Netflix Kehilangan Hampir 1 Juta Pelanggan di Kuartal Kedua

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 21 Juli 2022
Netflix Kehilangan Hampir 1 Juta Pelanggan di Kuartal Kedua

Hal tersebut tercantum dalam laporan pendapatan kuartal kedua 2022. (Foto: Unsplash/Thibault Penin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NETFLIX melaporkan bahwa mereka kehilangan 970 ribu pelanggan selama tiga bulan pada periode April-Juni 2022 yang mencakup peluncuran bagian pertama Stranger Things musim keempat. Hal tersebut tercantum dalam laporan pendapatan kuartal kedua 2022 pada Selasa (19/7).

Meskipun itu menjadi sebuah angka yang besar untuk platform streaming berlangganan, jumlah tersebut jauh lebih kecil daripada perkiraan kerugian Netflix pada April. Mengutip laman Variety, Rabu (20/7), Netflix memproyeksikan kerugian bersih dua juta pelanggan streaming untuk kuartal kedua, yang mencakup 1 April-30 Juni, menyusul penurunan mengejutkan sebesar 200 ribu di kuartal 1.

Netflix mengungkapkan dalam surat Q2 kepada pemegang saham bahwa saat ini mereka memiliki 220,67 juta pelanggan secara global dan mengharapkan keuntungan kembali pada Q3. Mereka memproyeksikan penambahan satu juta pelanggan mulai 1 Juli-30 September. Rinciannya, Netflix kehilangan 1,3 juta pelanggan di AS dan Kanada, 770 ribu di Eropa dan Asia Barat, tetapi tumbuh sekira satu juta pelanggan di kawasan Asia Pasifik.

Baca juga:

Netflix Hadirkan Film Dokumenter Kisah Pembunuhan Paling Terkenal di Kanada

Netflix Kehilangan Hampir 1 Juta Pelanggan di Kuartal Kedua
Microsoft diharapkan bergabung dalam kemitraan ini untuk memperkuat penjualan iklan Netflix. (Foto: Unsplash/Glenn Carstens-Peters)


Dalam hal kinerja keuangan untuk Q2, Wall Street memperkirakan laba per saham (EPS) USD 2,96 (sekira Rp 44,3 ribu) untuk kuartal kedua. Netflix juga melaporkan EPS terdilusi (berkurangnya jumlah saham yang dimiliki pemegang saham) sebesar USD 3,20 (sekira Rp 47,9 ribu) pada pendapatan USD 7,97 miliar (sekira Rp 119 triliun). Menurut perusahaan, pendapatan akan meningkat 13 persen tanpa dampak valuta asing.

Selama presentasi pendapatan Q1 pada April lalu, Netflix mengatakan bahwa mereka fokus untuk menindak pelanggaran berbagi kata sandi dan mengeksplorasi opsi yang didukung iklan lebih murah. Sejak saat itulah mereka menggandeng Microsoft sebagai mitra dalam membangun inovasi yang didukung iklan.

Mereka akan menghadirkan paket berlangganan jauh lebih murah dibandingkan paket berlangganan premium tanpa iklan yang saat ini ditawarkan. Mengutip laman Reuters, Kamis (14/7), Netflix mengungkapkan rencana menghadirkan paket berlangganan yang lebih terjangkau sejak April 2022. Kerja sama ini pun membuat saham Netflix naik dua persen menjadi USD 178,06 (sekira Rp 2,6 juta).

Baca juga:

5 Film Netflix Originals dengan Biaya Produksi Termahal

Netflix Kehilangan Hampir 1 Juta Pelanggan di Kuartal Kedua
Ada berbagai macam tayangan di Netflix. (Foto: Unsplash/Alin Surdu)

"Ini masih sangat awal dan kami memiliki banyak hal yang harus diselesaikan. Tapi tujuan jangka panjang kami jelas. Lebih banyak pilihan bagi konsumen dan pengalaman merek TV premium yang lebih baik daripada linier bagi pengiklan," kata Chief Operating Officer Netflix, Greg Peters, dalam sebuah unggahan di blog.

Microsoft diharapkan bergabung dalam kemitraan ini untuk memperkuat penjualan iklan Netflix. Raksasa perangkat lunak itu menghasilkan USD 10 miliar (sekira Rp 150 triliun) dari pendapatan iklan tahun lalu. Mereka menjual iklan di berbagai layanan seperti di mesin pencari Bing dan jejaring sosial yang berfokus pada bisnis, LinkedIn. (and)

Baca juga:

Netflix Dapatkan Hak Tayang Film 'The Ice Road' yang Dibintangi Liam Neeson

#Film #Netflix #Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Daftar Film Baru yang Tayang di Netflix, HBO Max, Disney+, dan Prime Video Oktober-November 2026
Simak daftar dan jadwal film yang tayang di Netflix, HBO Max, Disney+, Prime Video, Apple TV, dan Peacock sepanjang Oktober-November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 21 menit lalu
Daftar Film Baru yang Tayang di Netflix, HBO Max, Disney+, dan Prime Video Oktober-November 2026
ShowBiz
Neve Campbell Kembali, Ngajak Teriak di 'Scream 8'
Ia akan kembali memerankan karakter ikonis Sidney Prescott dalam film kedelapan waralaba slasher meta-horor legendaris, Scream 8.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Neve Campbell Kembali, Ngajak Teriak di 'Scream 8'
ShowBiz
Petunjuk Kemunculan Spider-Man di 'Avengers: Doomsday' Mulai Terungkap, Bertemu Doctor Doom?
Spider-Man dikabarkan bakal muncul di Avengers: Doomsday. Lalu, apakah informasi tersebut benar? Begini petunjuknya.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
Petunjuk Kemunculan Spider-Man di 'Avengers: Doomsday' Mulai Terungkap, Bertemu Doctor Doom?
ShowBiz
Jakarta World Cinema Siap Hidupkan kembali Kompetisi Film Feature Pertama Tahun Depan
Tim penyelenggara berambisi mendatangkan deretan anggota juri internasional yang memiliki rekam jejak serta filmografi kuat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Jakarta World Cinema Siap Hidupkan kembali Kompetisi Film Feature Pertama Tahun Depan
Indonesia
Lapor ke Presiden Prabowo, Menko Airlangga Klaim Fundamental Ekonomi RI masih Kuat
Hal itu tecermin dari ekspansi sektor manufaktur, surplus neraca perdagangan, serta pertumbuhan ekspor nasional.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Lapor ke Presiden Prabowo, Menko Airlangga Klaim Fundamental Ekonomi RI masih Kuat
ShowBiz
Berbeda dengan Versi Disney, 'The Hunchback, Soul of Paris' Angkat Kisah Gelap Quasimodo
'The Hunchback, Soul of Paris' hadir dengan kisah Quasimodo di tengah wabah kolera, perburuan polisi, eksperimen medis, dan Revolusi Juli 1830.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Berbeda dengan Versi Disney, 'The Hunchback, Soul of Paris' Angkat Kisah Gelap Quasimodo
ShowBiz
'Resident Evil' Masuk 3 Besar Film Horor Terlaris, Kalahkan Rekor Film Sebelumnya
Resident Evil kini masuk tiga besar film horor terlaris di dunia. Pendapatannya mencapai 500 juta dolar AS atau Rp 7,2 triliun.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
'Resident Evil' Masuk 3 Besar Film Horor Terlaris, Kalahkan Rekor Film Sebelumnya
Indonesia
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Papua Selatan
Besaran inflasi yang tercatat yakni 0,22 persen.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi, Tertinggi di Papua Selatan
Indonesia
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
Selama periode setahun, kondisi inflasi tertinggi justru tertinggi berlangsung pada Februari 2026, yakni mencapai 4,76 persen.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Inflasi Tahunan Indonesia 3,23, Tertinggi Disumbang Komponen Bahan Pokok dari Beras Sampai Cabai Merah
ShowBiz
Netflix Rilis Trailer 'Serangan Balik', Lukman Sardi Adu Aksi di 12 November
Dalam proyek orisinal Netflix kali ini, Lukman dipercaya menjadi tokoh utamanya, Eyang Hari.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Netflix Rilis Trailer 'Serangan Balik', Lukman Sardi Adu Aksi di 12 November
Bagikan