MerahPutih.com - Oscar Piastri menepis rumor keretakan hubungan dengan rekan satu timnya di McLaren, Lando Norris. Sempat beredar isu keduanya mengalami ketegangan setelah kemenangan yang diraih Piastri di F1 GP Hungaria 2024.
AFP melaporkan, Jumat (26/7), Piastri mengatakan ia dan Norris meluangkan waktu untuk makan dan bermain bersama saat melakukan diskusi setelah balapan di Hungaroring berakhir.
“Kami belum berbicara banyak tentang balapan tersebut. Namun, hubungan kami masih baik, semua masih baik-baik saja dan masih ada banyak rasa hormat di antara kami, dan hal ini berlaku dua arah,” ungkap Piastri jelang F1 GP Belgia 2024 di Sirkuit Spa-Francorchamps.
Baca juga:
McLaren Kuasai F1 GP Hungaria, Norris Senang Termasuk Kemenangan Oscar Piastri
Kemenangan Piastri di Hungaria merupakan kemenangan F1 perdana bagi pembalap Australia berusia 22 tahun itu.
Terdapat pembicaraan bahwa pencapaian itu diraih oleh Piastri karena Norris diberikan instruksi oleh tim untuk 'mengalah' dengan memperlambat kecepatan dan memberikan kemenangan kepada rekan satu timnya.
Piastri pun kemudian mengatakan McLaren memiliki 'aturan interaksi' saat kedua pembalap berebut posisi saat balapan.
“Ada ekspektasi bahwa kami akan saling berlomba dengan keras, tapi juga adil dan tidak pernah bersentuhan,” ungkap Piastri. “Kami selalu ingat bahwa keputusan strategis tertentu, seperti penentuan waktu pit-stop kedua, itu dilakukan dengan mempertimbangkan ambisi tim,” tambah Piastri.
Baca juga:
Oscar Piastri Sebut Strategi McLaren Tepat di F1 GP Hungaria
Ketika ditanya apakah dia akan melakukan hal yang sama dan merelakan kemenangan kepada rekan setimnya, Piastri pun mengklarifikasi pertanyaan tersebut.
“Saya juga akan berpikir egois, tapi kami membalap demi McLaren dengan mengetahui bahwa keputusan tertentu dibuat dengan mempertimbangkan tim dan pada akhirnya kami berlomba demi tim,” terang Piastri.
Baca juga:
Catatan Statistik Jelang F1 GP Belgia 2024 di Sirkuit Spa-Francorchamps
Mengenai prospek bekerja demi kepentingan Norris di akhir musim jika ia memiliki peluang memenangkan gelar pembalap, Piastri menerima skenario seperti itu mungkin terjadi.
“Ya, saya tahu itu adalah suatu kemungkinan,” katanya. “Tentu saja, saya ingin mencoba dan meningkatkan kemampuan saya, tapi pada akhirnya saya membalap untuk McLaren dan merekalah yang menentukan,” pungkasnya. (*)