Normatif Lanjutkan Fase Kehidupan di EP 'Normatif II: Kejar Dunia'
Normatif rilis EP baru. (Foto: dok/Normatif)
MerahPutih.com - Selepas tampil di festival musik Pestapora 2024, duo alternatif kakak beradik Normatif kini merilis EP terbaru bertajuk Normatif II: Kejar Dunia. Duo beranggotakan Adri Fachrisyah dan Ahmad Faisal ini mengisi EP dengan lima lagu dengan dua lagu yang sudah rilis sebelumnya.
Melalui lima lagu tersebut, Normatif bercerita mengenai fase kehidupan mereka selama beberapa bulan terakhir, mulai dari tahun terakhir kuliah sampai menjadi sarjana yang meniti karir sebagai kelas pekerja di korporat.
Baca juga:
Normatif Buatkan Anthem Kaum Pekerja di 'Alarm Berbunyi'
Dalam menceritakan berbagai fase kehidupan pada era transformasi sebagai mahasiswa kemudian menjadi kelas pekerja, Adri Fachrisyah Maulana selaku penulis lirik dari kelima lagu di EP ini konsisten menunjukan keterangan waktu pada kalimat pertama di setiap lagu untuk mempertegas transformasi fase kehidupan.
Baca juga:
KIM dan Marion Jola Tampil Manis di Video Musik 'Magnet'
Fase kehidupan yang dimaksud di antaranya adalah dua tahun sebelum menjadi sarjana pada lagu berjudul Kelas Pekerja, semester terakhir sebelum menjadi sarjana pada lagu berjudul Alarm Berbunyi, hari setelah menjadi sarjana pada lagu berjudul Ijazah Di Lemari Berdebu dan Menyembah Dunia, serta hari ketika menjadi kelas pekerja pada lagu berjudul Di Antara Reruntuh.
“Aku coba menggunakan diksi sehari-hari dengan cukup lugas dan sudut pandang orang pertama yang bertujuan untuk penyampaian pesan yang lebih personal dan bernuansa curhatan buku harian,” ucap Adri dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih.com.
Baca juga:
Ayu Ting Ting Kembali ke Industri Musik Lewat 'Jangan Ya Dek'
Adapun Ijazah Di Lemari Berdebu yang merupakan lagu nomor dua di EP Normatif II: Kejar Dunia merupakan lagu yang dipilih sebagai lagu andalan untuk rilisan kali ini.
Alasan utama pemilihan lagu tersebut dikarenakan pada pertengahan 2024 Adri Fachrisyah Maulana dan Ahmad Faisal Maulana meraih gelar sarjana dan lagu tersebut merupakan lagu yang menggambarkan fase kehidupan mereka di saat ini. (far)
Bagikan
Berita Terkait
Kaneishia Yusuf Ajak Hargai Momen Kehidupan Lewat Lirik Lagu 'Harusnya Dirayakan'
Rumah Tua Rilis Album Debut “Merayakan Hari Akhir”, Merangkai Kisah Kelahiran hingga Perlawanan
Oel Pluto Perkenalkan “Disco Asoy” Lewat Single Terbaru “Jeany”
BoA Cabut dari SM Entertainment, Akhir Karier atau Permulaan Era Baru?
BTS Umumkan Album Terbaru ‘ARIRANG’, akan Dirilis dalam 16 Versi
ARMY Bersiap! Jadwal BTS World Tour Jakarta 2026 dan Bocoran Harga Tiket
Lirik Lagu 'Big Girls Don’t Cry' dari ENHYPEN, Bawa Pesan Emosional soal Perempuan
Jeff Satur Rilis 'Passion Fruit', Lagu tentang Cinta Manis yang Tak Lagi Sama
ENHYPEN Wujudkan Konsep Vampir, Kumpulkan Darah Bersama Palang Merah Korea