Merahputih.com - Peluang mengamankan gelar juara dunia F1 musim ini tampaknya mulai dikesampingkan oleh pembalap veteran, Lewis Hamilton Ferrari, yang kini lebih memilih fokus mengejar target yang paling masuk akal.
Memasuki sisa balapan tahun ini, peraih tujuh gelar juara tersebut mematok target realistis untuk mengamankan posisi tiga besar di klasemen F1 2026, mengingat selisih poin yang terlampau jauh dari sang pemuncak.
Keputusan strategis ini sengaja diambil demi mengalihkan fokus penuh pada misi mendongkrak poin tim Kuda Jingkrak di klasemen konstruktor.
Baca juga:
Timnas Indonesia Punya Kedalaman Skuad di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Seperti F1 dan Reli
Persaingan di papan atas klasemen pembalap Formula 1 memang terasa sangat brutal, apalagi dominasi Mercedes melalui sensasi muda Andrea Kimi Antonelli sukses bikin para rival ketar-ketir.
Daripada memaksakan diri mengejar kemustahilan di puncak klasemen F1 2026, target Hamilton F1 musim ini otomatis bergeser untuk menjaga kehormatan di posisi ketiga atau setidaknya merebut kembali status runner-up dari tangan George Russell.
Ambisi Lewis Hamilton Ferrari ini jelas bukan tanpa perhitungan yang matang, mengingat seri balapan kalender tahun ini cuma menyisakan sembilan laga krusial saja.
Keganasan Antonelli dan Realita Pahit di Klasemen Pembalap
Untuk saat ini, Hamilton harus puas bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 191 poin. Ia masih tertinggal 20 angka dari George Russell yang mengamankan posisi kedua. Namun, sorotan utama jelas tertuju pada Andrea Kimi Antonelli yang melesat sendirian di puncak klasemen dengan 292 poin.
Melihat gap 101 poin dengan Antonelli, Hamilton pun mengakui bahwa mengejar pembalap berusia 19 tahun asal Italia itu bakal jadi misi yang nyaris mustahil. Apalagi, Antonelli sedang on-fire banget dengan torehan delapan kemenangan dari total 14 balapan yang sudah digelar.
Saya pikir, kalau bisa mempertahankan posisi di tiga besar, atau bahkan kedua, itu akan menjadi pencapaian besar bagi kami sebagai sebuah tim,
ungkap Hamilton.
Ketangguhan rival mudanya itu juga diakui secara terang-terangan oleh Hamilton. "Hanya dalam dua balapan dia (Antonelli) bisa menjauh 40 poin dari saya. Padahal kami sudah bekerja sangat keras untuk meraih poin. Artinya, perjalanan ini masih panjang sekali," curhatnya.
Geser Fokus: Misi Mulia Hamilton untuk Kuda Jingkrak
Karena gelar individu sudah makin sulit digapai, Hamilton kini mendedikasikan sisa musim 2026 murni untuk kepentingan Ferrari. Target utamanya sekarang adalah memastikan tim asal Maranello tersebut bisa mengakhiri musim di posisi terbaik pada klasemen konstruktor.
Statistik Sementara Klasemen Konstruktor F1 2026:
-
Posisi 1: Mercedes (503 Poin)
-
Posisi 2: Ferrari (358 Poin)
Meski jarak poinnya cukup lumayan, semangat Hamilton sama sekali belum padam. "Jadi fokus saya adalah membuat kami bertahan di posisi kedua. Kalau bisa melampaui Mercedes di klasemen konstruktor itu akan luar biasa," tegasnya.
Ujian Berikutnya: Menaklukkan Trek Jalan Raya GP Azerbaijan
Pembuktian komitmen Hamilton akan langsung diuji pada seri terdekat yang bakal digelar di Sirkuit Baku City, dalam ajang GP Azerbaijan pada Minggu (27/9).
Baca juga:
Anya Taylor-Joy Kembali ke Netflix, Bintangi Serial 'How to Kill Your Family'
Trek jalan raya yang super cepat ini sebenarnya ibarat kawan lama bagi Hamilton. Sejak pertama kali mengaspal di sana pada 2016, ia sudah punya rekam jejak yang cukup mentereng, meliputi:
-
1x Kemenangan (2018)
-
1x Podium Runner-up (2019)
-
2x Pole Position / Start Terdepan (2017 & 2018)
Walau punya pengalaman segudang, Hamilton pantang meremehkan sirkuit yang terkenal sering memakan korban tak terduga ini. "Saya sangat menikmati balapan di sirkuit ini, tetapi balapan akan sangat menantang," pungkasnya