Pembelaan Pemprov DKI atas Anggaran Antivirus Rp12,6 M yang Jadi Polemik

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 09 Oktober 2019
Pembelaan Pemprov DKI atas Anggaran Antivirus Rp12,6 M yang Jadi Polemik

Ilustrasi - Antivirus (ANTARA FOTO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Unit Pengelola Teknologi Informasi Kependudukan DKI Muhammad Nurrahman meluruskan polemik terkait nilai Rp12,6 miliar untuk anggaran pembelian antivirus dan perangkat informasi teknologi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020.

Nurrahman mengklaim, dana belasan miliar itu digunakan untuk tiga item yakni pembelanjaan antivirus, pembelian Microsoft Office, dan database dari Oracle.

Baca Juga:

Anies Bakal Bangun Kawasan Wisata Sejarah di Kampung Akuarium

"Rp12 miliar itu kesannya antivirus, tapi ada tiga kegiatan. Pertama antivirus, kedua Microsoft Office, dan database Oracle. Jadi server itu perlu untuk database, jadi bukan satu kegiatan untuk antivirus, tapi ada tiga," kata Nurrahman saat dikonfirmsi, Rabu (9/10).

Anggaran antivirus DKI Jakarta mencapai Rp22 miliar. (Foto: Pixabay/rifkiedr)
Anggaran antivirus DKI Jakarta mencapai Rp12,6 miliar. (Foto: Pixabay/rifkiedr)

Nurrahman menyampaikan, dalam pembelian antivirus pihaknya hanya membutuhkan dana Rp384 juta dari Rp12,6 miliar itu. Sehingga, hal itu tak sefantastis yang beredar di media sosial.

"Walaupun itu kita tidak beli tahun berikutnya ada upgrade support kita tidak masuk, enggak ikut support tambahan, seperti virus yang terus berkembang dan sebagainya. Antivirus Rp384 juta satu tahun," jelas dia.

Sedangkan pemakaian anggaran terbesar untuk membeli database Oracle yang harganya mencapai Rp 7 miliar. Menurutnya, pembelian tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:

Kunjungi Kampung Akuarium, Anies Gendong Anak Bernama Anies Sandi

"Oracle database itu untuk satu core-nya Rp700 sampai Rp800 ribuan. Jadi karena ada 8 core untuk server tinggal dikalikan. Jadi untuk yang Oracle per core-nya Rp 797 ribu sekian, hitungannya 9 core, jadi Rp 7,8 miliar. Jadi yang besar di Oracle," cetusnya.

Nurrahman menerangkan, pembelian database Oracle merupakan intruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

William Aditya Sarana (kedua kanan). (ANTARA/HO/Dokumen Pribadi/pri)
Anggota Fraksi PSI, William Aditya Sarana (kedua kanan) salah satu yang menyuarakan penolakan terhadap anggaran besar antivirus. (ANTARA/HO/Dokumen Pribadi/pri)

"Kalau Oracle kita ikut dari Kemendagri sesuai ketentuan Oracle untuk pembelian pertama memang besar, begitu tahun berikutnya ada ATS 15 persen dari pembelian pertama, jika ada tambahan support kita di-support," kata dia

Dalam pembelian lisensi Microsoft Office, kata dia, pihaknya mengalokasikan dana mencapai Rp4 miliar. Hal itu untuk 276 Kelurahan, 44 Kecamatan 6 Sudin dan di dinas.

"Untuk Microsoft Rp 4 miliar, kita beli yang (Microsoft) 2016. Di Kelurahan saja ada 3 PC," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Penggusuran Kampung Akuarium, Ahok: Itu Aset Kami

#Antivirus #DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Cek dulu nih, Kantong Parkir untuk Jakarta Future Festival di TIM
Pemprov DKI juga telah menyediakan sejumlah lokasi parkir resmi di sepanjang Jalan Cikini, Raden Saleh, dan sekitarnya.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Cek dulu nih, Kantong Parkir untuk Jakarta Future Festival di TIM
Indonesia
Pemprov Buka 2.843 Lowongan Program Padat Karya, Gajinya UMP DKI
Program ini akan dilaksanakan sebagai bantalan sosial untuk menekan angka pengangguran serta meningkatkan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di Jakarta.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Pemprov Buka 2.843 Lowongan Program Padat Karya, Gajinya UMP DKI
Indonesia
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk CFD Rasuna Said
Masyarakat diimbau menyesuaikan perjalanan dan memanfaatkan rute alternatif maupun layanan transportasi umum yang tetap beroperasi selama kegiatan berlangsung.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk CFD Rasuna Said
Indonesia
Jalan Rasuna Said Dipakai untuk Kegiatan Car Free Day, Minggu 7 Juni
CFD di Rasuna Said merupakan upaya Pemprov DKI untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang publik yang nyaman dan mudah dijangkau.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Jalan Rasuna Said Dipakai untuk Kegiatan Car Free Day, Minggu 7 Juni
Indonesia
Cek nih, Rekayasa Lalu Lintas dan Alternatif Tempat Parkir GBK di Akhir Pekan 6-7 Juni
Diperkirakan, sebanyak 37.800 pengunjung pada Sabtu (6/6) dan 43.000 pengunjung pada Minggu (7/6) akan memadati kawasan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Cek nih, Rekayasa Lalu Lintas dan Alternatif Tempat Parkir GBK di Akhir Pekan 6-7 Juni
Fun
Mau ke GBK Akhir Pekan Ini? Cek Daftar Event yang Berpotensi Picu Kemacetan
Sejumlah agenda besar yang berlangsung hampir bersamaan, mulai dari konser musik, turnamen olahraga, kompetisi e-sports, hingga pameran.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Mau ke GBK Akhir Pekan Ini? Cek Daftar Event yang Berpotensi Picu Kemacetan
Indonesia
PRJ 2026, Target Transaksi Mencapai Rp 8 Triliun
Target yang ditetapkan ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu yakni 5,9 juta pengunjung dengan nilai transaksi Rp 7,3 triliun.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
PRJ 2026, Target Transaksi Mencapai Rp 8 Triliun
Fun
Jakarta Future Festival Gandeng 500 Kolaborator, Menavigasi Menuju 5 Abad Kota Jakarta
Pembangunan kota tidak dapat dilakukan pemerintah semata, tapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh unsur kota.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
 Jakarta Future Festival Gandeng 500 Kolaborator, Menavigasi Menuju 5 Abad Kota Jakarta
Indonesia
GBK bakal Ramai Parah di Akhir Pekan 6-7 Juni, ini Rekomendasi Transmum biar enggak Macet
Kawasan GBK terintegrasi dengan berbagai moda transportasi publik seperti Transjakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
GBK bakal Ramai Parah di Akhir Pekan 6-7 Juni, ini Rekomendasi Transmum biar enggak Macet
Indonesia
Deretan Musisi Papan Atas yang akan Tampil di Jakarta Fair 2026
Panggung konser musik yang berada di area Open Space ini akan menghibur para pengunjung selama 32 hari nonstop.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Deretan Musisi Papan Atas yang akan Tampil di Jakarta Fair 2026
Bagikan