Pameran Seni SURAKUSUMA Resmi Dibuka, Ambil Tema 'Sculpture Garden'

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 30 Juni 2024
Pameran Seni SURAKUSUMA Resmi Dibuka, Ambil Tema 'Sculpture Garden'

Pameran Toeti Heraty digelar selama sebulan. (Foto: Dok/Cemara 6 Galeri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Melalui konsep yang menggabungkan keindahan seni dan syahdunya taman, Tumurun Museum dan Pracima Turin Mangkunegaran, berkolaborasi untuk menggelar pamaran seni bertajuk SURAKUSUMA, yang digelar di Platarran Pura Mangkunegaran, Surakarta.

Sepanjang pameran, ada juga program publik yang digelar, seperti Tur Kuratorial, Diskusi Seni, dan Workshop yang terbuka untuk umum mulai 30 Juni hingga 29 Juli 2024.

Secara umum, inisiasi ‘SURAKUSUMA - Mangkunegaran Art Garden’ berpijak pada latar sejarah, di mana Surakarta merupakan ruang temu antar budaya yang telah mengemuka sejak era Hindia Belanda. Sebuah kota multikultur di mana modernisme berkembang pesat, dengan Mangkunegaran sebagai pusatnya.

Baca juga:

Menilik Kehidupan Toeti Heraty dalam Pameran Arsip 'Aku Dalam Budaya'

“Dalam catatan sejarah, Mangkunegaran menjadi ruang publik yang moderat dan demokratis, dimana budaya Timur dan Barat bertemu, beradu dan berpadu,” tulis keterangan terrtulis yang diterima MerahPutih.com, Sabtu (29/6).

Spektrum tematik karya dalam pameran ini berpendar pada problem material - medium, inspirasi sejarah, refleksi atas waktu dan realitas, penghayatan alam, hingga imajinasi bentuk. Menghadirkan karya seniman Indonesia dan mancanegara, dengan rekam jejak presentasi yang dapat ditelusuri pada institusi-institusi dan gelaran seni prestisius Internasional.

SURAKUSUMA juga menghadirkan karya Aditya Novali (Indonesia), Faisal Habibie (Indonesia/German), Wedhar Riyadi (Indonesia), Gabriel Aries (Indonesia), Yunizar (Indonesia), Ugo Rondinone (Swiss), Alicja Kwade (Polandia/German), Bernar Venet (Perancis) dan Alex Seton (Australia).

Pada ruang dalam Pracimasana - Pracima Tuin, turut dihadirkan di karya Rita Widagdo (Indonesia) dan Gregorius Sidharta (Indonesia) sebagai pembacaan jejak penting capaian seni patung modernis Indonesia. (far)

Baca juga:

Julien's Auctions Siap Gelar Lelang Street Art Invasion, Tampilkan Karya Seni Jalanan Fenomenal

#Pameran #Seniman #Pameran Seni #Museum
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Kleen ialah seniman yang memfokuskan pada objek, warna, bentuk, atau figur sebagai cara mengekspresikan pesan kebatinan serta emosi yang dia rasakan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
Tahir Solo Museum Nunggak PBB Rp 600 Juta, DPRD Minta Segera Diselesaikan
Tahir Solo Museum diketahui menunggak biaya PBB sebesar Rp 600 juta. DPRD Solo meminta masalah tersebut diselesaikan.
Soffi Amira - Minggu, 13 September 2026
Tahir Solo Museum Nunggak PBB Rp 600 Juta, DPRD Minta Segera Diselesaikan
Fashion
Hedgren dan Varsam Kurnia Hadirkan 'The Wayfarer', Tafsir Baru tentang Gaya dan Mobilitas
Hedgren berkolaborasi dengan seniman Indonesia Varsam Kurnia lewat “The Wayfarer”, yang mengangkat perjalanan, gaya personal, dan mobilitas generasi muda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Hedgren dan Varsam Kurnia Hadirkan 'The Wayfarer', Tafsir Baru tentang Gaya dan Mobilitas
Lifestyle
Menatap Jawa-Bali di Awal Abad ke-20 dari Mata Seniman Swedia Tyra Kleen lewat 'A Journey Through Java and Bali 1919–1921'
Daniel bercerita Tyra ialah perempuan pemberani dan punya visi. Seorang petualang yang mendokumentasikan perjalanannya dengan banyak medium.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Menatap Jawa-Bali di Awal Abad ke-20 dari Mata Seniman Swedia Tyra Kleen lewat 'A Journey Through Java and Bali 1919–1921'
Dunia
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Museum Auguste Renoir di Cagnes-sur-Mer, Prancis, dibobol pencuri. Sedikitnya empat lukisan dilaporkan raib.
Yusuf Abdillah - Selasa, 08 September 2026
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
ShowBiz
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Seniman bunyi asal Samarinda, Theo Nugraha, terlibat dalam album 'Prosthetic Reality' bersama Iggor Cavalera dan sejumlah nama musik ekstrem dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Seniman Samarinda Theo Nugraha Kolaborasi dengan Eks Drummer Sepultura di 'Prosthetic Reality'
Indonesiaku
Galeri Indonesia Kaya Hadirkan 'Purwacarita Borobudur', Jelajah Sejarah dengan Ethical AI
Galeri Indonesia Kaya menghadirkan 'Purwacarita Borobudur' mulai 1 September 2026. Pertunjukan imersif ini memadukan sejarah, teknologi digital dan Ethical AI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Galeri Indonesia Kaya Hadirkan 'Purwacarita Borobudur', Jelajah Sejarah dengan Ethical AI
Fashion
Alasan Mengejutkan Pameran John Galliano di The Met 2027 Dibatalkan
Pameran John Galliano di The Met 2027 resmi dibatalkan. Temukan alasan mengejutkan di balik kontroversi masa lalu, serta keputusan dari Anna Wintour dan pihak museum
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Alasan Mengejutkan Pameran John Galliano di The Met 2027 Dibatalkan
Fun
TERASI 2026 Perluas Ruang Seni Inklusif, Gandeng Seniman Disabilitas dan Penyintas Kanker
TERASI 2026 digelar 13-17 Agustus di Jakarta dengan melibatkan seniman disabilitas, penyintas kanker, dan 60 ilustrator lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 Agustus 2026
TERASI 2026 Perluas Ruang Seni Inklusif, Gandeng Seniman Disabilitas dan Penyintas Kanker
Bagikan