Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pembalap Indonesia Unjuk Gigi di Ajang ARRC 2022 Sepang

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 01 Juni 2022
Pembalap Indonesia Unjuk Gigi di Ajang ARRC 2022 Sepang

Dua pembalap Indonesia sukses Unjuk Gigi di event bertaraf internasional (Foto: dok. AHRT)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA pembalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil mengamankan podium pada ajang balap bergengsi Asia Road Racing Championship (ARRC) 2022 putaran kedua.

Pada ajang balap di Sepang International Circuit, Malaysia, tersebut, pembalap Indonesia dari Astra Honda Racing Team (AHRT) sukses menorehkan prestasi membanggakan.

Baca Juga:

CRK Motorsport Borong Piala di Balap ISSOM 2022

Rheza Danica (kiri) sukses menyabet posisi dua di kelas Asian Production (AP) 250 (Foto: dok. AHRT)

Pembalap Rheza Danica Ahrens pada kelas Asian Production (AP) 250 dan Andi Gilang pada kelas Supersports (SS) 600 berhasil naik podium. Pada kelas AP250 di race pertama, Sabtu (28/5), sejak awal balapan Rheza terus bersaing di grup terdepan.

Kendati mengawali balapan dari posisi keenam, Rheza berhasil 'unjuk gigi' dengan berjuang dan meraih posisi puncak. Podium kedua pun sukses disabet Rheza pada race pertama.

Pada race kedua, Minggu (29/5), Rheza sempat berada di posisi sembilan pada awal jalannya balapan. Namun, perlahan tapi pasti pembalap asal Yogyakarta tersebut memperbaiki performanya, dan sukses meraih podium ketiga. Capaian tersebut membuat Rheza berada pada posisi dua klasmen sementara dengan berhasil mengantongi 77 poin.

Pada balapan tersebut, Rheza mengaku sempat mengalami kendala, tapi akhirnya bisa meraih hasil cukup baik.

"Saya sedikit tertahan pada awal balap kedua dan butuh beberapa lap untuk bisa masuk pada persaingan empat besar pembalap terdepan. Setelah itu, saya mencoba untuk terus berusaha mengambil posisi. Sayang sekali, saya tidak berada dalam momentum tepat di tikungan terakhir dan finish ke-3. Hasil ini sangat penting buat saya menjaga persaingan juara," jelas Rheza, dikutip laman Kabaroto.com.

Kepiawian Rheza di lintasan rupanya tidak lepas dari darah balap orangtuanya dalam dirinya. Pepatah buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya sepertinya tepat bagi Rheza.

Sang Ayah, Dendhit Wibowo, merupakan seorang mekanik sangat menyukai dunia otomotif. Ayah Rheza juga jadi sosok penting mengenalkan dunia otomotif kepadanya sedari kecil.

Dari mulai usia tujuh tahun, Rheza telah menapaki dunia balap dengan mengikuti kejuaraan minicross. Sejak saat itu Rheza kian fokus menekuni karier sebagai pembalap. Sederet pretasi di dunia balap pun sudah pernah diraihnya.

Baca Juga:

Mengintip Ketangguhan Honda CRF1100L Africa Twin Adventure Sports

Andi Farid Izdihar atau Andi Gilang (Kiri) sukses meraih prestasi membanggakan (Foto: dok. AHRT)


Sementara itu, pembalap Indonesia di kelas supersport (SS) 600 Andi Farid Izdihar atau biasa dikenal Andi Gilang, pada race pertama bersaing ketat dengan pembalap tuan rumah. Andi pun harus puas finish di posisi kelima.

Namun, pada race kedua, pemuda asal Bulukumba, Sulawesi Selatan, tersebut berusaha 'unjuk gigi' di atas motor. Gilang pun menunjukkan dominasi sepanjang balapan, lalu sukses meraih podium kedua. Dengan hasil tersebut, Gilang menempati posisi ketiga di klasmen sementara dengan perolehan 60 poin.

Pada race tersebut, Gilang sudah berusaha keras meski harus puas berada di podium dua. "Putaran akhir menjadi usaha terakhir saya untuk ambil-alih dengan late braking dan beradu cepat saat keluar tikungan terakhir. Pada akhirnya, podium dua adalah hasil terbaik bisa saya raih di putaran Malaysia ini," jelas Gilang.

Baca Juga:

Bamsoet Hingga Ridwan Kamil Apresiasi Motor Listrik Custom di IIMS 2022

Andi pertama kali mengenal balap motor saat ia berusia delapan tahun. Ia lantas mulai mengikuti kompetisi lokal di Kabupaten Bulukumba pada usia 10 tahun, bergabung dengan pengembangan pembalap muda Astra Honda Racing di 2010.

Sebelum ajang balap di Sepang, Andi juga pernah berlaga di beberapa kompetisi tingkat dunia, seperti Asia Dream Cup 2014, Kejuaraan Dunia Junior Moto3 CEV, Kejuaraan Dunia Moto2, dan Kejuaraan Dunia Moto3.

Mengenai sejumlah prestasi diraih pembalap Indonesia tersebut, General Manager & Planning Analysis AHM Andy Wijaya menjelaskan hasil positif tersebut sangat membanggakan.

"Raihan prestasi dibukukan para pembalap binaan AHM dan juga tim di ajang ARRC seri kedua ini tentu menjadi suntikan motivasi kami untuk dapat konsisten meraih prestasi hingga akhir kompetisi," ujar Andy. (Ryn)

Baca Juga:

Nusa Khatulistiwa, Motor Sport Listrik Buatan Indonesia

#Olahraga #Sirkuit #Sirkuit Sepang #Juni +62 Saatnya Unjuk Gigi #Pembalap
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
NOC Indonesia Pilih Fokus Siapkan Atlet untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Pertimbangan tersebut menjadi salah satu dasar penundaan kongres yang memuat agenda pemilihan kepengurusan hingga Maret 2029.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
NOC Indonesia Pilih Fokus Siapkan Atlet untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Olahraga
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Ajang kompetisi berbagai cabang olahraga ini digelar untuk merayakan kemeriahan peringatan ulang tahun ke-80 Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Olahraga
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Sebanyak 141 pasangan ambil bagian dalam turnamen, terdiri dari 108 pasangan putra dan 34 pasangan putri.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Olahraga
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Langkah ini dilakukan NOC Indonesia mengikuti IWG Global Summit on Women & Sport 2026 di Birmingham, Inggris.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Berita
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Atlet Indonesia akan menginap di kapal pesiar selama Asian Games 2026. Hal itu diungkapkan CdM Asian Games 2026.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
GRID Cardio Rush 2026 menggandeng influencer hingga pebasket top. Ajang lari ini akan digelar 2 Agustus 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
GRID Cardio Rush 2026 akan kembali digelar. Event ini menggabungkan konsep lari dan konservasi dengan menanam 1.500 bibit pohon.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
Olahraga
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Desak Made Rita mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam ajang bergengsi tersebut. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga
Desak Made Rita Bersinar, Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang 4 Medali Kejuaraan Dunia
Tim panjat tebing Indonesia meraih satu emas, satu perak, dan dua perunggu di World Climbing Series Krakow 2026. Desak Made Rita Kusuma Dewi tampil sebagai bintang dengan tiga medali.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Desak Made Rita Bersinar, Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang 4 Medali Kejuaraan Dunia
Bagikan