Musik

Pantau 6 Musisi Kulit Hitam yang Bakal Meroket

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 27 Februari 2021
Pantau 6 Musisi Kulit Hitam yang Bakal Meroket

Musisi kulit hitam tetap mendominasi musik populer. (Foto: NME)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUSISI kulit hitam mulai mendapat sorotan dunia. Bersama rekan-rekan seniman lain di industri hiburan, mereka mendapatkan pengakuan yang sudah seharusnya diperoleh sejak lama.

Banyak mata mengarah pada musisi-musisi berbakat dunia yang tengah naik daun pada 2021 ini. Gebrakan mereka layak didengarkan.

Baca Juga:

Setelah Bubar, Streaming Lagu Daft Punk Meroket 5 Kali Lipat

1. Rico Nasty

musik
Rico Nasty queen of punk rap (Foto: vogue.co.uk)


Dengan album debut terbarunya Nightmare Vacation, queen of punk rap ini, membuat penggemar tertarik pada suaranya yang terus berubah. Mulai dari lagu-lagu yang memicu mosh pits seperti Rage dan Smack a Bitch hingga menciptakan lagu yang lebih manis seperti dari era Sugar Trap yang diwarnai pop, Rico menguasai semuanya.

"Saya tidak memiliki genre. Saya tidak memiliki ekspektasi untuk siapa pun mendengarkan saya. Saya hanya berharap mereka mendengarkan dengan telinga terbuka. Selamat bersenang-senang!" kata Rico Nasty kepada people.com (26/2). Bangga sebagai ibu dan musisi, dia bekerja keras untuk tidak hanya memberikan musik terbaik kepada penggemar, tetapi juga menjadi suara bagi mereka yang sering terpinggirkan.

2. Nao

musik
Nao penyanyi R&B dan soul asal Inggris (Foto: cloudinary.com)


Penyanyi R&B dan soul asal Inggris ini menjadi bintang paling terang yang terkenal karena vokal bernada tinggi yang unik. Pesonanya terpancar pada single hitnya Bad Blood". Debut album pada 2016, For All We Know, masuk 10 besar di Billboard's R&B Chart dengan gaya khasnya wonky funk sound.

Album kedua mantan guru musik ini, Saturnus, menampilkan bunyi-bunyian baru dalam bermusik dan berkisah tentang langkah memasuki siklus hidup baru. Dari balada perpisahan hingga single eksploratif, keterampilan bermusik Nao ters berkembang.

"Sampai album For All We Know, saya menjadi penyanyi dalam berbagai format, tetapi bukan sebagai seniman," kata Nao dalam sebuah wawancara dengan Harper's Bazzar. Baginya, album itu merupakan bentuk penyembuhan dari segalanya.

3. Masego

musik
Masego, musisi TrapHouseJazz (Foto: cdn.com)


Penyanyi Jamaika dan multi-instrumentalis ini telah tampil di seluruh dunia di setiap benua kecuali Antartika. Lady Lady, debutnya di tahun 2018, menetapkan kesuksesan artis TrapHouseJazz ini dengan lagu-lagu seperti Queen Tings dan single hitnya Tadow yang telah digunakan di lebih dari dua juta pembuatan video di TikTok dan telah melampaui setengah miliar streaming.

Musisi berusia 27 tahun ini memberikan sentuhan jazzy yang mulus pada musik R&B, hip hop, dan dance dalam EP terbarunya, Studying Abroad. Album mini itu memuat lagu-lagu seperti Silver Tongue Devil dan Pasport. Suara serta bakatnya yang unik telah menempatkannya di peta musik dunia.

Artis yang dibesarkan di Virginia, AS ini mengatakan pada people.com bahwa dia menggunakan 2021 untuk menciptakan lagu terbaik yang pernah dia tulis. Dimulai dengan single barunya Mystery Lady yang menampilkan artis Don Toliver.

Baca Juga:

Shaggydog Rombak Ulang Lagu 'Di Sayidan' Jadi Lebih Hidup

4. Zoe Wees

musik
Zoe Wees, musisi muda asal Jerman (Foto: atwoodmagazine.com)


Musisi berusia 18 tahun yang tinggal di Jerman ini menarik perhatian dengan lagu hitnya Control yang membuatnya dinobatkan sebagai artis YouTube On the Rise, mendapat gelar One To Watch 2021 oleh Amazon, dan Pop on the Verge dari iHeartRadio. Single terbarunya, Girls Like Us adalah lagu kebangsaan yang mendorong kebersamaan dan solidaritas remaja perempuan di seluruh dunia di tengah tekanan standar kecantikan yang dipaksakan dalam masyarakat

"Musik pop adalah cara saya menghadapi masa lalu. Sebagai perempuan kulit hitam, saya ingin menunjukkan kekuatan dan memotivasi orang muda untuk menjadi suara bagi orang lain. Saya sadar akan menjadi panutan bagi orang lain. Tetapi bagi saya, saya hanyalah Zoe yang bertarung dengan iblis batinnya setiap hari dan tumbuh bersama mereka," kata Wees kepada people.com.

5. Blood Orange

musik
Blood Orange atau Devonté Hynes asal New York (Foto: hotpoptoday.com)


Musisi yang punya nama asli Devonté Hynes, merupakan musisi yang tiada duanya dan memiliki banyak talenta. Penyanyi lagu yang berbasis di New York ini telah mencampurkan hampir semua genre yang ada dengan pengaruh jazz, funk, soul, R&B, hip-hop, dan musik klasik. Apresiasi dan perhatian pada album keduanya Cupid Deluxe tahun 2013 membuatnya ditempatkan oleh Pitchfork dalam Top 100 Albums of the 2010s.

Album 2018nya Negro Swan memberi pendengar lagu-lagu hit mulai dari suara lambat dan melankolis dari Charcoal Baby hingga ketukan rap melodi pada Chewing Gum yang menampilkan artis A$AP Rocky dan Project Pat.

Hynes menulis di Spotify bahwa Negro Swan adalah "penjelajahan ke dalam banyak jenis depresi hitam, pandangan jujur di sudut-sudut keberadaan orang kulit hitam dan kegelisahan terus menerus dari orang-orang queer/orang kulit berwarna."

6. Willie Jones

musik
Willie Jones, bintang baru black country (Foto: americansongwriter.com)


Pria ini adalah penyanyi country yang sedang naik daun. Menjadi musisi kulit hitam dalam genre country memungkinkannya untuk memberikan suara dan berbagi dengan penggemar Black country. "Saya melakukan tur dengan Willie Nelson dan Dwight Yoakam sebelum COVID, dan penggemar mereka sama sekali tidak mirip dengan saya. Tapi coba tebak? Mereka merasakan apa yang saya lakukan," kata Jones kepada people.com.

"Mereka menunjukkan cinta. Musik country adalah tentang bercerita. Itulah yang membuat saya jatuh cinta, dan itulah yang saya lakukan. Hanya saja cerita saya terdengar sedikit berbeda, tetapi orang-orang bisa ikut merasakan getarannya," pria asli Louisiana ini menambahkan.

Album debutnya Right Now, Jones menceritakan kisahnya dengan lagu-lagu seperti Down For It dan lagu hitnya Bachelorettes on Broadway. Dalam single terbarunya, American Dream" Jones juga menggunakan musiknya untuk berbicara tentang ketidaksetaraan ras di Amerika. Lagu itu adalah "lagu kebangsaan demo patriotik" dan merupakan "lagu harapan." (aru)

Baca Juga:

Single 'Kursi Goyang' Fourtwnty Jadi Pertanda Album Ketiga

#Musik #Warga Kulit Hitam
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

ShowBiz
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
Ameena, putri Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, merilis lagu anak 'Cipak Cipuk' bersama BaLiTa. Lagu ini juga menandai debut Azura.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
ShowBiz
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
Lagu 'Hatimu Milik Dia' dari Arvian Dwi, menghadirkan kisah cinta tak terbalas dengan nuansa melankolis.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
Febinda Tito resmi meluncurkan album terbaru Terbentur, Terbentur, Terbentur. Sebuah karya emosional tentang kegagalan, bertahan, dan berdamai.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
ShowBiz
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
Musisi pendatang baru PYC resmi meluncurkan album debut taste, sebuah karya yang memaknai cinta sebagai pengalaman emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
ShowBiz
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
no na membuka awal tahun dengan merilis single 'work' di bawah 88rising. Lagu ini menonjolkan hentakan drum, ritme terinspirasi gamelan, dan koreografi intens.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
Fun
Lirik "Big Girls Don’t Cry” dari Fergie, Lagu Kritik Sosial Dibalut Kisah Patah Hati
Tak hanya berbicara tentang patah hati, lagu Big Girls Don’t Cry menyuarakan kritik terhadap stereotip gender.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
Lirik
ShowBiz
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
Primitive Monkey Noose mengawali 2026 dengan merilis single 'Panen Raya', lagu yang menyoroti kehidupan agraris dan maritim Indonesia dalam balutan punk rock.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
ShowBiz
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
Melalui lirik yang jujur serta sarat emosi, Vadesta menggambarkan sudut pandang seseorang yang memilih bertahan bukan karena tak merasakan luka.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
ShowBiz
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'
Silet Open Up kembali merilis single terbaru 'Taguling Guling' bersama Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel. Tentang pria yang terbuai pesona cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'
Lifestyle
Kisah di Balik Lagu Daerah 'Ampar Ampar Pisang' dari Kalimantan Selatan
Pada awalnya, lagu ini dinyanyikan sebagai iringan aktivitas masyarakat saat mengolah pisang menjadi makanan tradisional.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Kisah di Balik Lagu Daerah 'Ampar Ampar Pisang' dari Kalimantan Selatan
Bagikan