Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

NOAH Rilis Video Musik 'Kota Mati' dengan Teknologi Deep Fake

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 30 Agustus 2022
NOAH Rilis Video Musik 'Kota Mati' dengan Teknologi Deep Fake

Noah rilis video musik Kota Mati (Foto: dok. musica studios)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NOAH telah merilis album bertajuk Second Change yang terdiri dari beberapa lagu lama dari album Taman Langit, Bintang di Surga, dan Hari Yang Cerah.

Sejumlah lagu dan video musik yang dirilis NOAH, berhasil masuk dalam jajaran trending di berbagai platform streaming musik dan YouTube. Lagu-lagu itu termasuk Yang Terdalam, Bintang Disurga, Menghapus Jejakmu, dan Di Atas Normal.

Setelah sukses dengan lagu-lagu tersebut, band yang digawangi oleh Ariel, Lukman, dan David kembali melanjutkan perjalanannya. Kali ini, mereka merilis sebuah musik video terbaru bertajuk Kota Mati.

Baca juga:

Jelang Festival Ultra Japan 2022, AmPm Hadirkan Single 'Amsterdam Maybe'

NOAH merilis musik video lagu 'Kota Mati'. (Foto: Instagram/@noah_site)

Lagu Kota Mati terdapat dalam album Hari Yang Cerah (2007), saat Ariel cs masih membawa nama Peterpan. Kemudian lagu tersebut direkam kembali oleh NOAH pada Januari 2022.

Video musik yang dihadirkan NOAH untuk lagu ini mengusung konsep prekuel, bagian akhir dari video Kota Mati merupakan bagian pertama dari video musik Tak Ada Yang Abadi (2008).

Alur cerita video musik ini diawali oleh Ladya Cheryl, seorang gadis yang merupakan fans berat Ariel NOAH. Ia memiliki dunia imajiner yakni sebuah kota kosong, di mana di dunia itu hanya ada dirinya dan Ariel.

Cheryl selalu menonton konser paling depan, dan dia merasa seperti memiliki ikatan batin dengan Ariel. Sepanjang konser, dia merasa Ariel terus menatapnya, tapi dia kecewa ketika menghadapi dunia Nyata.

Di dunia nyata, rupanya Ariel yang asli tak mengenalinya, Cheryl lantas kecewa. Kecewaan tersebut memicunya untuk kembali masuk ke dunia imajiner. Kemudian, Ariel imajiner membisikan sesuatu padanya. Cheryl harus menyingkirkan semua manusia nyata, termasuk Ariel yang asli, agar dia bisa bahagia selamanya dengan Ariel imajiner.

Upie Guava selaku director dari musik video menjelaskan, bahwa teknologi yang dipakai cukup beragam. Dari mulai deep fake, mesh tracking, hingga XR virtual production. Upie membutuhkan sejumlah teknologi itu untuk menimbulkan kesan seperti di era video musik Tak Ada Yang Abadi.

Teknologi deep fake digunakan agar wajah Ariel dapat kembali seperti di era Peterpan. Sementara untuk Cheryl yang berdomisili di Amerika Serikat, Upie mencoba menggunakan tubuh aktor lain dan merubah wajah ekspresi dari Lady Cheryl. Pengambilan wajah Cheryl memakai perangkat virtual, kemudian ditempel dengan teknologi mesh tracking.

Baca juga:

Kolaborasi Bilboysan dan Pretty Rico Hadirkan Single 'Woah'

Upie menjelaskan, bahwa selalu ada pengalaman baru saat dia menggarap sebuah video musik dari NOAH. Mereka mempercayakan pada Upie, untuk bisa explore segala sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Perilisan video musik Kota Mati merupakan salah satu dari rangkaian menuju konser 'NOAH DekadeXperience', sebuah show spektakuler perjalanan 10 tahun NOAH dalam berkarya. Konser tersebut rencananya akan digelar pada Sabtu 17 September 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Video musik Kota Mati dari NOAH saat ini sudah dapat disaksikan di YouTube NOAH Official. Sementara lagunya sudah bisa didengarkan di seluruh platform musik digital. (Ryn)

Baca juga:

Agnimaya akan Tampil di We The Fest 2022

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia #NOAH #Ariel Noah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan