Tingginya Belasan
Indonesia
Gempa M 7,7 Mindanao-Filipina Picu Peringatan Tsunami, Subduksi Lempeng Biang Keladinya
Gempa 7,7 SR mengguncang Pantai Selatan Mindanao, Filipina, Senin (8/6) memicu peringatan tsunami. BMKG menyebut gempa akibat subduksi lempeng dengan potensi tsunami di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Gempa M 7,7 Mindanao-Filipina Picu Peringatan Tsunami, Subduksi Lempeng Biang Keladinya
Indonesia
Daftar 22 Wilayah Pesisir 5 Provinsi Berpotensi Tsunami, Imbas Gempa M 7,7 Sangihe
Episenter gempa berada di laut lepas timur Pulau Sangihe, berbatasan langsung dengan Filipina, pada kedalaman 105 km. Lokasi episenter tercatat di koordinat 5,69° LU dan 125,05° BT.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Daftar 22 Wilayah Pesisir 5 Provinsi Berpotensi Tsunami, Imbas Gempa M 7,7 Sangihe
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta: Cuaca Cerah Kepung Warga Ibu Kota Seharian Penuh Hari Ini 8 Juni 2026
Baru menjelang malam, giliran wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, serta Jakarta Timur mendapat giliran sapuan awan tipis berawan
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta: Cuaca Cerah Kepung Warga Ibu Kota Seharian Penuh Hari Ini 8 Juni 2026
Indonesia
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Berlangsung hingga Tujuh Bulan di Sejumlah Wilayah
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 lebih kering dari normal seiring potensi El Nino. Jawa Barat diperkirakan mengalami puncak kemarau pada Agustus.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Berlangsung hingga Tujuh Bulan di Sejumlah Wilayah
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Akan Diguyur Hujan hingga Sangat Lebat, Jumat, 5 Juni 2026
Masyarakat diminta meningkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Maluku, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan karena dinamika atmosfer menyebabkan potensi cuaca yang signifikan.
Frengky Aruan - Jumat, 05 Juni 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Akan Diguyur Hujan hingga Sangat Lebat, Jumat, 5 Juni 2026
Bagikan