Nostalgia Generasi 90-an di 'The 90s Festival'

Rina GarminaRina Garmina - Sabtu, 25 November 2017
Nostalgia Generasi 90-an di 'The 90s Festival'

Pengunjung antre di pintu masuk The 90s Festival. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUSIK merupakan romantika 90-an yang membuat generasi di era tersebut sulit move-on. Bernostalgia dengan musisi-musisi idola era 90-an seolah menjadi candu. Rasanya dua kali bernostalgia di ajang 'The 90s Festival' pada 2015 silam belum cukup.

Untuk mewujudkan kerinduan generasi 90-an kepada musisi-musisi idola, Accelera Entertainment kembali menggelar 'The 90s Festival' pada hari ini, Sabtu (25/11) di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta.

Sebanyak 23 musisi yang berjaya di era 90-an siap menggoyang panggung 'The 90s Festival'. Musisi yang tampil pun bukan cuma dari dalam negeri. Grup musik asing yang melejit lewat lagu 'Kiss Me', Sixpence None The Richer, juga bakal tampil tahun ini.

Era 90-an bisa dibilang generasi emas musik Indonesia. Banyak solois dan grup musik keren yang melahirkan lagu-lagu nge-hits di tahun 90-an. Pada 'The 90s Festival' tahun ini, mereka akan tampil mengobati kerinduan generasi 90-an. Sebut saja Dewa 19, Ari Lasso, KLa Project, Shaden, Bragi, Stinky bersama Andre Taulany, Wayang, Voodoo, D.O.T, Reza Artamevia, Yana Julio, dan The Groove.

Bukan cuma pertunjukan musik, 'The 90s Festival' juga menyuguhkan beragam fasilitas seperti karaoke, permainan era 90-an, serta lounge bagi pengunjung yang ingin istirahat.

Tak heran jika antusiasme penonton begitu tinggi, terutama generasi 90-an. Sejak pintu gerbang dibuka pada pukul 15.00 WIB, antrean panjang pengunjung telah terlihat. Mereka rela berdiri dan mengantre di bawah teriknya matahari demi menikmati para penampilan grup band terkenal di era 90-an serta bernostalgia layaknya berada di tahun 90-an.

Pengunjung yang datang juga terlihat beragam, mulai dari usia 20 hingga 40 tahunan. Mereka tak hanya datang dari Jakarta, tapi juga luar kota. Salah satunya adalah Karina dari Tangerang Selatan. Ia mengaku sangat menantikan acara ini.

"Karena gue generasi 90-an wajib dateng ke acara ini. Di sini pastinya gue bisa nostalgia ke zaman dulu. Beda sama zaman sekarang yang eranya 'kids jaman now'," kata Karina sembari tersenyum.

Selain karina. banyak pula pengunjung lainnya yang berdatangan. Semakin sore, venue acara The 90s Festival terlihat semakin ramai dipadati ribuan pengunjung. (Ryn)

Baca juga artikel Jelang Tampil di The 90s Festival, Reza Artemevia Lakukan Persiapan Khusus.

#The 90s Festival #Festival Musik
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

ShowBiz
DWP 2026 Resmi Digelar di Jakarta 2-4 Oktober, Ismaya Live Rilis After Movie Spektakuler
DWP 2026 digelar 2-4 Oktober di Jakarta. Ismaya Live merilis aftermovie DWP 2025 yang membuat fans bernostalgia.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
DWP 2026 Resmi Digelar di Jakarta 2-4 Oktober, Ismaya Live Rilis After Movie Spektakuler
ShowBiz
Synchronize Fest Kembali 16-19 Oktiber 2026, Ini 7 Penampilan Spesial yang Wajib Ditunggu
Synchronize Fest 2026 digelar 16-18 Oktober di Jakarta. Simak 7 penampilan spesial mulai dari Indra Lesmana, AntiNRML hingga nostalgia girl group.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Synchronize Fest Kembali 16-19 Oktiber 2026, Ini 7 Penampilan Spesial yang Wajib Ditunggu
ShowBiz
Hammersonic 2026 Buka Tiket Terbatas via Undangan, Penggemar Masih Punya Kesempatan!
Hammersonic 2026 membuka tiket terbatas via jalur undangan. Penggemar masih memiliki kesempatan untuk menonton lineup di festival tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Hammersonic 2026 Buka Tiket Terbatas via Undangan, Penggemar Masih Punya Kesempatan!
ShowBiz
Hammersonic 2026 Berubah Jadi Private Concert, Tiket Direfund 100 Persen
Hammersonic Festival 2026 berubah dari festival terbuka menjadi private concert. Promotor juga umumkan refund tiket 100 persen bagi pembeli.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Hammersonic 2026 Berubah Jadi Private Concert, Tiket Direfund 100 Persen
ShowBiz
The Sounds Project Vol. 9 Umumkan Lineup Phase 2, Hadirkan Neck Deep hingga Nusantara Beat
The Sounds Project Vol. 9 sudah mengumumkan lineup phase 2. Neck Deep hingga Nusantara Beat akan meramaikan festival tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 09 April 2026
The Sounds Project Vol. 9 Umumkan Lineup Phase 2, Hadirkan Neck Deep hingga Nusantara Beat
ShowBiz
Java Jazz Festival 2026 Pindah ke NICE PIK 2, Hadirkan Jon Batiste hingga Incognito
Java Jazz Festival 2026 akan digelar di NICE PIK 2 pada 29–31 Mei 2026. Festival menghadirkan Jon Batiste, wave to earth, Incognito hingga Maliq & D'Essentials.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Java Jazz Festival 2026 Pindah ke NICE PIK 2, Hadirkan Jon Batiste hingga Incognito
ShowBiz
LaLaLa Fest 2026 Umumkan Lineup Perdana, The Flaming Lips hingga Kodaline Siap Gebrak Panggung Jakarta!
LaLaLa Fest 2026 telah mengumumkan lineup perdananya. The Flaming Lips hingga Kodaline siap menggebrak panggung Jakarta.
Soffi Amira - Kamis, 26 Februari 2026
LaLaLa Fest 2026 Umumkan Lineup Perdana, The Flaming Lips hingga Kodaline Siap Gebrak Panggung Jakarta!
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Mulai Jual Tiket Early Bird, Bawa Misi Tanam Mangrove
Synchronize Fest resmi membuka penjualan tiket Early Bird 2026. Setiap pembelian disertai donasi untuk penanaman mangrove melalui program Warga Wargi Menanam.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 27 Desember 2025
Synchronize Fest 2026 Mulai Jual Tiket Early Bird, Bawa Misi Tanam Mangrove
ShowBiz
DWP 2025 Siap Digelar di Bali: Hadirkan 67 Penampil dan Ekspansi DWP Bali Music Week
DWP 2025 menghadirkan lineup internasional dan lokal, ekspansi program musik-wellness-olahraga-kuliner, serta pengalaman festival terbesar dalam 16 tahun sejarahnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Desember 2025
DWP 2025 Siap Digelar di Bali: Hadirkan 67 Penampil dan Ekspansi DWP Bali Music Week
ShowBiz
Rock in Solo 2025 Angkat Isu Ekologi, Musik Cadas Jadi Wadah Kritik Ketidakadilan
Festival Rock in Solo 2025 hadir dengan deretan band metal internasional dan lokal. Ajang ini turut menyuarakan kritik ketidakadilan dan isu lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Rock in Solo 2025 Angkat Isu Ekologi, Musik Cadas Jadi Wadah Kritik Ketidakadilan
Bagikan