PBNU Luruskan Salahpaham Ahokers ke Ma'Ruf Amin Soal Fatwa MUI Tentang Penistaan Agama di Al Maidah 51
Ketua MUI KH Ma'ruf Amin (MP/Rizki Fitriantto)
Merahputih.com - PBNU Said Aqil Siradj menyatakan ada kesalahpahaman antara pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan Rais Amm PBNU KH. Ma'ruf Amin.
Hal itu diungkapkan Said menyusul adanya penolakan Ahokers terhadap Ketua MUI Ma'ruf Amin yang dicalonkan menjadi pendamping petahana Jokowi di Pilpres mendatang. Untuk itu, dia mengatakan perlu adanya pelurusan kesalahpahaman tersebut, dan dia akan berupaya untuk itu.
"Ya kesalahpahaman, saya akan berusaha menghentikan kesalahpahaman itu dengan menjelaskan yang sesungguhnya," kata Kiai Said kepada awak media saat ditemui di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (14/8).
Menurutnya, prasangka pendukung Ahok terhadap Kiai Ma'ruf adalah kesalahan besar. Sebab, Rais Aam PBNU itu bukanlah bagian dari sikap ormas Islam yang ingin memenjarakan Ahok.
"Kiai Maruf adalah penopang NKRI kebhinekaan, plurasiltas, modernisasi islam, tanpa Kiai Ma'ruf MUI sudah bablas, tahu enggak, kiai Maruf lah yang menjaga pandangan islam inklusif, pandangan islam moderat pandangan islam kebangsaan, pandangan islam nusantara." ucap dia.
Justru, katanya, Kiai Ma'ruf yang menjadi motor utama selama ini di dalam menjaga arus islam moderat.
Sebelumnya, beredar kabar sejumlah organisasi relawan Ahok menolak atas ditunjuknya Ma'ruf Amin sebagai Cawapres pendamping Jokowi.
Hal itu didasari sikap Ketua MUI itu yang dinilai ikut bertanggung jawab atas fatwa MUI soal penistaan agama yang akhirnya membawa Ahok ke Mako Brimob.
Fatwa itu diteken Ma'ruf Amin sebagai Ketua Umum MUI dan Sekretaris Jenderal MUI Dr. H. Anwar. Abbas pada Selasa (11/10/2016) saat kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama ramai diperbincangkan. Ada 5 sikap yang dinyatakan dan 5 poin rekomendasi yang diajukan MUI terkait ucapan Ahok soal Al-Maidah 51 di Kepulauan Seribu. (Fad)
Bagikan
Berita Terkait
Bantah Laporkan Panji Pragiwaksono ke Polisi, PBNU: Pelapor Bukan Bagian dari Kami
Gus Yahya Tegaskan Konflik PBNU Telah Selesai, Kepengurusan Kembali Kesemula
Hasil Rapat Konsultasi Syuriyah PBNU Sudah Final, Islah Dua Kubu Harus Terjadi
2 Kubu Berkonflik di PBNU Dikabarkan Sepakat Gelar Muktamar
Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf Sampaikan Persiapan Jelang Muktamar ke-35 PBNU
Musyawarah Kubro di Lirboyo Didorong Jadi Jalan Islah Pengurus PBNU
Gus Yahya Siap Laksanakan Keputusan Musyawarah Kubro demi Islah NU
Gus Yahya Tolak Hasil Rapat Pleno, Ingatkan Tertib Anggaran Dasar
Gus Yahya Tidak Masalah Muktamar NU Mau Digelar Besok, Asal Syarat Terpenuhi
Konsesi Tambang Picu Perpecahan PBNU, Gus Yahya Rela Kembalikan ke Negara dengan Syarat