MerahPutih.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman membela Ramadhan Sananta, menyusul sejumlah kritik yang datang kepadanya. Penggawa klub Liga Super Malaysia DPMM FC dikritik karena tak mampu mencetak gol sebagai striker saat Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts and Nevis di semifinal FIFA Series 2026.
Ramadhan Sananta diberikan kesempatan selama 72 menit. Itu sebelum digantikan Mauro Zijlstra, yang mencetak gol menit 75.
John Herdman nyatanya senang dengan penampilan yang ditunjukan Ramadhan Sananta. Meski tidak mencetak gol, eks Persis Solo itu punya peran krusial dalam laga melawan Saint Kitts and Nevis.
"Beberapa komentar di media sosial tidak pantas. Kita harus punya standar yang lebih baik sebagai bangsa. Perannya adalah membuka ruang, menjadi lini pertama dalam pressing," kata Herdman, Minggu (29/3), dikutip dari Antara.
Baca juga:
John Herdman menyinggung nama Olivier Giroud yang menjadi pemain penting timnas Prancis di Piala Dunia 2018. Olivier Giroud tidak mencetak gol di Piala Dunia 2028, namun tetap memiliki kontribusi.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengawal Garuda kalahkan Saint Kitts and Nevis. (MP/Didik Setiawan)
"Jika Anda lihat Olivier Giroud, dia pernah tidak mencetak gol di Piala Dunia (2018), tapi tidak dikritik karena kontribusinya untuk tim," tambah dia.
Ia juga memuji pergerakan tanpa bola dari Sananta yang menurutnya sangat bermanfaat untuk pemain-pemain lainnya, seperti Beckham Putra dan Ole Romeny.
"Sananta adalah pemain seperti itu. Dia bermain untuk tim," kata Herdman menegaskan pentingnya peran Sananta.
"Pergerakannya membuka ruang bagi Ole Romeny, Ragnar, Beckham, dan lainnya. Jadi saya harap suporter bisa lebih tenang dan menghargai kerja kerasnya. Dia sangat bangga menjadi orang Indonesia, dan sulit melihat kritik berlebihan terhadap pemain seperti dia. Kita harus menjadi lebih baik sebagai bangsa," tambahnya. (*)