Peluncuran GPU Dekstop Intel Arc Generasi Pertama Kembali Ditunda
Roadmap dari Arc Series diumumkan pada bulan febuari kamarin. (Foto: Intel)
INTEL Kembali menunda perilisan kartu grafis desktop Arc generasi pertama yang sangat dinanti. Sementara pembuat CPU masih berencana untuk merilis GPU di Q2, sebagian besar kartu desktop Arc Series tidak akan diluncurkan hingga akhir musim panas ini.
Intel VP and General Manager for the Visual Compute Group, Lisa Pearce, menulis bahwa Intel berencana meluncurkan GPU desktop pertamanya di China dengan beberapa ketentuan.
Baca juga:
Premier Game Design & Development School Perluas Akses Pendidikan di Malaysia
Nantinya hanya kartu grafis Arc 3 entry-level yang akan dirilis, dan komponen tersebut hanya akan tersedia untuk pembuat sistem dan OEM China sebelum diperluas ke self-builder dan pasar di seluruh dunia.
Intel juga membagikan lebih banyak informasi tentang laptop yang menampilkan kartu grafis Arc-nya. Saat ini, chip laptopnya eksklusif untuk Samsung, dengan Korea Selatan satu-satunya pasar yang menjual laptop tersebut, tetapi Intel berharap untuk segera memperluas ke produsen dan pasar lain.
Menurut Intel, pengembangan perangkat lunak dan masalah rantai pasokan menjadi alasan utama atas penundaan ini. Raksasa teknologi itu sedang mencari laptop dengan GPU Arc 3 secepat mungkin dan bekerja sama dengan beberapa produsen, termasuk Asus, HP, dan Lenovo, untuk membuat produk ini.
Baca juga:
Berita ini muncul beberapa bulan setelah Intel mengumumkan peta jalan untuk GPU-nya, mencatat seri Arc akan diluncurkan pertama kali pada laptop di Q1, kemudian desktop di Q2, diikuti oleh produk workstation di Q3.
Sementara itu GPU desktop yang diperkirakan tidak akan tiba di pasar barat hingga setidaknya akhir musim panas, akan menarik untuk melihat bagaimana pasokan untuk seri Arc. CEO Intel Pat Gelsinger mengatakan pekan lalu bahwa ia memperkirakan kekurangan chip akan berlangsung hingga 2024.
Arc Series sendiri di klaim oleh intel sebagai kartu grafis yang sangat mumpuni, dengan menggunakan arsitektur mikro grafis Xe yang baru dan dapat mendukung resolusi tinggi dan tampilan HDR dengan FPS tinggi, serta memenuhi standar gim terbaru.
Intel juga telah mengkonfirmasi bahwa kartu grafis Arc Series ini akan mendukung XeSS teknologi supersampling milik perusahaan, yang nantinya akan bersaing dengan teknologi FidelityFX Super Resolution (FSR) milik AMD dan teknologi DLSS milik Nvidia. (Ref)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Siap Bikin Gebrakan Baru, Huawei Pura 90 Ultra Sedang Uji Lensa Telefoto 200MP
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra, Ada Perombakan Besar Kamera di 2027
Bocoran Vivo X300 Ultra Kembali Mencuat, Bakal Adopsi Teknologi Zoom dari Xiaomi
Biaya Perbaikan Xiaomi 17 Ultra Terungkap, Layar dan Kamera Jadi Komponen Paling Mahal
POCO X8 Pro Sudah Kantongi Sertifikasi SDPPI, Siap-siap Masuk Indonesia!
Bocoran Kamera OPPO Find X9 Ultra, Pakai Sensor Periskop OmniVision 200MP?
OPPO Reno 15 Pro dan Reno 15 Pro Max Ikut Debut, Bawa Chipset Dimensity Baru dan Baterai Besar
OPPO Reno 15 dan Reno 15F Resmi Meluncur, Harganya Dibanderol Mulai Rp 9,6 Juta
Adu Kamera Xiaomi 17 Ultra Leica Edition vs Vivo X300 Pro: Mana yang Lebih Gahar?
Bocoran Spesifikasi OPPO Find X9s Terungkap, Punya 2 Kamera 200MP dan Baterai 7.000 mAh