Teknologi

Pandemi COVID-19 Dorong Indonesia untuk Survive dengan Barang Sendiri

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 17 Desember 2020
Pandemi COVID-19 Dorong Indonesia untuk Survive dengan Barang Sendiri

Diskusi Selular Digital Telco Outlook. (Foto: screenshot)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAAT ini masyarakat Indonesia tengah menjalani transformasi digital dan menjadikannya sebagai kebiasaan baru. Hal itu berlangsung cepat karena pandemi COVID-19 memaksa semua orang untuk berpindah ke ruang digital akibat pembatasan aktivitas dan jarak untuk mengurangi potensi penyebaran virus.

“Pandemi COVID-19 ini memaksa kita untuk melakukan berbagai perubahan dan adjustment. Jadi, harus ada proses lebih cepat pindah ke ruang digital. Sebagai bangsa, kita harus survive dan kepentingan ekonomi tidak boleh berhenti agar tidak terjadi kemunduran,” kata Ismail, Dirjen SDPPI Kementerian Komunikasi dan Informatika, dalam Selular Digital Telco Outlook, Rabu (16/12).

Dengan adanya transformasi ke ruang digital, Ismail menuturkan ada implikasi yang terjadi. Salah satunya peningkatan traffic sebesar 20% sampai 30% di tahun ini. Hal itu didorong perpindahan aktivitas masyarakat ke ruang digital.

“Traffic ini memberikan gambaran bahwa faktor-faktor pendukungnya, seperti infrastruktur dan Customer Premises Equipment (CPE), memiliki implikasi karena terjadinya perubahan aktivitas di ruang digital tersebut,” imbuhnya.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Handphone Bisa Disadap Aparat Melalui Nomor IMEI

Pandemi COVID-19 Dorong Indonesia untuk Survive Barang Sendiri
Pemerintah akan mengeliminasi barang BM. (Foto: Unsplash/Rahul Chakraborty)


Ia melanjutkan, masa pandemi COVID-19 ini memberikan pelajaran bahwa impor merupakan suatu hal yang memberatkan terutama dalam neraca pembayaran secara nasional. Hal ini mendorong semua bangsa, termasuk Indonesia, untuk memproduksi barang sendiri atau localize.

Di ranah Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT), secara garis besar dibagi dalam dua jenis perangkat asal impor. Pertama, perangkat-perangkat yang terkait infrastruktur disediakan oleh pihak operator telekomunikasi, lalu perangkat yang dibeli langsung atau direct oleh masyarakat (CPE) seperti HKT (handphone, komputer, dan tablet), modem, dan router.

“Komponen impor masih sangat besar terutama yang dibeli oleh telco operator karena masalah teknologi yang belum bisa dipenuhi negara atau belum bisa disebut sebagai negara produsen. Tapi untuk perangkat CPE sebagian besar sudah bisa diantisipasi dengan adanya berbagai kebijakan termasuk kebijakan IMEI,” kata Ismail.

IMEI atau International Mobile Equipment Identity merupakan tools atau alat yang memberikan jaminan bahwa perangkat yang diimpor ke Indonesia memenuhi tata kelola keuangan negara.

Kementerian Komunikasi dan Informatika memahami perlu ada langkah-langkah terobosan lebih lanjut dan upaya untuk melihat potensi produk lokal. Salah satunya melalui kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari setiap perangkat yang dibutuhkan oleh operator selular.

Baca juga:

Mendag Agus Suparmanto Beberkan Alasan Regulasi IMEI Tetap Diberlakukan

Pandemi COVID-19 Dorong Indonesia untuk Survive Barang Sendiri
Pandemi membuat kita untuk bertransformasi ke dunia digital. (Foto: Unsplash/Thought Catalog)


“Kami sangat mengapresiasi kepada pemerintah atas segala regulasi yang dilakukan. Tahun ini memang tahun yang berat untuk pertumbuhan smartphone, terlebih di kuartal satu dan dua,” kata Senior Brand Director Vivo Indonesia, Edy Kusuma.

Di sisi lain, Ali Soebroto selaku Ketua Umum AIPTI, mengapresiasi kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam mengeliminasi black market (BM). Sebelum pandemi, market normal smartphone 4G sekitar 40 juta per tahun. Sementara ponsel BM yang masuk ke dalam negeri sudah lebih dari batas wajar, yakni mencapai 10 juta per tahun.

“Kita bersyukur kontrol tahun ini telah dijalankan sehingga produksi kita diharapkan akan bertambah, kurang lebih 10 juta dalam satu tahun. Kita harapkan kebijakan dari Kemenperin sebisa mungkin kalau masih ada perangkat 2G/3G itu di-minimize agar semuanya dibuat 4G untuk diproduksi dalam negeri,” tutup Ali. (and)

Baca juga:

Pemerintah Resmi Blokir IMEI Tidak Terdaftar

#Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Tekno
Bocoran Spesifikasi OPPO Reno 17 Pro, Bawa Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
OPPO Reno 17 Pro dikabarkan membawa kamera 200MP dan baterai 7.000mAh. Spesifikasi lengkapnya pun kini mulai terungkap.
Soffi Amira - 2 jam, 16 menit lalu
Bocoran Spesifikasi OPPO Reno 17 Pro, Bawa Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
Tekno
POCO X8s Diam-diam Sudah Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
POCO X8s kini sudah resmi meluncur di Vietnam. HP ini membawa chipset Snapdragon 7 Gen 4.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
POCO X8s Diam-diam Sudah Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
Tekno
iPhone 18 Dirumorkan Bawa Kamera Belakang Lebih Besar, ini Bocoran Desainnya
iPhone 18 standar diperkirakan membawa desain kamera belakang lebih lebar. HP ini kemungkinan meluncur 2027?
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
iPhone 18 Dirumorkan Bawa Kamera Belakang Lebih Besar, ini Bocoran Desainnya
Tekno
Redmi K100 Siap Meluncur dengan Baterai Jumbo 10.000 mAh, Debut 27 Oktober 2026?
Redmi K100 bakal meluncur dengan baterai 10.000mAh. HP ini kabarnya bakal debut 27 Oktober 2026.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Redmi K100 Siap Meluncur dengan Baterai Jumbo 10.000 mAh, Debut 27 Oktober 2026?
Olahraga
POCO X8s Tiba-tiba Muncul di NBTC Thailand, ini Bocoran Spesifikasinya
POCO X8s segera meluncur usai mengantongi sertifikasi NBTC Thailand. HP ini membawa Snapdragon 7 Gen 4.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
POCO X8s Tiba-tiba Muncul di NBTC Thailand, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Biaya Perbaikan iPhone Duo Tembus Rp 28 Juta, Hampir Setengah Harga HP Baru!
Biaya perbaikan iPhone Duo bisa menembus Rp 28 juta. Harga resmi ini baru saja dirilis di India.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Biaya Perbaikan iPhone Duo Tembus Rp 28 Juta, Hampir Setengah Harga HP Baru!
Tekno
Perdiksi Harga iPhone Duo di Indonesia
Berdasarkan estimasi yang beredar, iPhone Duo diperkirakan dibanderol mulai Rp 34.999.000 hingga Rp 48 juta.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Perdiksi Harga iPhone Duo di Indonesia
Tekno
Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur di Indonesia, ini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy A18 resmi rilis di Indonesia. HP ini hadir dengan Gemini AI dan tiga kamera.
Soffi Amira - Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur di Indonesia, ini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max Bocor, Diduga Jadi POCO X9 Pro Series
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max kini muncul di IMEI. HP tersebut kabarnya akan meluncur dengan POCO X9 Pro Series.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max Bocor, Diduga Jadi POCO X9 Pro Series
Tekno
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Samsung Galaxy S27 Ultra bakal beralih ke Exynos 2700. Sebab, Samsung menghadapi masalah overheating lewat chip Snapdragon.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Bagikan