Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Nenek Berusia 102 Tahun di Inggris Lakukan Aksi Terjun Payung

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 27 Agustus 2024
Nenek Berusia 102 Tahun di Inggris Lakukan Aksi Terjun Payung

Manette Baillie jadi penerjun payung tertua di dunia. Foto: UK Parachuting & Goldstein

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang veteran Perang Dunia II kini menjadi penerjun payung tertua di Inggris, setelah merayakan ulang tahunnya yang ke 102. Ia merayakannya dengan cara berbeda, yaitu melakukan aksi terjun payung.

Pensiunan bernama Manette Baillie itu, melompat keluar dari pesawat di ketinggian 7.000 kaki di atas Lapangan Udara Beccles di Suffolk, Rabu (21/8) lalu.

Manette mengatakan, ia bukan orang yang gugup dan merasa cukup tenang menjelang aksinya. Tak sendiri, ia melakukan terjun payung bersama seorang instruktur.

Namun, dia mengatakan kepada MailOnline: "Ketika Anda menunggu pintu terbuka dan hembusan udara dingin menerpa Anda, dengan kaki Anda menjuntai di luar, saya berpikir “apakah saya sudah bertindak terlalu jauh?”

Baca juga:

Juan Antonio Jimenez Cobo, Atlet Tertua Berusia 65 Tahun di Olimpiade Paris 2024

Manette Baillie saat melakukan aksi terjun payung
Manette Baillie saat melakukan aksi terjun payung. Foto: UK Parachuting & Goldstein

"Dan Anda terjatuh dengan kecepatan yang begitu cepat dan Anda berputar. Saya harus berhati-hati saat mendarat untuk memastikan saya tidak mendarat dengan kaki saya sendiri," tambahnya.

Meski begitu, Manette ingin melakukannya lagi, karena ia sendiri sudah tidak asing dengan olahraga adrenalin. Saat merayakan ulang tahun ke-100, Manette berlari mengitari lintasan Silverstone dengan Ferarri melalui kecepatan mengesankan, yaitu 130 mil per jam.

Ia juga menyebutkan, tidak melakukan apa pun untuk merayakan ulang tahun ke-101. Ketika menginjak usia ke-102, orang-orang mendorongnya untuk melakukan sesuatu.

Sebelumnya, ayah Manette juga melakukan terjun payung ketika berusia 83 tahun. Saat itu, Manette berpikir: "Jika dia bisa melakukannya di usia 83 tahun, mengapa saya tidak bisa melakukannya di usia 102 tahun?".

Baca juga:

Berlian Terbesar Kedua di Dunia Ditemukan, Beratnya 2.492 Karat

Callum Kennedy dari UK Parachuting, yang merupakan rekan tandemnya dalam terjun payung, mengatakan: "Manette sedingin mentimun, sepanjang lompatan. Sebenarnya, dia sangat keren, aku mulai merasa gugup." (sof)

#Terjun Payung #Nenek #Olahraga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari berita nasional, sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Desak Made Rita mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam ajang bergengsi tersebut. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga
Desak Made Rita Bersinar, Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang 4 Medali Kejuaraan Dunia
Tim panjat tebing Indonesia meraih satu emas, satu perak, dan dua perunggu di World Climbing Series Krakow 2026. Desak Made Rita Kusuma Dewi tampil sebagai bintang dengan tiga medali.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Desak Made Rita Bersinar, Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang 4 Medali Kejuaraan Dunia
Olahraga
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Ia mengakui kata-kata maafnya tidak akan mampu menggambarkan besarnya kekecewaan dan kepedihan yang dirasakan para pendukung timnas Korea.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Pulang ke Korea, Son Heung-min Minta Maaf atas Hasil Buruk di Piala Dunia
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Olahraga
Liverpool Resmi Buka Toko Ketiga di Bali, Hadir Lebih Dekat dengan Fans Indonesia
Liverpool resmi membuka toko ketiganya di Bali. Kehadirannya melengkapi dua toko resmi Liverpool di Jakarta dan Surabaya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Liverpool Resmi Buka Toko Ketiga di Bali, Hadir Lebih Dekat dengan Fans Indonesia
Olahraga
Jadwal dan Link Live Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Senin (15/6)
Tiga di antara lima laga itu melibatkan tim-tim besar yakni Jerman, Belanda, dan Spanyol.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Jadwal dan Link Live Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Senin (15/6)
Olahraga
Piala Dunia 2026, Dua Hasil Imbang untuk Qatar vs Swiss dan Maroko Kontra Brasil
pertandingan Brasil melawan tim yang tampil mengejutkan di Piala Dunia 2022, Maroko, berlangsung di New York New Jersey Stadium.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026, Dua Hasil Imbang untuk Qatar vs Swiss dan Maroko Kontra Brasil
Fun
Unik! Saykoji, Mandela, Sifen, hingga Jojo Lari Sambil Live DJ di Sunpride Fun Run 10K
Saykoji, Mandela, hingga Jojo lari sambil live DJ di Sunpride Fun Run 10K. Acara ini digelar di CFD Sudirman pada Minggu (7/6).
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Unik! Saykoji, Mandela, Sifen, hingga Jojo Lari Sambil Live DJ di Sunpride Fun Run 10K
Olahraga
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
NOC Indonesia menegaskan pentingnya independensi organisasi olahraga untuk menciptakan prestasi berkelanjutan menuju Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
Bagikan