Pasukan Pelangi, Jagoan Ibu Kota Negeri Aing

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 23 Agustus 2021
Pasukan Pelangi, Jagoan Ibu Kota Negeri Aing

Pasukan pelangi hadir di Jakarta. (Foto: Instagram/@ppsucaktimtersenyum)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEREKA sering terlihat wara-wiri di Jakarta. Seragam mereka juga mencolok karena warnanya seperti pelangi. Terik panas matahari, seakan tidak menjadi penghalang mereka untuk menuntaskan seabrek pekerjaan lapangan di Jakarta.

Kehadiran mereka benar-benar memberikan pengaruh positif untuk Jakarta. Sebutan mereka ialah pasukan pelangi. Kehadiran petugas berseragam sesuai dengan warna pelangi ini idenya mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama bersama wakilnya, Djarot Saiful Hidayat.

Baca Juga:

Mocaves dan Hahahihi Scoot, Jagoan Negeri Aing Berbagi di Masa Sulit

Pasukan pelangi dimaksudkan mengubah wajah Jakarta. Kehadiran mereka sejalan dengan peraturan gubernur (pergub) No 169 pada 2015 untuk fasilitas kelurahan lokal. Setiap pasukan pelangi memiliki seragam warna oranye, hijau, ungu, biru, kuning, dan putih.

Siapa saja mereka?

1. Pasukan Oranye

Mereka siap membuat Jakarta bersih. (Foto: Instagram/@kolom.bekasi)

Pasukan oranye punya peran terdekat dengan warga. Kehadiran mereka untuk melindungi dan menjaga keutuhan fasilitas dan keperluan umum lainnya.

Pasukan jingga lekat dengan memori warga Jakarta karena mereka selalu siap sedia membersihkan sampah di jalanan ibu kota. Jumlah mereka berkisar 70 orang per kelurahan.

2. Pasukan Hijau

(Misi yang diemban pasukan hijau adalah melindungi keasrian taman-taman Jakarta. (Foto: Instagram/@tamanhutandki

Pasukan hijau berada di bawah cakupan Dinas Pertamanan. Oleh karena itu, misi yang diemban mereka adalah melindungi keasrian taman-taman Jakarta. Contohnya, membereskan pot-pot rusak, pangkas rumput, hingga menebang pohon. Sesuai warna daun, pasukan hijau bertanggung jawab menghijaukan wajah Jakarta.

3. Pasukan ungu

Pasukan pelangi terdiri enam warna, yaitu Oranye, Hijau, Ungu, Biru, Kuning, dan Putih. (Foto: Instagram/@newsmerahputih)

Umumnya, warna ungu punya citra buruk di mata pembaca komik, terlebih karakter perempuan. Akan tetapi, pemerintah daerah Jakarta dan Yayasan Alzheimer Indonesia, merintis pasukan ungu sebagai penolong untuk pengidap demensia dan warga lansia.

Baca Juga:

Sosok Jagoan Negeri Aing di Balik Aksi Sosial Berbagi Nasi Gratis di Nusa Dua Bali

Anggota pasukan ungu berprofesi sebagai dokter, perawat, perwakilan dinas kesehatan, petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S), dan relawan.

Misi mereka memberikan layanan terbaik untuk golongan lanjut usia. Ketika mereka tidak sengaja tersesat, maka pasukan ungu akan menggunakan aplikasi Qlue untuk melacak posisi terakhir.

4. Pasukan Biru

Pekerjaan rumah beratribut biru adalah menjaga kebersihan saluran air. (Foto: Instagram/@sudinsdajakartatimur)

Pasukan biru punya andil besar untuk menyurutkan banjir. Tim ini dipimpin oleh Dinas Tata Air setempat. Pekerjaan utaman mereka ialah menjaga kebersihan saluran air.

Berkat mereka yang tidak absen, gorong-gorong lancar jaya tanpa tersumbat benda tak dikenal. Proteksi gorong-gorong tidak semudah yang didengar, karena pasukan biru bisa saja menemukan kabel berukuran gaban terbuang di sana.

5. Pasukan Kuning

Pasukan kuning bekerja merenovasi sarana dan prasarana fisik. (Foto: Instagram/@binamargabarat)

Dinas Bina Marga atau pasukan kuning memiliki tugas utama untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur Jakarta. Mereka bertugas mewujudkan sarana dan prasarana transportasi yang andal, aman, memadai, modern, terintegrasi, dan ramah lingkungan.

Jalanan berlubang, jembatan penyeberangan yang memudar, trotoar amblas, siap dibenahi oleh pasukan kuning. Intinya pasukan kuning bisa memberikan pengaruh terhadap Jakarta agar tampil lebih modis.

6. Pasukan Putih

Pasukan putih memperlancar pengurusan izin. (Foto: Unsplash/Scott Graham)

Lingkup tugas pasukan putih ialah melancarkan pengurusan izin dan non-izin tanpa pungli. Pasukan ini bergerak di sektor dokumen, sehingga hambatan warga untuk surat-menyurat cepat dilakukan. Alhasil, kegiatan-kegiatan rancangan warga bergerak sebagaimana tujuannya. Contohnya, pernikahan ala warga daerah yang berhubungan dengan ruas jalan.

Itulah profil singkat keenam pasukan pelangi. Sebenarnya, ada pasukan merah sebagai tukang perbaikan atap pemukiman tak layak huni. Tapi, pasukan tersebut belum diresmikan. Enam jenis pasukan pelangi ini patut diberikan gelar jagoan, karena berjasa membuat Jakarta jadi kota yang indah. (bed)

Baca Juga:

Pengawal Ambulans Negeri Aing, 'Gas' Terus Selama Sirine Berbunyi

#Fashion #Kesehatan #Agustus Jagoan Negeri Aing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Bagikan