Pelaku Kerusuhan Antarsuku di Yahukimo Papua bakal Bertambah

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 08 Oktober 2021
Pelaku Kerusuhan Antarsuku di Yahukimo Papua bakal Bertambah

Sejumlah rumah warga terbakar dalam kerusuhan di Kabupaten Yahukimo, Papua, Minggu (3/10/2021). (Foto: ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tersangka peristiwa kerusuhan atau penyerangan antarsuku yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, masih berjumlah 22 orang.

Besar kemungkinan jumlah tersangka bertambah menyusul proses penyidikan yang masih berjalan.

Baca Juga

3.609 Warga Yahukimo Masih Mengungsi Akibat Kericuhan Antar Suku

"Sementara masih 22. Tapi penyidik masih mendalami terus, kemungkinan ada tersangka baru itu sangat besar. Sekali lagi tersangka bertambah itu sangat besar," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri, Kamis (7/10).

Diketahui, terjadi peristiwa penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali yang diduga dilakukan oleh kelompok masyarakat dari Suku Kimyal di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, sekitar pukul 12.45 WIT, Minggu (3/10).

Rumah dan fasilitas umum dibakar oleh sekelompok massa di Distrik Dekai, Yahukimo, Papua, Minggu, 3 Oktober 2021 sekitar pukul 12.30 WIT. (Foto: Istimewa)
Rumah dan fasilitas umum dibakar oleh sekelompok massa di Distrik Dekai, Yahukimo, Papua, Minggu, 3 Oktober 2021 sekitar pukul 12.30 WIT. (Foto: Istimewa)


Enam orang meninggal dunia dan 41 orang mengalami luka-luka dalam peristiwa itu.

Sempat tersiar kabar, peristiwa kerusuhan atau penyerangan itu diduga terkait dengan meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup di salah satu hotel, di Jakarta.

Namun, polisi belum bisa memastikan apa motif atau latar belakang dari peristiwa itu.

Sementara itu, Polri menyatakan situasi keamanan sudah kondusif pascaperistiwa kerusuhan atau penyerangan antarsuku itu.

Namun, sebanyak 3.609 orang masih mengungsi dan mereka berlindung di kantor polisi, gereja serta markas Koramil setempat, pada Rabu (6/10). (Knu)

Baca Juga

22 Orang Dijadikan Tersangka Kasus Kericuhan di Yahukimo

#Kerusuhan Massa #Mabes Polri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 Tersangka Pengeroyokan Pedagang Cermin Saat Kerusuhan Pejompongan Diancam 12 Tahun Penjara
Bambang Setiawan merupakan pedagang cermin yang menjadi korban dalam kerusuhan di kawasan Pejompongan setelah demonstrasi pada 27 Agustus 2026 dan akhirnya meninggal dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
3 Tersangka Pengeroyokan Pedagang Cermin Saat Kerusuhan Pejompongan Diancam 12 Tahun Penjara
Indonesia
Polisi Telusuri Badan Hukum Pemberi Dana Kerusuhaan di Pejompongan Tewaskan Pedagang Cermin
Polisi kini mendalami pihak yang berada di balik permintaan pengerahan massa sekaligus menyiapkan pendanaan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Polisi Telusuri Badan Hukum Pemberi Dana Kerusuhaan di Pejompongan Tewaskan Pedagang Cermin
Indonesia
Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Polda Metro Jaya mendalami dugaan aktor intelektual, penyedia dana, dan penggerak massa di balik kerusuhan DPR 27 Agustus. Polisi tegaskan kerusuhan bukan dilakukan pengunjuk rasa.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
 Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Indonesia
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Jenderal kelahiran Manado, 24 November 1970 ini sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Indonesia
153 Anak Diamankan saat Kerusuhan Demo di DPR, Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi
Sebanyak 153 anak diamankan saat kerusuhan demo di DPR. Polisi pun mendalami dugaan eksploitasi anak.
Soffi Amira - Sabtu, 29 Agustus 2026
153 Anak Diamankan saat Kerusuhan Demo di DPR, Polisi Dalami Dugaan Eksploitasi
Indonesia
Anarko Diduga Ingin Tunggangi Demo untuk Merusuh, Sebar Propaganda dan Hasutan di Media Sosial
Kelompok ini melakukan penyebaran flyer provokatif di media sosial dan penggalangan donasi.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Anarko Diduga Ingin Tunggangi Demo untuk Merusuh, Sebar Propaganda dan Hasutan di Media Sosial
Indonesia
Dugaan Intervensi Asing di Balik Kerusuhan Demo 2025, Benarkah OSF Terlibat?
Kerusuhan demo 2025 diduga ada intervensi asing. OSF bahkan dikatakan terlibat. Lalu, benarkah OSF terlibat?
Soffi Amira - Rabu, 19 Agustus 2026
Dugaan Intervensi Asing di Balik Kerusuhan Demo 2025, Benarkah OSF Terlibat?
Indonesia
Ramai Pagar Tinggi di Mal, Menko Polkam Pastikan Bukan Tanda Situasi Tidak Aman
Menko Polkam, Djamari Chaniago, memastikan pemasangan pagar tinggi di mal tidak ada kaitannya dengan kerusuhan.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Ramai Pagar Tinggi di Mal, Menko Polkam Pastikan Bukan Tanda Situasi Tidak Aman
Indonesia
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yakin Jakarta tetap aman di tengah adanya isu kerusuhan.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Indonesia
Pramono Prihatin soal Bentrokan Matraman, Ingatkan Warga Jangan Ikut Terprovokasi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, prihatin dengan bentrokan Matraman. Ia mengingatkan warga jangan terprovokasi.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
Pramono Prihatin soal Bentrokan Matraman, Ingatkan Warga Jangan Ikut Terprovokasi
Bagikan