MerahPutih.com – Hujan deras yang mengguyur New York, Amerika Serikat, memicu banjir bandang di sejumlah wilayah pada Sabtu (19/7). Bencana ini membuat aktivitas transportasi terganggu, lalu lintas macet panjang, hingga ratusan penerbangan mengalami penundaan.
Badan Layanan Cuaca Nasional (National Weather Service/NWS) melaporkan curah hujan mencapai 2 hingga 4 inci, dengan intensitas hujan sempat menyentuh 1 inci per jam. Hujan paling lebat terjadi di Lower Manhattan, Brooklyn bagian barat, dan sebagian wilayah Queens.
Akibat cuaca ekstrem tersebut, pemerintah mengeluarkan peringatan banjir untuk lima wilayah New York City, bagian selatan Westchester County, hingga timur laut New Jersey yang berlaku hingga Minggu dini hari.
Banjir tersebut berpotensi signifikan di beberapa daerah, yang dapat menyebabkan gangguan transportasi, banjir di ruang bawah tanah, dan operasi penyelamatan di air,
kata Badan Layanan Cuaca Nasional di New York, dikutip dari CNN, Minggu (20/7).
Baca juga:
Tom Cruise Dipastikan Tampil Jelang Final Piala Dunia 2026, Jadi Bintang Upacara Penutupan
Dampak banjir langsung terasa pada sistem transportasi publik. Sejumlah jalur kereta bawah tanah terganggu setelah air masuk ke beberapa stasiun.
Video yang beredar di instagram @hidden.ny, di sejumlah ruas jalan, genangan air mencapai ketinggian yang bervariasi, mulai dari setinggi lutut hingga hampir mencapai pinggang orang dewasa.
Kondisi tersebut membuat banyak kendaraan tidak dapat melintas. Pengemudi memilih menghentikan kendaraan karena khawatir mobil mogok jika nekat menerobos banjir.
Tak cuma itu, antrean kendaraan mengular di berbagai ruas jalan New York. Kemacetan panjang pun tak terhindarkan karena banyak pengendara memilih menunggu air surut.
Sementara di beberapa underpass, sejumlah mobil tampak terjebak setelah memaksa menerobos genangan air yang cukup dalam. Beberapa kendaraan bahkan terlihat terendam hingga tidak dapat bergerak.
Dalam unggahan yang sama, seorang warga terlihat sibuk menguras air yang menggenangi bagian dalam mobilnya setelah kendaraan tersebut sempat terendam banjir.
Sementara itu ada juga video viral memperlihatkan air mengalir deras melalui tangga masuk Stasiun Canal Street. Bahkan, air juga menerobos langit-langit stasiun hingga menyerupai air terjun yang mengalir ke area peron.
Selain melumpuhkan lalu lintas darat dan transportasi publik, cuaca buruk juga berdampak pada sektor penerbangan. Ratusan jadwal penerbangan dilaporkan mengalami penundaan di tengah tingginya mobilitas warga menjelang laga final Piala Dunia.
Hingga kini, otoritas setempat masih mengimbau masyarakat untuk menghindari wilayah yang tergenang banjir dan tidak memaksakan diri melintasi jalan yang terendam air demi keselamatan. (Tka)

