3.609 Warga Yahukimo Masih Mengungsi Akibat Kericuhan Antar Suku

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 07 Oktober 2021
3.609 Warga Yahukimo Masih Mengungsi Akibat Kericuhan Antar Suku

Karopenmas DivHumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono memberikan konferensi pres di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Rabu (6/10). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polisi menyebut ada ribuan warga yang mengungsi pascakerusuhan dua kelompok di Distrik Dekai, Yahukimo, Papua. Bentrokan antar suku ini melibatkan dua kelompok pada Minggu (3/10) lalu yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia.

“Masih ada warga sekitar Yahukimo yang masih mengungsi meminta perlindungan, tercatat ada 3.609,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, Kamis (7/10).

Baca Juga

22 Orang Dijadikan Tersangka Kasus Kericuhan di Yahukimo

Rusdi mengatakan, ribuan orang itu berlindung di tiga tempat. Yakni Mapolres Yahukimo, Gereja Keevanesti, dan Koramil. Rusdi mengklaim situasi di Yahukimo telah kondusif. Aparat, kata dia, selalu siaga mengamankan wilayah tersebut.

“Situasi kondusif, aparat keamanan TNI-Polri berkekuatan tiga satuan setingkat kompi (SSK) berada di Yahukimo untuk memulihkan kembali situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Yahukimo,” ungkap Rusdi.

Polisi pun menetapkan 22 orang sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan di Distrik Dekai, Yahukimo.

Rusdi tak merinci peran tersangka dalam kasus ini. Ia hanya menyebut para tersangka ikut serta dalam aksi penyerangan.

Saat ini, lanjut Rusdi, Polda Papua saat ini disebutnya masih mendalami soal kemungkinan tersangka tambahan dalam kasus ini.

“Penyidik masih mendalami dan kemungkinan akan bertambah tersangkanya itu cukup besar karena kasus ini masih didalami,” ujarnya.

Rumah dan fasilitas umum dibakar oleh sekelompok massa di Distrik Dekai, Yahukimo, Papua, Minggu, 3 Oktober 2021 sekitar pukul 12.30 WIT. (Foto: Istimewa)
Rumah dan fasilitas umum dibakar oleh sekelompok massa di Distrik Dekai, Yahukimo, Papua, Minggu, 3 Oktober 2021 sekitar pukul 12.30 WIT. (Foto: Istimewa)



Rusdi mengatakan penyidik juga masih mendalami soal kemungkinan kericuhan itu dipicu oleh peristiwa meninggalnya mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup di kamar Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, Minggu (3/10) lalu.

Sebab, beredar sejumlah isu dibalik meninggalnya Abock yang juga mencalonkan menjadi Bupati lagi ini.

“Memang awalnya kepolisian mengindikasikan bahwa penyebab kerusuhan tersebut akibat kematian saudara Abock Busup yang meninggal dunia di Jakarta. Masih didalami latar belakang kasus tersebut,” tutur Rusdi.

Rusdi menuturkan situasi di Yahukimo saat ini telah kondusif. Sebanyak 3 SSK personel TNI dan Polri juga telah berada di Yahukimo untuk memulihkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Seperti diketahui, Kerusuhan di Yahukimo berawal dari massa Suku Kimyal pimpinan Kepala Suku Morome Keya Busup dengan dua minibus dan membawa senjata tajam, seperti busur panah dan parang mendatangi masyarakat Suku Yali sekitar 12.45 WIT, Minggu (3/10).

Informasi soal penyerangan itu diterima oleh Polres Yahukimo sekitar pukul 12.50 WIT. Saat itu, massa dihalau dan meninggalkan TKP menuju Kompleks Suku Yali di perumahan masyarakat kompleks Telkomsel.

Namun, sekitar pukul 13.20 WIT, massa kembali melakukan penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali yang berada di Hotel Nuri dan dilanjutkan dengan pembakaran gedung hotel. (Knu)

Baca Juga

1.000 Orang Mengungsi Akibat Kericuhan di Yahukimo

#Mabes Polri #Breaking
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
KPK gelar OTT dan tangkap Sestama BNPB Rustian terkait dugaan korupsi dana siap pakai kebencanaan. Cek profil dan kronologi penangkapan beserta barang buktinya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Oktober 2026
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
Indonesia
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Cari tahu info gempa terkini! Guncangan gempa Banten hari ini bermagnitudo 4,6 berpusat di laut Muarabinuangeun dan terasa hingga Palabuhan Ratu. Cek detailnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Info Gempa Terkini: Banten Diguncang Gempa Magnitudo 4,6 Berpusat di Laut, Warga Diminta Tetap Waspada
Indonesia
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi beruntun dua kali pada Jumat malam (9/10) dengan jeda hanya 6 menit. Radius 2 km disterilkan!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Jumat Malam Anak Krakatau Erupsi Beruntun Lagi, Jedanya Cuma 6 Menit
Indonesia
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Operasional Bandara Sam Ratulangi Manado ditutup sementara akibat kebakaran rumput di sekitar runway 18. Asap tebal picu delay dan pengalihan rute penerbangan!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Bandara Sam Ratulangi Manado Ditutup Imbas Kebakaran Rumput Area Runway
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami erupsi pada Senin (5/10) pukul 20.13 WIB.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Masih Berlangsung Jauhi Radius 2 KM!
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Indonesia
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Simak kronologi lengkap bencana gempa M 6,1 yang merenggut nyawa warga lansia di Kodi Utara Sumba.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Duka Gempa Sumba Barat Daya M 6,1 Hari Ini: Lansia Tewas, Bangunan Sekolah Hancur
Dunia
Malaysia Berduka, Istri Mahathir Mohamad dan Dokter Perempuan Pribumi Pertama Wafat di Usia 100 Tahun
Kabar duka menyelimuti Malaysia. Tun Siti Hasmah, istri mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad, meninggal dunia di usia 100 tahun di RS IJN Kuala Lumpur.
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Malaysia Berduka, Istri Mahathir Mohamad dan Dokter Perempuan Pribumi Pertama Wafat di Usia 100 Tahun
Olahraga
Klasemen Grup A Divisi I FIFA ASEAN Cup 2026 Setelah Timnas Indonesia Menang 2-0 atas Singapura, Ada di Bawah Malaysia
Timnas Indonesia sementara ada di posisi kedua klasemen Grup A Divisi I atau Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Singapura
Frengky Aruan - Jumat, 25 September 2026
Klasemen Grup A Divisi I FIFA ASEAN Cup 2026 Setelah Timnas Indonesia Menang 2-0 atas Singapura, Ada di Bawah Malaysia
Olahraga
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Start Positif Timnas Indonesia, Skuad Garuda Sikat Singapura 2-0
Timnas Indonesia membuka kiprah di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil positif, yakni kemenangan 2-0 atas Singapura.
Frengky Aruan - Jumat, 25 September 2026
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Start Positif Timnas Indonesia, Skuad Garuda Sikat Singapura 2-0
Bagikan