Merahputih.com - Rumput hijau Anfield merindukan selebrasi ikonik sang Raja Mesir saat jaring gawang lawan berhenti bergetar lewat sentuhan magisnya.
Sembilan tahun berseragam Liverpool, Mohamed Salah menyandang status legenda hidup berkat koleksi dua trofi Premier League serta satu piala Liga Champions.
Namun, kilau sang bintang meredup sejenak usai melewati sembilan laga Premier League tanpa satu pun torehan gol.
Baca juga:
Beban Berat Standar Dewa
Kelesuan performa mesin gol utama Liverpool tersebut memicu keraguan publik terkait konsistensi setiap musim.
Arne Slot menilai situasi sulit Mo Salah merupakan fenomena wajar bagi pemain kelas dunia. Menurutnya, kegelisahan pendukung muncul akibat standar tinggi buatan sang pemain dalam urusan membobol gawang lawan.
"Kita sudah terbiasa melihat Mo mencetak banyak gol. Saat ini mungkin itulah perbedaan terbesar dalam performa serta waktu bermainnya," papar Slot dikutip Liverpool Echo.
Pelatih asal Belanda menambahkan, kejadian serupa pernah menimpa sang pemain pada masa lalu. Keyakinan kuat tetap ada bahwa keran gol akan kembali terbuka lebar.
"Saya tahu pada akhirnya dia selalu mulai mencetak gol lagi," tegas Slot.
Pujian Berbalut Kritik
Sorotan tajam media saat ini justru dianggap sebagai bentuk apresiasi terselubung bagi pencapaian Mo Salah selama ini. Publik seolah lupa kontribusi terakhir sang pemain saat menghadapi Brighton lewat satu asis serta satu gol krusial.
Baca juga:
"Dia menetapkan standarnya sendiri, standar itu sangat tinggi. Saat tidak mencetak gol selama beberapa pertandingan, orang-orang langsung terkejut. Itu merupakan pujian terbesar bagi dia," tambah Slot.
Perubahan data statistik sembilan pertandingan tanpa gol dianggap sebagai bagian dari dinamika sepak bola level tertinggi. Slot yakin bahwa sang legenda akan segera mengakhiri tren negatif tersebut demi menjaga asa juara Liverpool.