Pelapor Kaesang Kerap Memeras Lewat Laporan Polisi ke Pejabat Bekasi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 06 Juli 2017
Pelapor Kaesang Kerap Memeras Lewat Laporan Polisi ke Pejabat Bekasi

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. (ANTARA/Reno Esnir)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pelapor Putra Bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, Muhammad Hidayat Siregar sempat tersandung kasus hukum dengan Polda Metro Jaya sebelum akhirnya diberikan penangguhan penahanan.

Penangguhan penahanan diberikan karena melihat umur Hidayat yang sudah berumur 50 tahun lebih.

"Ditangguhkan karena kemanusiaan, dia sudah tua harusnya dia masih ditahan ini. Ini makanya mau diproses lanjut," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Kamis (6/7).

Setyo mengaku menyayangkan sikap Hidayat yang gampang membuat laporan polisi. Tercatat, sejak Januari hingga saat ini sudah membuat laporan polisi kurang lebih 60 laporan. Seharusnya, dengan diberikannya penangguhan penahanan dapat dijadikan pelajaran bagi hidayat.

"Dia di luar malah bikin resah seperti itu," kata Setyo.

Dari puluhan laporan yang pernah dibuat Hidayat ke Polres Bekasi, rata-rata yang dilaporkan adalah pejabat-pejabat pemerintah. Bahkan, Hidayat terindikasi kerap melakukan pemerasan terhadap pejabat pemerintah dari laporan yang dibuatnya.

"Nanti didatangi bahwa ini saya sudah laporan, lho. Nah, ujung-ujungnya ke arah situ (pemerasan)," tandasnya.

Polres Metro Bekasi Kota menyatakan tidak akan melanjutkan proses penyelidikan terhadap laporan Hidayat terhadap Kaesang. Kata Ndeso yang dipermasalahkan Hidayat terkait video Kaesang bukanlah sebuah ujaran kebencian.

Hidayat sebelumnya melaporkan anak bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep ke Polres Metro Bekasi kota. Laporan Polisi itu sendiri telah diterima nomor LP/1049/K/VI/2017/Restro Bekasi Kota. Pelapor menilai, Kaesang telah melakukan ujaran kebencian dan penistaan agama. (Ayp)

Baca berita terkait laporan terhadap Kaesang Pangarep lainnya di: Laporan 'Ndeso' Kaesang Dihentikan, Polri: Urus Pangan Lebih Penting

#Ujaran Kebencian #Kaesang Pangarep #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Polisi menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka tabrakan KRL di Bekasi yang menewaskan 16 orang. Penyidik menyoroti pengereman dari jarak 263 meter.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 38 menit lalu
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Indonesia
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Polda Metro Jaya menyiapkan 8 kantong parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK. Simak lokasi dan kapasitas motor serta mobil yang tersedia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Indonesia
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar mencari rute alternatif guna menghindari kepadatan di area unjuk rasa.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Indonesia
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Penyelidikan dilakukan terhadap seluruh rangkaian aktivitas barang tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Indonesia
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Dugaan pelanggaran dalam kasus ini berkaitan dengan persyaratan impor dan ketentuan karantina.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Indonesia
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Persija vs Persib akan digelar di GBK, Sabtu (12/9). Polda Metro telah menyiapkan kantong parkir untuk masyarakat yang menonton.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Indonesia
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Polda Metro Jaya masih membahas permohonan izin pertandingan yang menjadi salah satu duel paling dinanti di kompetisi musim ini.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Indonesia
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
RS (38), pria yang disebut bandar besar obat keras di Tanah Abang, ditangkap polisi setelah masuk DPO. Total tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
Indonesia
Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Polda Metro Jaya mendalami dugaan aktor intelektual, penyedia dana, dan penggerak massa di balik kerusuhan DPR 27 Agustus. Polisi tegaskan kerusuhan bukan dilakukan pengunjuk rasa.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
 Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Bagikan