Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

PA 212 Duga Teror Rumah Slamet Ma'arif untuk Takuti Peserta Aksi Geruduk Istana

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 19 Februari 2020
PA 212 Duga Teror Rumah Slamet Ma'arif untuk Takuti Peserta Aksi Geruduk Istana

Slamet Ma'arif mendatangi Mapolresta Solo, Kamis (7/2). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Persaudaraan Alumni (PA) 212 menduga pelemparan batu di rumah ketua umum mereka Slamet Maarif, berkaitan dengan akan digelarnya Aksi 212 bertajuk 'Berantas Mega Korupsi, Selamatkan NKRI' yang bakal digelar di Istana Negara, pada Jumat (21/2/) mendatang.

"Dugaan kuat adalah berhubungan dengan agenda aksi 212 lawan koruptor," kata Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin, kepada wartawan, Rabu (19/2).

Baca Juga:

Teror Selasa Dini Hari, Rumah Ketum PA 212 Hancur Ditimpuki Batu!

Menurut Novel, teror tersebut bertujuan untuk menakuti masyarakat agar tidak ikut dalam aksi yang digawangi oleh Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) dan PA 212 itu.

"Tujuan teror tersebut adalah untuk memberikan rasa takut kepada masyarakat agar tidak turun aksi 212 pada Jumat 21-2-2020 di depan Istana melawan koruptor," ujar tokoh FPI itu.

Ketua PA 212 Slamet Ma'arif bersama kuasa hukumnya saat mendatangi Mapolresta Solo (MP/Ismail)

"Dan pastinya para koruptor dan para pendukung koruptor panik, padahal berbagai upaya dilakukan untuk menenggelamkan isu mega korupsi ini dengan isu yang jelas dibuat buat secara TSM (terstruktur, sistematis dan massif) selama ini namun kami justru lebih menggalakan lagi isu korupsi," jelas Novel.

Sebelumnya diberitakan, Rumah Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat dilempari batu oleh orang tak dikenal pada Selasa (18/2). Slamet mengungkapkan, pelemparan itu terjadi dua kali, yakni pada pukul 03.10 WIB dan pukul 05.00 WIB dini hari.

Baca Juga:

PA 212 Sebut Pembangunan Terowongan Katedral dengan Istiqlal Mubazir

Adapun, lemparan batu itu mengenai kaca jendela ruangan yang dijadikan sebagai musala. Saat kejadian itu, hanya ada istri dan 2 anaknya di dalam rumah. Slamet menyebut, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Slamet menduga, teror berupa pelemparan batu itu berkaitan dengan rencana Aksi 212 'Berantas Mega Korupsi, Selamatkan NKRI. (Knu)

#Slamet Maarif #Presidium Alumni 212
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan