Teknologi

Nostalgia Teknologi Internet di Pameran The Art Happens Here: Net Art Anthology

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 22 April 2019
Nostalgia Teknologi Internet di Pameran The Art Happens Here: Net Art Anthology

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENGGUNA teknologi di tahun 90-an pastinya tidak asing dengan GeoCities dan Windows 98 yang telah dianggap 'jadul' di era digital ini. Sudah tidak bisa lagi diakses, namun kamu bisa mengenangnya sekaligus bernostalgia di pameran seni The Art Happens Here: Net Art Anthology yang berlangsung dari 22 Januari sampai 26 Mei 2019 di New Museum of Contemporary Art di New York City. Menampilkan karya seni dari tahun 1984 sampai tahun 2016 yang dibagi-bagi menjadi lima chapter.

The Art Happens Here: Net Art Anthology menampilkan 16 karya seni dari sejarah teknologi mulai dari websites, software, sculpture, graphics, buku-buku, dan merchandise. 16 karya yang ditampilkan ini merupakan karya-karya pilihan dari pameran online berbayar yang dapat diakses di anthology.rhizome.org.

Dilansir dari theverge.com, Michael Connor selaku direktur artistik Rhizome mengatakan bahwa penyelenggaraan pameran ini memiliki sebuah filosofi yang mengatakan bahwa karya seni bukanlah sesuatu yang ditampilkan di layar, namun lebih kepada pertemuan antara satu pengguna dengan pengguna lain. Berikut merupakan beberapa karya pilihan unik yang bisa membantu kamu bernostalgia dengan teknologi terdahulu!

1. Reabracadabra (1985)

Nostalgia Teknologi Internet di Pameran The Art Happens Here: Net Art Anthology
Reabracadabra dalam kategori Chapter 1 1984-1998. (Foto: theverge)

Reabracadabra merupakan puisi berbentuk animasi video teks yang dibuat oleh Eduardo Kac dan ditampilkan di Brazil High-Tech pada tahun 1986.

Lewat teknologi jaringan telekomunikasi pre-internet yang telah diimplementasikan pada tahun 1982, menawarkan berbagai informasi publik dan situs chatting via jaringan khusus.

Hal ini menjadi sangat berguna dikarenakan koneksi telepon di Brazil merupakan suatu komoditas yang sangat langka dan berharga saat itu. Reabracadabra masuk ke dalam kategori Chapter 1 yang berkisar dari tahun 1984-1998.

2. Garlic=RichAir (2002-2003)

Nostalgia Teknologi Internet di Pameran The Art Happens Here: Net Art Anthology
Garlic=richair tren pada tahun 2002 2003. (Foto: theverge)

Garlic=RichAir merupakan game perdagangan online interaktif yang dibuat oleh Shu Lea Cheang. Sebuah game yang mengantisipasi bahwa pada tahun 2030 nanti akan terjadi lingkungan postcapitalist, dimana perekonomian global telah runtuh dan bawang putih menjadi mata uangnya. Pameran tentang Garlic=RichAir ini masuk dalam kategori Chapter 2 dalam pameran ini.

3. GROBARI (2009)

Nostalgia Teknologi Internet di Pameran The Art Happens Here: Net Art Anthology
Grobari Chapter 3 2005-2010. (Foto: theverge)

GROBARI merupakan karya seni dari seniman asal Serbia bernama Aleksandra Domanovi?. Kumpulan kertas ini merupakan hasil pekerjaan format PDF berjumlah ribuan halaman yang ditampilkan menjadi sebuah karya seni. Karya ini dicetak dalam pengaturan borderless printing.

Domanovi? mulai membuat file PDF ini dan bebas diunggah diinternet dengan domain .yu yang masa berlaku pengunduhannya hanya sampai bulat Maret 2010. Hasil karya Domanovi? ini masuk dalam Chapter 3: 2005-2010.

4. Consciousness Engine 2: absentblackfatherbot

Nostalgia Teknologi Internet di Pameran The Art Happens Here: Net Art Anthology
Consciousness Engine 2 absentfatherbot. (Foto: theverge)

Masuk dalam kategori koleksi pameran Chapter 4: 2011-2016, Consciousness Engine 2: absentblackfatherbot merupakan sebuah teknologi yang mensimulasikan hubungan penciptanya, Bogosi Sekhukhuni dengan ayahnya yang terasing. Hasil karya ini merupakan bagian dari penyelidikannya tentang kesadaran manusia di era yang digital.

Karya ini berbentuk gambar kepala Bogosi dan ayahnya dalam bentuk 3D yang sedang saling berbicara dalam suara robot, membacakan percakapan mereka yang terjadi pada situs chat platform Facebook ketika Bogosi berusia 18 tahun.

Ekspresi canggung dan kaku yang ditampilkan pada mimik wajah avatar ini seolah berhasil menggambarkan kesulitan mereka berkomunikasi pada dunia nyata.

Sehingga simulasi lo-fi ini semakin bisa menghantarkan kesedihan dan diharapkan dapat menyadarkan manusia betapa pentingnya sebuah komunikasi dan kehadiran seseorang.

5. StarryNight

Nostalgia Teknologi Internet di Pameran The Art Happens Here: Net Art Anthology
Teknologi StarryNight di Pameran The Art Happens Here: Net Art Anthology (Foto: theverge)

StarryNight merupakan tempat arsip online milik Rhizome mengenai e-mail diskusi, yang merupakan forum penting bagi para seniman bekerja dengan bentuk media yang baru pada akhir tahun 1990.

Setiap pesan elektronik yang disimpan direpresentasikan dengan titik lampu yang bersinar dengan latar belakang warna hitam sehingga semakin banyak pesan elektronik yang disimpan, maka akan semakin terang gambaran StarryNight. Karya ini termasuk dalam Chapter 5: 1984-2016. (shn)

#Komputer #Internet #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
OPPO Find X10 Pro Max Bocor, Hasil Foto Kamera 200MP Tampilkan Detail Ciamik!
OPPO Find X10 Pro Max bocor menjelang peluncuran 22 September 2026. HP ini akan berfokus pada hasil foto kameranya.
Soffi Amira - Jumat, 18 September 2026
OPPO Find X10 Pro Max Bocor, Hasil Foto Kamera 200MP Tampilkan Detail Ciamik!
Lifestyle
Apple Rilis iPhone Duo Samsung yang Cuan, Penjualan Galaxy Z Fold 8 Malah Naik
Penjualan Galaxy Z Fold 8 di Korea Selatan naik sekitar 10 persen dalam sepekan setelah iPhone Duo diperkenalkan jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Apple Rilis iPhone Duo Samsung yang Cuan, Penjualan Galaxy Z Fold 8 Malah Naik
Tekno
iPhone Duo Baru Saja Meluncur, Penjualan Samsung Galaxy Z Fold 8 Malah Naik
Penjualan Samsung Galaxy Z Fold 8 naik setelah iPhone Duo meluncur. Sedangkan dari segi harga, keduanya memiliki selisih yang sangat berbeda.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
iPhone Duo Baru Saja Meluncur, Penjualan Samsung Galaxy Z Fold 8 Malah Naik
Tekno
Foto Xiaomi 18 Pro Bocor, Desain Kamera Lebih Rata dan Bawa Telefoto Periskop 3,2x
Xiaomi 18 Pro kini kembali bocor. HP itu kabarnya membawa desain kamera lebih rata dan layar sekunder baru.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
Foto Xiaomi 18 Pro Bocor, Desain Kamera Lebih Rata dan Bawa Telefoto Periskop 3,2x
Tekno
OpenAI Hentikan GPT-5.5 di ChatGPT dan Codex, Pengguna Cuma Punya Waktu hingga 14 Oktober
OpenAI akan menghentikan GPT-5.5 dari ChatGPT dan Codex. Pengguna bisa melakukan migrasi sebelum 14 Oktober 2026.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
OpenAI Hentikan GPT-5.5 di ChatGPT dan Codex, Pengguna Cuma Punya Waktu hingga 14 Oktober
Fun
Spesifikasi Lengkap Galaxy A18 4G yang Baru Rilis, Intip Kisaran Harganya!
Samsung resmi merilis Galaxy A18 4G berchipset Exynos 1610, layar Super AMOLED, Android 17, dan fitur Galaxy AI. Intip spesifikasi dan harganya di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Spesifikasi Lengkap Galaxy A18 4G yang Baru Rilis, Intip Kisaran Harganya!
Tekno
Harga Redmi NOTE 17 Pro Max 5G Termurah Rp 7,4 Juta, Fitur Canggih Baterai Badak
Redmi Note 17 Pro Max 5G resmi meluncur di Indonesia seharga Rp7,4 juta. Dibekali baterai Titan 10.000 mAh, IP69K, & Snapdragon 6 Gen 5. Cek detailnya!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Harga Redmi NOTE 17 Pro Max 5G Termurah Rp 7,4 Juta, Fitur Canggih Baterai Badak
Tekno
Xiaomi 18 Pro Bawa Layar Belakang Canggih, Bisa Bikin Aplikasi Sendiri?
Xiaomi 18 Pro akan membawa layar belakang canggih. Nantinya, pengguna bisa membuat aplikasi lewat AI.
Soffi Amira - Rabu, 16 September 2026
Xiaomi 18 Pro Bawa Layar Belakang Canggih, Bisa Bikin Aplikasi Sendiri?
Tekno
Samsung Galaxy A08 Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 6.000 mAh dan Helio G99
Samsung Galaxy A08 diam-diam meluncur. HP ini membawa baterai 6.000 mAh dan chipset Helio G99.
Soffi Amira - Rabu, 16 September 2026
Samsung Galaxy A08 Diam-diam Meluncur, Bawa Baterai 6.000 mAh dan Helio G99
Tekno
Siap-Siap Kuras Kantong! Kenaikan Harga Samsung Lebih Mahal dari iPhone Imbas Krisis Cip
Samsung berencana menaikkan harga lini Galaxy S26 imbas lonjakan harga memori yang meroket 300%. Simak detail kenaikan harga HP Samsung di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Siap-Siap Kuras Kantong! Kenaikan Harga Samsung Lebih Mahal dari iPhone Imbas Krisis Cip
Bagikan