Patrick Kluivert Jadi Buah Bibir Netizen Irak Setelah Dipecat dari Timnas Indonesia, Ada Harapan Tangani Singa Mesopotamia

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 17 Oktober 2025
Patrick Kluivert Jadi Buah Bibir Netizen Irak Setelah Dipecat dari Timnas Indonesia, Ada Harapan Tangani Singa Mesopotamia

Eks pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nama Patrick Kluivert langsung menjadi buah bibir atau topik hangat penggemar sepak bola Irak. Itu setelah Kluivert dipecat dari kursi pelatih Timnas Indonesia.

Lewat rilis resminya, Kamis (16/10), PSSI juga menyatakan bahwa telah memutus kerja sama dengan tim kepelatihan Kluivert.

“Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination. Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun.

Keputusan ini menyusul kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026 usai dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak di kualifikasi putaran keempat zona Asia.

Baca juga:

Dipecat PSSI, Simak Rapor Laga Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia

“Segera setelah pemecatannya diumumkan, nama pelatih asal Belanda ini menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar Irak di media sosial, banyak yang menginginkannya untuk melatih Irak, karena popularitasnya kini menyaingi Arnold,” tulis Winwin.

Mantan analis teknis Timnas Irak, Ali Al-Naimi memberikan tanggapan terkait hal ini. Menurutnya, hal ini tidak lepas dari filosofi ofensif yang dimiliki Patrick Kluivert.

"Ketika pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert, mengambil alih timnas Indonesia, ia menemukan tim yang karakternya telah dibentuk oleh mantan pelatih Korea, Shin Tae-yong, selama lima tahun, seorang pelatih yang dikenal dengan pendekatan defensif yang ketat dan disiplin tinggi."

View this post on Instagram

A post shared by PSSI (@pssi)

Ali Al-Naimi menjelaskan bahwa setelah dikontrak PSSI, Kluivert menemukan masalah pada Timnas Indonesia, yakni ketidakmampuan menerapkan tekanan balik setelah kehilangan bola. Hal itu membuat lawan Indonesia bisa melakukan serangan balik.

"Pelatih asal Belanda ini telah mampu dengan cepat menorehkan prestasi, meskipun hanya menjalani delapan pertandingan sebagai pelatih. Wajar jika penggemar Irak, dan mungkin penggemar Arab lainnya, akan menuntut penandatanganannya, karena ia memainkan gaya sepak bola cepat dan modern yang sangat mengandalkan serangan dan transisi cepat. Gaya ini terbukti dalam pertandingan melawan Arab Saudi dan Irak."

Baca juga:

Reaksi Patrick Kluivert Dipecat PSSI: Kecewa Tapi Bangga

Ia juga menyinggung bagaimana Graham Arnold, pelatih Timnas Irak saat ini.

“Pelatih Australia, Graham Arnold, mengambil alih posisi pelatih Irak, menggantikan pelatih asal Spanyol, Jesus Casas, yang memimpin Lions of Mesopotamia selama tiga tahun. Namun, Arnold tidak menggunakan gaya bermain tidak langsung atau persiapan bertahap dari lini belakang seperti yang biasa ia terapkan saat melawan tim-tim dengan pertahanan yang rapat di Australia. Sebaliknya, ia jelas mengadopsi pendekatan langsung, pendekatan bertahan, dan transisi cepat."

#Timnas Irak #Patrick Kluivert #Timnas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Pernah Bawa Timnas Filipina Gulung Timnas Indonesia 4-0, Thomas Dooley Bicara Kekuatan Skuad Garuda Saat Ini
Thomas Dooley pernah membawa Filipina menang 4-0 atas Indonesia. Kini, ia mengakui Timnas Indonesia jauh lebih kuat dan sulit dikalahkan di FIFA ASEAN Cup 2026.
Frengky Aruan - Kamis, 24 September 2026
Pernah Bawa Timnas Filipina Gulung Timnas Indonesia 4-0, Thomas Dooley Bicara Kekuatan Skuad Garuda Saat Ini
Olahraga
Ilhan Fandi Sebut Suporter Indonesia Gila, Bersemangat Hadapi Skuad Garuda di GBK
Ilhan Fandi menyebut suporter Indonesia “gila” dan mengaku antusias menghadapi Timnas Indonesia di GBK pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Frengky Aruan - Kamis, 24 September 2026
Ilhan Fandi Sebut Suporter Indonesia Gila, Bersemangat Hadapi Skuad Garuda di GBK
Olahraga
John Herdman Perlu Berhitung, Calvin Verdonk dan Dean James Belum Tentu Turun saat Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Calvin Verdonk dan Dean James belum dapat dipastikan apakah turun di laga perdana Timnas Indonesia di Grup A Divisi I atau Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026.
Frengky Aruan - Kamis, 24 September 2026
John Herdman Perlu Berhitung, Calvin Verdonk dan Dean James Belum Tentu Turun saat Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Timnas Indonesia Diakui Lebih Kuat, Singapura Tak Gentar Hadapi Tekanan SUGBK
Timnas Singapura mengakui Timnas Indonesia kini lebih kuat, tetapi Gavin Lee menegaskan timnya tak gentar menghadapi tekanan SUGBK dan tetap yakin bisa menang.
Frengky Aruan - Kamis, 24 September 2026
Timnas Indonesia Diakui Lebih Kuat, Singapura Tak Gentar Hadapi Tekanan SUGBK
Olahraga
Timnas Indonesia Vs Singapura: John Herdman Bongkar Kekuatan Lawan, Disiplin Taktik Jadi Ancaman
John Herdman mewaspadai Singapura jelang Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Disiplin taktik dan kematangan skuad Gavin Lee jadi sorotan.
Frengky Aruan - Kamis, 24 September 2026
Timnas Indonesia Vs Singapura: John Herdman Bongkar Kekuatan Lawan, Disiplin Taktik Jadi Ancaman
Olahraga
Jelang Lawan Timnas Indonesia, Faris Ramli Lupakan Sindiran Sarkastis Asnawi, Fokus Bawa Singapura Berjaya di FIFA ASEAN Cup
Faris Ramli melupakan insiden dengan Asnawi Mangkualam jelang Timnas Singapura menghadapi Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Frengky Aruan - Kamis, 24 September 2026
Jelang Lawan Timnas Indonesia, Faris Ramli Lupakan Sindiran Sarkastis Asnawi, Fokus Bawa Singapura Berjaya di FIFA ASEAN Cup
Olahraga
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Jalan Timnas Indonesia Akhiri Dahaga Trofi di Kandang Sendiri
John Herdman menyebut FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai kesempatan besar Timnas Indonesia meraih trofi di kandang sendiri.
Frengky Aruan - Kamis, 24 September 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Jalan Timnas Indonesia Akhiri Dahaga Trofi di Kandang Sendiri
Olahraga
Timnas Singapura Kirim Sinyal Bahaya ke Indonesia, The Lions Mulai Latihan di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Singapura mulai latihan di Jakarta jelang menghadapi Indonesia pada laga pembuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Jumat (25/9).
Frengky Aruan - Rabu, 23 September 2026
Timnas Singapura Kirim Sinyal Bahaya ke Indonesia, The Lions Mulai Latihan di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Persija Kirim 5 Pemain ke Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Macan Kemayoran Berharap Bikin Gebrakan
Lima pemain Persija Jakarta dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Nadeo, Ridho, Jordi Amat, Hannan, dan Shayne siap berjuang di Jakarta.
Frengky Aruan - Rabu, 23 September 2026
Persija Kirim 5 Pemain ke Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Macan Kemayoran Berharap Bikin Gebrakan
Olahraga
FAM Pasang Target Tinggi, Timnas Malaysia Harus Langkahi Indonesia di Grup untuk Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memasang target tinggi untuk Harimau Malaya, julukan Timnas Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Frengky Aruan - Rabu, 23 September 2026
FAM Pasang Target Tinggi, Timnas Malaysia Harus Langkahi Indonesia di Grup untuk Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026
Bagikan