K-Pop

Nempel di Kepala, ‘APT' Milik Rose dan Bruno Mars Jadi Lagu Terlarang untuk Calon Peserta Ujian

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 20 November 2024
  Nempel di Kepala, ‘APT' Milik Rose dan Bruno Mars Jadi Lagu Terlarang untuk Calon Peserta Ujian

Lagu APT Rose BLACKPINK feat Bruno Mars. Foto Youtube Rose

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEKALI dengar, lagu APT pasti menempel di kepala. Lirik dan melodi repetitifnya begitu adiktif. Begitu kamu mendengarnya, lagu itu akan terjebak di kepalamu, membuat sulit untuk fokus pada belajar atau ujian. Itulah yang bikin lagu ini resmi masuk daftar lagu yang dilarang untuk calon peserta ujian masuk perguruan tinggi.

Dalam sebuah forum persiapan ujian, beberapa siswa mengunggah cerita perjuangan psikologis yang ditimbulkan lagu tersebut. “Lagu itu tidak mau keluar dari kepalaku,” kata salah seorang siswa, seperti dilansir Allkpop.

Pelajar lain mengungkap bagaimana lirik ‘APT, APT’ terngiang ke kepalanya selama berjam-jam. “Akibatnya, aku enggak bisa menyelesaikan soal latihan sama sekali,” katanya.

Beberapa lainnya mengaku berusaha keras menghindari lagu itu, tapi berakhir mendengarkan lagu itu diputar di toko kelontong.

Ungkapan frustrasi para calon peserta ujian itu telah menjadi bukti kuat bahwa lagu APT sudah resmi menjadi lagu yang harus dihindari para peserta ujian. Istilah 'lagu larangan ujian masuk perguruan tinggi' merujuk pada lagu-lagu dengan melodi dan lirik yang sangat adiktif yang berulang tanpa henti di pikiran. Lagu jenis ini mengganggu konsentrasi.

Baca juga:

Pemerintah Malaysia Sebut Lagu Rose dan Bruno Mars ‘APT’ Pengaruh Buruk



Lagu Ring Ding Dong dari SHINee ialah contoh klasik jenis lagu ini. Liriknya repetitif ‘Ring ding dong, ring ding dong, ring diggity ding ding ding'. Lagu larangan lainnya termasuk U R Man dari SS501, Dumb Dumb dari Red Velvet, Supernova dari Aespa, Bamyanggang dari BIBI, dan Nemo Nemo dari Choi Yena. Lagu anak-anak seperti Baby Shark dan jingle iklan juga masuk daftar lagu terlarang ini.

Dari perspektif psikologis, fenomena ini disebut 'efek earworm’. Efek ini terjadi saat sebuah lagu atau melodi terulang secara tidak sadar di pikiran. Menurut sebuah studi oleh Profesor James Kellaris dari Universitas Cincinnati, sebanyak 98 persen orang di seluruh dunia mengalami earworm. Profesor Lee Dong-kyu Lee dari Universitas Yonsei menjelaskan lagu-lagu dengan tempo cepat cenderung lebih adiktif daripada yang lambat. Melodi yang akrab dengan lirik sederhana lebih cenderung melekat daripada lagu instrumental.

Earworms sering terjadi saat stres. Hal itu disebabkan otak mencoba untuk merilekskan dirinya sendiri. “Ketika menghadapi tugas-tugas yang menantang, tingkat ketegangan kamu meningkat, dan sumber daya kognitifmu tidak sepenuhnya digunakan, menciptakan ruang bagi lagu-lagu seperti itu untuk berulang di kepalamu,” kata Dong-kyu.



Untuk mengatasi earworm, ia menyarankan mengunyah permen karet. Sebuah studi oleh Universitas Reading membagi peserta menjadi tiga kelompok: satu kelompok tetap diam, kelompok lain mengetuk-ngetukkan jari mereka di meja, dan kelompok ketiga mengunyah permen karet. Kelompok yang mengunyah permen karet mengalami lebih sedikit earworm secara signifikan.

Efek earworm baru-baru ini juga dibahas The New York Times. Dr Ira Hyman, seorang psikolog di Universitas Washington, menjelaskan earworm lebih mungkin muncul saat terlibat dalam tugas-tugas kompleks yang tidak sepenuhnya mengisi otakmu. “Akibatnya, itu memberi ruang bagi melodi untuk muncul.”

Strategi lain untuk mengatasi earworm termasuk meditasi ringan dan peregangan untuk menenangkan kecemasan. Profesor Lim Myung-ho dari Universitas Dankook menyarankan mendengarkan musik klasik yang menenangkan atau melakukan meditasi ringan, latihan pernapasan, dan peregangan untuk membantu mengurangi kecemasan. “Menemukan rutinitas pribadi yang efektif selama ujian percobaan juga bisa bermanfaat,” imbuhnya.

Jadi ada baiknya para peserta ujian pikir-pikir lagi sebelum menekan tombol putar untuk musik yang menemani selama sesi belajar.(dwi)

Baca juga:

‘Power’ Milik G-DRAGON Kalahkan ‘APT.’ Rose, hanya dalam Sejam setelah Rilis

#Musik #K-Pop #Rose BLACKPINK #Bruno Mars
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik dan Makna 'Indonesia Bisa', Lagu Hip-Hop Patriotik dari Siantar Rap Foundation
Lagu ini mengajak masyarakat Indonesia untuk tetap percaya pada kemampuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan.
Dwi Astarini - Minggu, 09 Agustus 2026
Lirik dan Makna 'Indonesia Bisa', Lagu Hip-Hop Patriotik dari Siantar Rap Foundation
ShowBiz
Dari Dunia Akting ke Musik, Arsyall Azizan Rilis Lagu Debut 'Pelan Aja'
Sebelum terjun ke dunia musik, Arsyall lebih dulu mengawali perjalanan kariernya di industri seni peran sejak 2024 hingga saat ini.
Dwi Astarini - Minggu, 09 Agustus 2026
Dari Dunia Akting ke Musik, Arsyall Azizan Rilis Lagu Debut 'Pelan Aja'
ShowBiz
KOREA SPOTLIGHT INDONESIA Siap Perkenalkan Warna Baru Musik 'Negeri Ginseng' di Jakarta
Ketertarikan masyarakat tidak lagi terbatas pada K-pop, tetapi juga meluas ke berbagai genre lain seperti indie, R&B, alternative, electronica, hingga pop-rock.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
KOREA SPOTLIGHT INDONESIA Siap Perkenalkan Warna Baru Musik 'Negeri Ginseng' di Jakarta
ShowBiz
Cheshire Rilis EP Debut 'Singles', Rekam Perjalanan Emosional Setelah Sebuah Hubungan Berakhir
Cheshire merilis EP debut 'Singles' berisi 'Drawing Words' dan 'Open Arms', yang merekam perjalanan emosional setelah sebuah hubungan berakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Cheshire Rilis EP Debut 'Singles', Rekam Perjalanan Emosional Setelah Sebuah Hubungan Berakhir
ShowBiz
Ghea Indrawari Rilis Album 'Rasi Bintang', Bawa Pendengar Menyelami Beragam Wajah Cinta
Ghea Indrawari merilis album kedua Rasi Bintang yang berisi sembilan lagu tentang cinta, kehilangan, perpisahan, dan perjalanan emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Ghea Indrawari Rilis Album 'Rasi Bintang', Bawa Pendengar Menyelami Beragam Wajah Cinta
ShowBiz
Polka Wars Kembali Setelah Empat Tahun, Rilis Single Baru 'Terbentur'
Polka Wars kembali setelah empat tahun melalui single 'Terbentur'. Lagu ini terinspirasi dari pengalaman personal para personel melewati berbagai fase sulit.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Polka Wars Kembali Setelah Empat Tahun, Rilis Single Baru 'Terbentur'
ShowBiz
Madame Whimpsy Gandeng King Masmus Rilis 'Durian', Lagu tentang Budaya Lokal dan Perspektif Hidup
'Durian' mengangkat berbagai isu, mulai dari kampanye tentang kekayaan pangan lokal, identitas budaya, hingga pandangan manusia dalam menyikapi perbedaan.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Madame Whimpsy Gandeng King Masmus Rilis 'Durian', Lagu tentang Budaya Lokal dan Perspektif Hidup
ShowBiz
Arti dan Makna 'Dayakng Janjiola', Lagu Daerah tentang Rindu dan Cinta yang Tak Terlupakan
Lagu 'Dayakng Janjiola' mengisahkan kerinduan seseorang setelah berpisah dengan orang tercinta. Simak makna dan cerita di balik lagu daerah ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Arti dan Makna 'Dayakng Janjiola', Lagu Daerah tentang Rindu dan Cinta yang Tak Terlupakan
ShowBiz
Twilite Orchestra Bawa Lagu The Beatles dan Queen, Hadirkan Ello dan Sandhy Sondoro
Twilite Orchestra akan menggelar konser The Beatles dan Queen pada 1 November 2026 di Tennis Indoor Senayan dengan Ello dan Sandhy Sondoro.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Twilite Orchestra Bawa Lagu The Beatles dan Queen, Hadirkan Ello dan Sandhy Sondoro
ShowBiz
Patras Tutup Tur Album Debut Cha Cha Boo! Lewat Showcase 'Live at the Dungeon'
Patras akan menutup tur album debut Cha Cha Boo! lewat showcase "Live at the Dungeon" pada 9 Agustus 2026 di Dungeon Pool Lounge, Kemang, Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Patras Tutup Tur Album Debut Cha Cha Boo! Lewat Showcase 'Live at the Dungeon'
Bagikan