NOC dan Tim Medis Selalu Siaga Jaga Kondisi Atlet Indonesia di Olimpiade Paris

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 27 Juli 2024
NOC dan Tim Medis Selalu Siaga Jaga Kondisi Atlet Indonesia di Olimpiade Paris

Kontingan Indonesia mengikuti defile dengan menaiki kapal menyusuri sungai Seine saat pembukaan Olimpiade Paris 2024 di Paris, Prancis, Kamis (26/7/2024). NOC Indonesia/Wahyu Saputro/ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - NOC Indonesia memberitahukan kondisi terkini ihwal kabar kesehatan atlet-atlet Indonesia yang kehujanan mengikuti malam defile Pembukaan Olimpiade Paris pada Jumat, 26 Juli kemarin.

Bendahara Umum NOC, Aang Sunadji membenarkan atlet Indonesia yang ikut dalam pawai menyusuri sungai Seine di upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024 kehujanan. Adapun kondisi para atlet kata Aang, semua masih dalam kondisi fit.

"Atlet kondisinya sudah siap gitu," kata Aang, dalam siaran langsung Instagram bersama Merahputih,com, Sabtu (27/7).

Menurut dia, hujan sudah mengguyur Paris bahkan sejak para atlet-atlet masih di Olympic Village alias kampung atlet. Dia mengaku awalnya sempat khawatir pada kondisi kesehatan atlet Indonesia yang mengikuti rangkaian malam defile akan drop.

Baca juga:

Tampil Eksentrik di Pembukaan Olimpiade, Lady Gaga Dedikasikan untuk Zizi Jeanmaire

Namun, lanjut dia, syukurlah hingga hari ini belum ada menunjukan kondisi tertentu. Meski begitu, Tim NOC selalu berjaga bila ada kondisi tidak terduga terjadi pada atlet Indonesia.

"Jadi kita dan tim dokter sudah standby kalau dibutuhkan apa-apa sudah siap gitu, tapi ternyata atlet kondisinya sudah siap gitu. Tim siap juga, pulang jam 2 pagi, jam 7 pagi kita sudah bangun stand by berangkat lagi kita ke venue," tutur Aang.

Lebih jauh, Aang mengungkapkan cuaca di Paris belakangan sering diguyur hujan. Kendati demikian untuk urusan daya tahan tubuh dia meyakini atlet Indonesia cukup siap sebab telah menjalani masa penyesuaian yang cukup lama di luar negeri.

"Mereka Pelatnas itu banyak di Eropa, sebagai penyesuain musim, cuaca sehingga badannya siap dan ready, mereka jauh lebih sehat dari kita, mereka lebih kuat," tandas petinggi NOC Indonesia itu.

Baca juga:

Aksi Kontingen Indonesia dalam Pembukaan Olimpiade Paris 2024

Dalam Olimpiade Paris kali ini Indonesia mengirimkan 29 atlet untuk bertarung mengharumkan nama Merah Putih. AICE sebagai sponsor utama Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Dukung terus Tim Indonesia yang akan berjuang menjaga Merah Putih di Olimpiade Paris 2024. (Tka)

#Olimpiade #Olimpiade Paris 2024 #NOC Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Bagi kontingen yang harus menjalani persiapan jauh dari rumah, kehadiran perwakilan Indonesia di negara tuan rumah jadi bagian ekosistem pendukung.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Olahraga
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Kontingen Indonesia menghadapi sejumlah kendala operasional di awal Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Todotua Pasaribu menyebut tim dalam “survival mode”.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Olahraga
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
NOC Indonesia menyiapkan Tabitha Sumendap dan Sophia Hage sebagai Safeguarding Officer untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan atlet di Asian Games 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
Olahraga
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia resmi dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Olahraga
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Aice kini kembali memberikan dukungan bagi 432 atlet Indonesia dari 35 cabang olahraga yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, pada 19 September hingga 4 Oktober.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Olahraga
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Erupsi Gunung Krakatau berdampak pada keberangkatan Kontingen Tim Indonesia ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Indonesia
CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026
Perhatian terhadap persoalan nonteknis diperlukan agar atlet dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada pertandingan.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026
Olahraga
NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya
Asian Games Aichi Nagoya mempertandingkan 469 nomor medali dari 43 cabang olahraga dan 71 disiplin, berkurang 12 nomor dibandingkan Asian Games Hangzhou 2022
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya
Olahraga
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Pembinaan atlet saat ini harus mempersiapkan kehidupan mereka, baik ketika masih aktif bertanding maupun setelah pensiun dari dunia olahraga.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Bagikan