Pajangan Bambu Rp550 Juta Dibongkar, DPRD: Apa Manfaat yang Didapat?
Gubernur Anies mengamati seni instalasi bambu di Bundaran HI, Jakarta (Foto: Twitter @aniesbaswedan)
Merahputih.com - Sekretaris Komisi D Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga mempertanyakan manfaat dari pembangunan instalasi seni bambu 'Getah-Getih' di Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang telah dibongkar oleh Pemprov DKI Jakarta.
Menurutnya, instalasi seni bambu 'Getah-Getih' merupakan bentuk pemborosan karena terlalu banyak biaya dikeluarkan untuk manfaat yang tak terlampau lama.
Baca Juga: Alasan Pemprov DKI Bongkar Pajangan Bambu Rp550 Juta di Bundaran HI
"Begitu besar uang yang dikeluarkan, Rp550 juta untuk biaya pembuatan dan pemasangannya. Sementara apa manfaat yang didapat?" kata Pandapotan, Kamis (18/7).
Ia menyarankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat membangun karya seni dengan cara yang lebih berkelanjutan, khususnya dari sisi pembiayaan.
Puluhan petugas dari Dinas Kehutanan, Pertamanan, dan Pemakaman DKI Jakarta membongkar seni instalasi bambu 'Getah-Getih' di Bundaran HI, Jakarta pada Rabu (17/7) malam hingga Kamis (18/7) dini hari.
Bambu-bambu yang telah terpotong selanjutnya diangkut ke tempat pembuangan sampah di KS Tubun, Jakarta Pusat dan Srengseng, Jakarta Barat.
Baca Juga: Ketika Bambu-Bambu Tak Lagi Bikin Anies Dirisak
Karya instalasi buatan seniman Joko Avianto itu dibongkar karena bambu dinilai mulai lapuk sehingga berpotensi membahayakan warga. Hal itu karena saat instalasi bambu itu terpasang banyak warga yang mendekat di bawahnya untuk berswafoto atau mengabadikan gambar.
Seni instalasi 'Getah-Getih' dipasang pada medio Agustus 2018 bertepatan dengan perhelatan Asian Games di Jakarta. Saat ini, sebagaimana dikutip Antara, di lokasi bekas terpasangnya 'Getah-Getih' tersisa tanaman hijau yang sempat menjadi alas dari karya seni tersebut. (*)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Dari Tradisi ke Inovasi, Anyaman Bambu Desa Buniayu Tembus Pasar Modern
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Anies Baswedan Doakan Prabowo di Usia ke-74: Semoga Diberi Petunjuk dan Ketetapan Hati dalam Memimpin Bangsa
Jam Kerja Dipangkas Imbas Kelangkaan BBM, Pegawai SPBU Shell Ngeluh di Depan Anies Baswedan
Ultah ke-62 Iriana, Anies Kirim Kado Anggrek ke Rumah Jokowi
Prabowo: Terus Terang Aja Loh, Saya Tuh Nggak Dendam Sama Anies
[HOAKS atau FAKTA]: Negara dalam Keadaan Darurat, Anies Siap Gantikan Prabowo Jadi Presiden RI