MerahPutih.com - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti mengakui bahwa timnya kurang memiliki keseimbangan. Hal itu juga tampak dalam pertandingan leg kedua semifinal Copa del Rey melawan Real Sociedad di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (2/4) dini hari WIB.
Real Madrid hampir gagal ke final. Setelah menang 1-0 di leg pertama, El Real mendapat perlawanan sengit dari sang tahu.
Bahkan Real Madrid tertinggal 3-4 hingga waktu normal berakhir, sehingga membuat agregat menjadi 4-4.
Real Madrid bisa menyamakan kedudukan menjadi 4-4 lewat gol Antonio Rudiger pada menit 115 babak tambahan. Membuat Real Madrid melaju dengan agregat 5-4.
"Ini adalah pertandingan yang menghibur dengan banyak kesalahan dan hal bagus. Itu lucu," ujar Ancelotti menurut laporan Marca.
Baca juga:
Hasil Copa del Rey: Real Madrid Lolos Dramatis ke Final Setelah Tahan Imbang Sociedad 4-4
"Kami berada di final. Pada akhirnya, kami mencapai tujuan," sambung Don Carlo.
Kekuatan Santiago Bernabeu menjadi faktor utama kebangkitan.
"Saya tidak pernah melihat kami tersingkir karena apa pun bisa terjadi di Bernabeu. Ketika harus bangkit, kami tidak pernah menyerah. Kami tidak akan menyerah, terutama di kandang sendiri dan didukung para suporter."
Ancelotti menyebut timnya kurang seimbang tak lepas dari empat gol yang bersarang.
"Kebobolan empat gol bukanlah hal yang baik. Kami mencetak gol, tetapi tidak punya keseimbangan," jelas Ancelotti.
"Kami adalah tim yang kurang seimbang, tetapi sering menyerang. Mencetak empat gol melawan Real Sociedad tidaklah mudah," urai Carlo Ancelotti.
Real Madrid melaju ke final dan akan melawan Atletico Madrid atau Barcelona, yang akan kembali bertemu Kamis (3/4) dini hari WIB setelah bermain 4-4 di leg pertama. (*)