MerahPutih Teknologi - Pelopor video game streaming, OnLive telah ditutup setelah menjual beberapa patennya pada Sony. (Baca: Amazon Twitch Dapat Streaming Musik dan Video Game)
Perusahaan yang berbasis di California ini telah memungkinkan pengguna PC dan tablet memainkan game seperti di konsol, yang dijalankan pada server komputer tetapi dapat dikendalikan dan dilihat di perangkat rumah. (Baca: PlayStation Vue, Layanan TV dari Sony)
Sony berharapkan dapat menggunakan 140 paten yang dibelinya untuk mendukung layanan PlayStation Now. (Baca: Arcadia Akan Menantang Playstation Now)
OnLive pernah dihargai senilai 1,8 miliar dollar Amerika (sekitar Rp23,4 miliar). Namun syarat-syarat kesepakatannya belum jelas dan menjadi masalah selama lima tahun layanannya.
Pada tahun 2012, banyak staf OnLive kehilangan pekerjaan ketika perusahaan ini dijual kepada perusahaan modal setelah terlilit hutang sekitar 40 miliar dollar Amerika (sekitar Rp. 5,2 triliun).