Merahputih.com - Kimi Antonelli berpeluang mencetak sejarah di Formula 1 (F1) pada Grand Prix Mexico City akhir pekan ini.
Pembalap Mercedes tersebut berpotensi menjadi juara dunia termuda sekaligus mengakhiri penantian panjang Italia untuk kembali memiliki juara dunia F1.
Antonelli hanya perlu finis di posisi kesembilan atau lebih baik untuk mengunci gelar. Jika berhasil, Antonelli akan meraih gelar pada usia 20 tahun 68 hari dan mematahkan rekor Sebastian Vettel sebagai juara dunia termuda.
Baca juga:
Juara Asal Italia Pertama dalam 73 Tahun

Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli. (Foto: Dok. Formula 1)
Gelar tersebut juga akan mengakhiri penantian Italia sejak Alberto Ascari menjadi juara dunia bersama Ferrari pada 1953. Artinya, Italia berpeluang kembali memiliki juara dunia F1 setelah 73 tahun.
Peluang Antonelli semakin terbuka setelah ia memenangi Grand Prix Amerika Serikat pekan lalu. Dua pesaing terdekatnya, George Russell dan Lewis Hamilton, tertinggal masing-masing 123 dan 124 poin.
Dengan selisih tersebut, Russell dan Hamilton membutuhkan hasil maksimal sekaligus berharap Antonelli gagal finis di posisi yang cukup untuk mengamankan gelar.
Baca juga:
Hasil F1 GP Amerika Serikat 2026: Antonelli Menang, Hanya Butuh 2 Poin Lagi untuk Gelar Juara Dunia
Max Verstappen Siap Mengancam di Meksiko
Meski berpeluang mengunci gelar, Antonelli tidak otomatis menjadi favorit untuk memenangi balapan di Mexico City. Baginya, finis dengan posisi aman jauh lebih penting daripada mengambil risiko demi kemenangan.
Situasi ini bisa dimanfaatkan Max Verstappen. Pembalap Red Bull tersebut memiliki catatan kuat di Meksiko dengan lima kemenangan dan datang setelah meraih dua kemenangan sebelum balapan di Austin.
Persaingan juga berpotensi diramaikan Lando Norris. Juara dunia itu pernah memenangi GP Meksiko dari posisi pole bersama McLaren pada musim sebelumnya dan akan berusaha kembali tampil kompetitif.
Baca juga:
Haas Rekrut Rafael Camara untuk F1 2027, Pemimpin Klasemen F2 Naik Kelas