Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ouch! Kondom Nyangkut di Vagina. Gimana Dong?

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 20 November 2017
Ouch! Kondom Nyangkut di Vagina. Gimana Dong?

Ilustrasi. (Foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SESI bercinta yang terlampau panas mungkin menyisakan 'pekerjaan' tambahan. Selain rasa pegal, senggama panas mungkin meninggalkan kondom di vagina. Apakah itu hal yang mungkin terjadi?

"Itu bukanlah hal yang tak mungkin terjadi," ujar Alyssa Dweck, ginekolog dan penulis The Complete A to Z for Your V. Kepada Health, Dweck mengaku beberapa kali ia menangani pasien dan menemukan kondom di dalam vagina mereka.

Menurut Dweck, hal itu mungkin terjadi jika pria kehilangan ereksi ketika penis tengah berada dalam vagina. Kondom bisa terlepas, terlipat, kemudian tertinggal di vagina. Dalam beberapa kasus, ada perempuan yang tak menyadari ada kondom tertinggal di sana hingga kondom itu keluar saat berkemih. Wow!

"Kondom tertinggal berbeda dengan tampon yang menyangkut. Kondom tertinggal tidak membuat vagina mengeluarkan bau aneh ataupun infeksi," ujar Dweck kepada Health.

Lalu berapa waktu yang dibutuhkan untuk menyadari ada kondom yang tertinggal dalam vagina?

Beberapa perempuan segera menyadarinya. Namun, beberapa lainnya baru menyadari setelah sehari atau dua hari setelahnya. Kondom yang nyangkut di vagina memang tidak mengakibatkan risiko kesehatan dalam waktu dekat, tapi beberapa efek bisa terjadi, semisal kehamilan atau infeksi menular seksual.

"Saat Anda menyadari kondom tertinggal di vagina, padahal Anda mengandalkan kondom untuk menunda kehamilan, itu pertanda tidak bagus. Kebocoran kondom amat mungkin terjadi. Hal itu tentu saja bisa menyebabkan kehamilan," ujar Dweck.

Jika Anda memang mengkhawatirkan kehamilan akibat kondom yang nyangkut, Dweck menyarankan Anda secepatnya meminum kontrasepsi darurat. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter ginekologi Anda. Ingat, lakukan secepatnya karena efektivitasnya hanya bertahan beberapa hari.

Di lain hal, jika Anda mengkhawatirkan tertular infeksi menular seksual, ada baiknya Anda langsung mengecek ke dokter.
"Jika kondom tertinggal, sementara Anda belum yakin apakah pasangan Anda bersih dari infeksi menular seksual, ada baiknya lakukan tes. Mengingat Anda mungkin saja tertular sesuatu setelahnya," saran Dweck.

Jadi bagaimana cara mengeluarkan kondom dari vagina?

Segeralah temui ginekolog Anda atau keluarkan sendiri dengan tangan Anda. Namun ingat, pastikan tangan Anda bersih. Dweck menyarankan agar Anda rileks saat akan 'memancing' kondom dari dalam vagina.

"Jika Anda akan mengeluarkannya sendiri, hal terpenting ialah relaksasi. Tak ada yang lebih sulit ketimbang berusaha mengeluarkan sesuatu dari vagina saat otot-otot di sana tegang dan menekan," ujar Dweck.

Coba juga mengeluarkan kondom dengan duduk di atas air hangat atau toilet. Berikan pelumas tangan Anda sebelum memasukkannya ke vagina. Gunakan gerakan seperti memancing untuk mengambilnya. Namun, Dweck menyarankan cara paling nyaman ialah dengan berbaring santai.

Meskipun kondom menyangkut di vagina, pria seharusnya ikut andil untuk memberi tahu perempuan bahwa kondom yang ia pakai tertinggal di dalam. Bukankah bercinta tentang kerja tim?(*)

Baca juga Aduh, Bercinta juga Bisa Menyebabkan Cedera

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan