Pemerintah Beri Diskon 10 Persen Biaya PPN untuk Mobil Listrik

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 21 Maret 2023
Pemerintah Beri Diskon 10 Persen Biaya PPN untuk Mobil Listrik

Pelanggan melakukan pengisian daya listrik ke mobilnya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Shell Recharge, Mal Pacific Place, Jakarta, Kamis (19/1/2023). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Keuangan Republik Indonesia (RI), Sri Mulyani mengumumkan keringanan berupa insentif PPN (Pajak Pertambahan Nilai) kepada pembeli mobil listrik sebesar 10 persen, sehingga konsumen hanya perlu membayar 1 persen dari sebelumnya 11 persen yang ditetapkan pemerintah.

"Mobil listrik akan dapatkan potongan 10 persen biaya PPN, dengan syarat seperti yang sudah ditentukan yakni memiliki tingkat kandungan lokal sebesar 40 persen. Hal itu guna mempercepat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia," kata Sri Mulyani pada saat konfrensi Pers Launching Kebijakan Bantuan Pemerintah untuk KBLBB secara daring, Senin.

Baca Juga:

Lexus Luncurkan Mobil Listrik Perdana All New RZ

Pemerintah juga memberikan keringanan kepada pemilik bus listrik yang sudah memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 20 persen hingga 40 persen, nantinya mendapatkan insentif PPN mencapai 5 persen, dengan begitu pemilik hanya dibebani biaya PPN sebesar 5 persen.

Masih dalam lokasi yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan untuk kebijakan insentif bantuan pemerintah terhadap kendaraan bus dipastikan pada 1 April mendatang, karena TKDN masih belum sampai dengan 40 persen.

"Karena bus itu masih banyak yang belum memiliki TKDN 40 persen," kata Luhut.

Selain itu, dia juga menilai bahwa berbagai proses untuk kegiatan ini masih dalam tahap finalisasi, agar semua berjalan dengan baik dan lancar.

Baca Juga:

Ngecas Mobil Listrik Hyundai di Plaza Indonesia Cuma Butuh 18 Menit

Dengan adanya bantuan subsidi dari pemerintah, percepatan yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai akan bisa cepat dicapai.

Hingga saat ini, baru terdaftar dua merek yang memenuhi kriteria pemerintah untuk mendapatkan insentif yakni Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air EV.

Meski begitu, Luhut mengajak semua produsen untuk mau memproduksi kendaraan listrik di Indonesia.

"Sampai hari ini memang baru dua merek saja, tapi kita akan terus mengajak produsen lain ikut," kata dia. (*)

Baca Juga:

MG 4 EV Jadi Mobil Listrik Terfavorit di IIMS 2023

#Mobil Listrik #Sri Mulyani #Pajak Pertambahan Nilai (PPN) #Menteri Keuangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
PEVS 2026 Banjir Promo Kendaraan Listrik, Ada Cashback Rp 200 Juta hingga Diskon Rp 6 Juta
PEVS 2026 menghadirkan promo mobil dan motor listrik dari BAIC, MG, Chery, Wuling, ALVA, dan Polytron. Ada cashback hingga Rp 200 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
PEVS 2026 Banjir Promo Kendaraan Listrik, Ada Cashback Rp 200 Juta hingga Diskon Rp 6 Juta
Fun
Laba BYD Naik 28 Persen pada Kuartal Ketiga, Pertumbuhan Ekspor Jadi Penopang
BYD mencatat laba bersih naik 28 persen secara tahunan. Namun, hasilnya di bawah perkiraan analis meski pendapatan kembali tumbuh.
Yusuf Abdillah - Jumat, 30 Oktober 2026
Laba BYD Naik 28 Persen pada Kuartal Ketiga, Pertumbuhan Ekspor Jadi Penopang
Indonesia
Viral Pembalut Kena PPN 11 Persen, Indonesia Masih Tertinggal dari Negara Lain?
Pembalut masih kena PPN di Indonesia. Namun, sejumlah negara menggratiskan produk menstruasi.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Viral Pembalut Kena PPN 11 Persen, Indonesia Masih Tertinggal dari Negara Lain?
Indonesia
Mengapa Pembalut Belum Bebas PPN? Ini Penjelasan dan Aturan yang Berlaku
DJP menegaskan pembalut masih dikenai PPN di Indonesia. Tarif resmi 12 persen, tetapi beban efektifnya setara 11 persen. Simak aturan dan wacana pembebasannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Mengapa Pembalut Belum Bebas PPN? Ini Penjelasan dan Aturan yang Berlaku
Indonesia
Pemerintah Klaim Kondisi Ekonomi Indonesia masih Kokoh di Tengah Gejolak Global
Dinamika global masih perlu diwaspadai karena sejumlah kekuatan ekonomi utama dunia tengah menghadapi ketidakpastian.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Klaim Kondisi Ekonomi Indonesia masih Kokoh di Tengah Gejolak Global
Fun
Aion UT Cross Tampil Lebih Tangguh, Ini Spesifikasi Mobil Listrik Terbaru GAC
GAC memperkenalkan Aion UT Cross, hatchback listrik dengan tampilan lebih tangguh.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Aion UT Cross Tampil Lebih Tangguh, Ini Spesifikasi Mobil Listrik Terbaru GAC
Lifestyle
Revolusi BYD Flash Charging Hadir di Indonesia, Isi Daya EV Kini Sekilat Isi Bensin di SPBU
Penasaran dengan teknologi Flash Charging BYD? Pengisian daya mobil listrik kini cuma butuh 9 menit buat penuh berkat Blade Battery generasi kedua. Cek selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Revolusi BYD Flash Charging Hadir di Indonesia, Isi Daya EV Kini Sekilat Isi Bensin di SPBU
Fun
Danza D9 Terbaru Punya Kursi Pijat 10 Titik dan Flash Charging 9 Menit, Berapa Harganya?
BYD resmi meluncurkan Danza New D9 di Indonesia. Apa saja fitur unggulannya?
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Danza D9 Terbaru Punya Kursi Pijat 10 Titik dan Flash Charging 9 Menit, Berapa Harganya?
Fun
BYD Hadirkan Flash Charging di Indonesia, Ngecas Mobil Listrik 10-97 Persen Cuma 9 Menit
BYD menghadirkan teknologi pengisian daya cepat Flash Charging yang diklaim mampu memangkas waktu pengisian baterai mobil.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
BYD Hadirkan Flash Charging di Indonesia, Ngecas Mobil Listrik 10-97 Persen Cuma 9 Menit
Fun
BYD Racco Segera Dijual di Indonesia? Ini Spesifikasi Lengkapnya
BYD tengah mengkaji peluang memasarkan mobil listrik mungil Racco di Indonesia.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
BYD Racco Segera Dijual di Indonesia? Ini Spesifikasi Lengkapnya
Bagikan