PLATFORM teknologi bidang fesyen, Zilingo, mengumumkan inisiatif terbaru mereka. Melalui Zilingo Business Forum, calon pengusaha dan pebisnis dapat berkreasi dalam menjalankan bisnis mereka. Forum perdana ini mengangkat tema Kiat mendapatkan modal untuk usaha di era digital.
Pokok bahasan diskusi mencakup isu seputar lanskap UMKM Indonesia dan tips untuk mempercepat proses pemberian pinjaman dari platform peer-to-peer (P2P) lending. Dibahas juga bagaimana layanan B2B Zilingo dapat membantu memberikan kesempatan bisnis yang setara.
BACA JUGA: Pekerja Milenial versus Senior, Babak Baru Drama di Perkantoran
"Sebagai penyedia solusi bisnis serbaada yang didukung oleh teknologi, kami percaya pengembangan industri UMKM merupakan cara untuk mendukung perekonomian
Indonesia," kata VP and Country Head Zilingo Ade Yuanda Saragih dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com.
Tema yang diusung kali ini sejalan dengan laporan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tentang kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap
Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang mencapai hingga 60%.
Jika 10% saja dari UMKM mampu mengembangkan bisnis mereka, hal ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 7%- 9,3% (tahun-ke-tahun). Namun, masih banyak yang belum bisa beroperasi secara maksimal karena kurangnya akses ke beberapa aspek. Contohnya, keuangan, keterampilan sumber daya manusia, dan teknologi.
Ketua Badan Pengurus Cabang Hipmi Jakarta Pusat Indra Rukman mencatat bahwa kurangnya akses ke modal kerja menjadi salah satu tantangan paling mendesak yang dihadapi para anggotanya.
Pengembangan teknologi juga telah merevolusi sektor financial technology (fintech) dan menyediakan lebih banyak pilihan pinjaman, menyederhanakan proses, dan memberikan peluang kepada mereka yang tidak mampu mendapatkan dana melalui jalur tradisional seperti bank.
UMKM atau calon pengusaha dapat memanfaatkan keuntungan dari memiliki lebih banyak opsi untuk pinjaman, yang mencakup pinjaman P2P dan layanan keuangan yang
disediakan oleh berbagai platform termasuk bank dan perusahaan multi-finance.
"Ketika kami meminjam dari bank untuk keperluan pembelian bahan baku seperti kain, prosesnya sangat kompleks dan panjang, termasuk saat pemeriksaan aset," ujar Co-founder dan Manager Garment PT Sigma Global Texindo Gungun Rachgunadi.
Mitra P2P Zilingo, KoinWorks, juga mengatakan eksistensi mereka ialah untuk menyediakan pinjaman yang produktif kepada para pelaku UKM. "Lewat forum ini, kami berharap semakin banyak sektor UKM yang mendapatkan pengetahuan dan akses pembiayaan untuk pengembangan bisnisnya di kemudian hari," papar Chief Operating Officer KoinWorks, Bernard Arifin.
Sebagai bagian dari layanan solusi bisnisnya, Zilingo bermitra dengan berbagai lembaga keuangan seperti platform P2P, bank, dan perusahaan multi-finance untuk menawarkan bantuan keuangan kepada para pedagang.(ikh)