Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pagebluk COVID-19 Bikin Belanja Sayur Online Meroket

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 10 April 2020
Pagebluk COVID-19 Bikin Belanja Sayur Online Meroket

Ilustrasi sayur (Foto: pexels/Magda Ehlers)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebijakan pemerintah untuk masyarakat menjaga jarak (social/physical distancing) guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 mendongkrak permintaan kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Dari data Google Trends, terjadi kenaikan signifikan pada pencarian kebutuhan rumah tangga seperti sayur, beras, dan daging secara online. Pada 3 Maret 2020, pencarian untuk sayur mendapat skor sebanyak 58, daging 44, dan beras 44.

Grafiknya terus merangkak naik, hingga pada 31 Maret 2020, skor untuk pencarian sayur mencapai 97, daging 60, dan beras 63. Pencarian sayur mencapai titik populer (skor 100) pada 25 dan 29 Maret 2020.

Baca juga:

Jangan Dibuang! Berikut Manfaat Kulit dan Biji Buah Tuk Kesehatan!

Peningkatan animo masyarakat terhadap penjualan sayur melalui daring diakui Head of Business Development TukangSayur.co. Fajar Taufik Hidayatullah. Start-up yang dikembangkan PT Mahakarya Tukang Sayur Indonesia ini, diburu ibu-ibu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan belanja sehari-hari. Tak heran disaat anjuran pemerintah untuk #DiRumahAja, permintaan sayur online melonjak tajam.

“Order per hari saat ini naik sekitar 2 sampai 3 kali dari order yang biasa kami kirimkan. Naiknya sekitar 300 %,” jelasnya.

Lonjakan permintaan tersebut karena platform ini tetap melayani masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini. “Kami menilai ini saatnya fresh market online kami tampil dan tetap live ditengah yang lain tutup sementara, makanya kami sampai kewalahan melayani pesanan dan pengantaran,” sambungnya.

Menurut Fajar, salah satu Mitra yang biasanya hanya melayani 10-20 pesanan bisa menerima hingga 100 pesanan seharinya. Karena itu, untuk meningkatkan layanan dan pengiriman jumlah mitra ditambah dari semula 1 menjadi 7 Mitra dalam radius tertentu.

Hal ini dinilai perlu guna menjaga komitmen mengantar pesanan yang dilakukan melalui aplikasi hari ini, dikirim pukul 06.00-10.00 esok harinya. Sementara platform sejenis lainnya pengantaran 2-3 hari.

Hati-Hati! 4 Sayuran ini Justru Bisa Berefek Buruk untuk Tubuh
Wortel (Foto: pexels/mali ameder)

Selain TukangSayur.co, ada pula sederet situs adan aplikasi penyedia bahan masakan segar hingga olahan online, seperti Sayur Box Tani Hub, Happy Fresh, dan lainnya. “Mitra kami sempat kewalahan penuhi permintaan jadi pengantaran molor hingga pukul 3 sore,” ungkapnya.

Lebih lanjut Fajar mengatakan budaya belanja masyarakat ke pasar tradisional jadi pondasi bisnis yang menjembatani antara panjual kebutuhan sehari hari dengan konsumen yang sebagian besara ibu-ibu rumah tangga.

Dengan mencarikan pesanan dari pasar tradisional, petani dan pasar modern membuat jumlah item yang ditawarkan kian bervariasi mulai dari sayur, beras, ikan, daging, frozen food dan lainnya.

Saat situasi pandemi Covid-19 ini, tukang sayur online ini menerapkan standar ketat pada Mitra untuk menjaga kehigienisan pesanan konsumen.

“Semua tim Mitra kami wajib mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer serta masker baik saat belanja pesanan, maupun handling, packaging hingga pengiriman pesanan," ujarnya.

Baca juga:

Begini Efek Samping Daun Sirsak Bagi Kesehatan Tubuh!

Fajar mengatakan jika sebelumnya sebagian besar Mitra TukangSayur.co adalah tukang sayur keliling, lain halnya dengan kini.

“Dengan bergesernya gaya hidup masyarakat ke belanja online termasuk sayuran dan kebutuhan harian, serta jumlah pesanan terus naik, menarik banyak kalangan mulai dari ibu rumah tangga, pengusaha, hingga manajer perusahaan untuk terjun menjadi entrepreneur dengan bergabung sebagai Mitra kami,” tutupnya. (Pon)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan