Oris Ciptakan Arloji Terbuat dari Daur Ulang Jaring Ikan

Andrew FrancoisAndrew Francois - Kamis, 31 Agustus 2023
Oris Ciptakan Arloji Terbuat dari Daur Ulang Jaring Ikan

Oris ciptakan arloji terbuat dari jaring ikan bekas. (Foto: Oris)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAHUN lalu, Oris mengumumkan tujuan ambisius untuk mengurangi emisi karbon mereka sebanyak 10 persen per tahun selama tiga tahun ke depan. Itu adalah langkah berani yang sesuai dengan upaya berkelanjutan yang telah mereka lakukan selama beberapa waktu.

Oris kembali dengan kolaborasi menarik lainnya, kali ini bersama Bracenet, sebuah perusahaan sosial. Hasilnya adalah dua model jam tangan Aquis Date dengan dial terbuat dari bahan daur ulang, termasuk 'jaring hantu' atau jaring ikan bekas, seperti dilansir oleh Hodinkee, Rabu (30/8).

Pendiri Bracenet Benjamin Wenke dan Madeleine von Hohenthal, pertama kali mendapatkan inspirasi untuk memulai perusahaan mereka saat sedang menyelam di Tanzania pada tahun 2015.

Baca juga:

Oris Luncurkan Big Crown Pointer Date untuk Hormati Legenda Bisbol Hank Aaron

Oris bekerja sama dengan perusahaan sosial Bracenet. (Foto: Oris)

Mereka menyaksikan dampak mengerikan dari 'jaring hantu' atau jaring ikan yang terbuang sia-sia di lautan, mencemari lingkungan laut. Sejak saat itu, mereka mulai mengubah jaring-jaring ini menjadi produk yang bermanfaat dan estetis, seperti gelang.

Dalam kolaborasi itu, jaring-jaring limbah tersebut digunakan untuk membuat dial jam tangan. Prosesnya melibatkan penggunaan potongan-potongan jaring yang memiliki warna-warna hijau, biru, dan putih yang unik.

Potongan-potongan itu dipanaskan, dicairkan, kemudian didinginkan dan diolah menjadi lembaran tipis. Setiap lembaran itu kemudian dipotong, diratakan, dan diampelas hingga setebal 0,3 mm tanpa penggunaan bahan tambahan atau lem.

Setiap pelat jam hasilnya menjadi unik karena perubahan bahan yang digunakan dalam prosesnya. Pelat jam itu ditempatkan dalam kotak baja tahan karat Oris Aquis Date yang tersedia dalam dua ukuran, yaitu 43,5 mm dan 36,5 mm.

Baca juga:

Kolaborasi yang Segarkan Budaya Pop

Hasil daur ulang jaring ikan jadi bahan pembuatan dial. (Foto: Oris)

Kedua model itu tahan air hingga kedalaman 300 meter, dilengkapi dengan tali jam baja tahan karat, penutup belakang transparan, dan bezel satu arah. Mengenai mesin dalamnya, jam tangan itu didukung oleh Oris 733, yang berdasarkan Sellita SW200-1.

Mesin itu menyediakan fitur jam sentral, menit, dan detik, dengan jendela tanggal yang terletak pada posisi 6:00. Jam tangan ini juga memiliki fungsi detik berhenti dan memiliki cadangan daya selama 38 jam.

Harga arloji mewah itu lebih terjangkau dibandingkan dengan varian Aquis Date yang ditenagai oleh Kaliber 400, dengan harga sekitar USD 2.600 (Rp 39,5 juta) untuk kedua ukuran tersebut. Model ini akan tersedia mulai bulan September tahun ini. (waf)

Baca juga:

Begini Agar Jam Tangan Kamu Awet

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Bagikan