Pembangunan Masuki Tahap Akhir, Akses Penumpang di Stasiun Manggarai Diubah
Pembangunan stasiun sentral di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. ANTARA/HO-DJKA Kemenhub
MerahPutih.com - Progres pekerjaan pembangunan peron 1, 2, dan 3 Stasiun Manggarai dan pembangunan area concourse lantai 1 pada sisi timur memasuki tahap akhir.
Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal menyebutkan, untuk mendukung pekerjaan itu, DJKA akan melakukan beberapa penyesuaian pada akses penumpang di Stasiun Manggarai.
Baca Juga:
Groundbreaking LRT Rute Velodrome - Manggarai Tunggu Jadwal Jokowi
"Kami akan menutup jalur perlintasan penumpang atau passenger crossing sisi selatan sehingga kami dapat menyelesaikan pembangunan peron 1 dan menyambung peron 2 dan 3," ungkap Risal.
Ia menjelaskan sebagai alternatif akan dibuatkan akses perlintasan penumpang sementara untuk penumpang melintas di area at grade atau lantai dasar Stasiun Manggarai.
Selain itu, akan dioperasikan pula area concourse lantai 1 dengan membuka partisi pada gedung baru Stasiun Manggarai.
"Kami juga tengah mempersiapkan akses lift menuju peron 1 untuk menunjang aksesibilitas penumpang sebagai kompensasi atas ditutupnya perlintasan penumpang sisi selatan ini," ujar Risal.
Ia menyampaikan, sebelum dilakukan penutupan, dilakukan persiapan akses baru pada 10-12 Oktober 2023 dan pengecekan bersama antara DJKA dengan tim dari PT KAI pada 12 Oktober 2023 sebelum dilakukan pemindahan akses penumpang pada 14 Oktober 2023.
Terkait hal tersebut, persiapan yang akan dilakukan mencakup pembongkaran partisi, pemasangan akses ramp pada perlintasan penumpang sementara hingga pengaktifan lift menuju peron 1.
"Selama proses pekerjaan, kami harapkan masyarakat pengguna jasa layanan kereta api dapat mematuhi arahan petugas dan tidak perlu terburu-buru ketika beraktivitas di sekitar area proyek demi menjaga keselamatan kita bersama," ucap Risal.
Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto menyebutkan, penutupan perlintasan penumpang sisi selatan selama proses pembangunan Stasiun Manggarai untuk memastikan keselamatan pengguna di area stasiun.
"Perlintasan penumpang yang ada saat ini masih sebidang dengan jalur kereta api, hal ini dapat membahayakan keselamatan pengguna di area stasiun saat melintas jalur kereta api dan keselamatan pengguna selama proses konstruksi pembangunan Stasiun Manggarai," kata Asdo.
Nantinya, pengguna yang akan keluar atau masuk stasiun dari arah pintu timur dapat melalui akses perlintasan penumpang sementara di lantai dasar Stasiun Manggarai dan menuju lantai 1 stasiun.
KAI Commuter akan menyiagakan petugas di jam-jam sibuk untuk mengarahkan dan mengatur flow pengguna saat akan keluar dan/atau masuk stasiun.
"Pengguna Commuter Line yang akan keluar masuk Stasiun Manggarai dari arah timur akan lebih terjamin keselamatannya untuk menuju atau dari arah peron jalur 6-7 atau peron jalur 8," ujarnya.
Baca Juga:
Pembangunan LRT Jakarta Rute Veledrome-Manggarai Dikerjakan selama 3 tahun
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
82 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Dibatalkan karena Banjir, KAI: Demi Keselamatan Penumpang
Banjir Surut, Rute Rel Pekalongan-Sragi Bisa Dilalui, Perjalanan Kereta Pantura tak lagu Memutar ke Selatan
Banjir di Semarang Bikin 38 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Dibatalkan, Begini Cara Pengembalian Bea Tiket 100 Persen
88 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Selama Libur Akhir Pekan Isra Mikraj, Yogyakarta Masuk Tujuan Tertinggi
PT KAI Tutup 316 Perlintasan Sebidang Sepanjang 2025, Masyarakat Diminta Berhenti 'Adu Nasib' dengan Kereta Api
PT KAI Alihkan Rute Kereta Api ke Jalur Selatan Buntut Banjir di Pekalongan, Lokomotif Khusus BB 304 Dikerahkan
Sejumlah Perjalanan Kereta Api ‘Ngaret’ sampai 2,5 Jam Pasca Rel Terendam Banjir di Pantura Jawa Tengah
PT KAI Lakukan 52 Penertiban Bangunan Liar Dekat Jalur Kereta
Penumpang Kereta Meningkat saat Libur Isra Mikraj, Ini 10 Stasiun Tersibuk
Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Okupansi Tiket Kereta Api Baru 46 Persen