Olimpiade Paris 2024

Negara yang Dilarang Tampil di Olimpiade Paris 2024

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 01 Agustus 2024
Negara yang Dilarang Tampil di Olimpiade Paris 2024

Negara yang dilarang tampil di Olimpiade Paris 2024. Foto: Olympics

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Olimpiade merupakan momen langka saat dunia terasa damai dan bersatu. Namun, ketegangan global yang lebih luas sering kali tercermin pada siapa yang dilarang atau siapa yang memboikot Olimpiade.

Bahkan, ada negara yang dilarang tampil di Olimpiade Paris 2024 akibat ketegangan tersebut. Lalu, apa saja negara yang tidak berlaga di Olimpiade Paris 2024?

Baca juga:

Atlet Korea Utara-Korea Selatan Selfie di Podium Olimpiade Paris 2024

Negara yang Tidak Ikut ke Olimpiade Paris 2024

2 negara dilarang tampil di Olimpiade Paris 2024
2 negara dilarang tampil di Olimpiade Paris 2024. Foto: Olympic/Getty Images

1. Rusia

Rusia dilarang berpartisipasi dalam Olimpiade Paris 2024 oleh Komite Olimpiade Internasional, karena perang yang sedang berlangsung di Ukraina.

Awalnya, IOC memberikan sanksi kepada Rusia pada 2022, karena mereka mengatakan, invasi Rusia ke Ukraina adalah “pelanggaran terang-terangan” terhadap Gencatan Senjata Olimpiade.

Gencatan Senjata Olimpiade adalah perjanjian yang harus disetujui oleh negara-negara peserta Olimpiade. Selama tujuh hari sebelum Olimpiade dan setelah Olimpiade, negara-negara peserta harus berkomitmen terhadap perdamaian yang damai.

Lalu, gencatan senjata hanyalah salah satu cara agar para atlet dan penonton tetap aman. Sebab, Olimpiade Paris 2024 memiliki keamanan yang sangat tinggi.

Invasi Rusia ke Ukraina terjadi antara Olimpiade Musim Dingin Beijing dan Paralimpiade pada 2022. Rusia dilarang berpartisipasi dalam Olimpiade Paris pada 2023, karena melanggar integritas wilayah Komite Olimpiade Nasional Ukraina.

Baca juga:

Ini Alasan Kamar Atlet Olimpiade Paris 2024 Tak Pakai AC

2. Belarusia

Belarusia juga dilarang mengikuti Olimpiade Paris 2024. Negara yang bertetangga dengan Ukraina dan Rusia ini dilarang tampil, karena mendukung Rusia melalui invasinya ke Ukraina.

Negara ini telah menghadapi sanksi dari Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Kanada, dan Uni Eropa atas dukungannya terhadap Rusia.

Selain itu, atlet dari negara yang dilarang masih boleh bertanding. Namun, mereka tidak dapat bertanding sebagai wakil negaranya.

Pada Olimpiade Paris 2024, mereka harus bertanding sebagai “AINs” (Atlet Netral Perorangan). Kompetitor Rusia dan Belarusia tidak boleh menunjukkan dukungan terhadap perang di Ukraina untuk berkompetisi di pertandingan tersebut.

Olahraga Olimpiade terbesar, Atletik, telah memilih untuk melarang atlet Rusia dan Belarusia. Pada 2023, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengatakan, bahwa partisipasi Rusia dalam Olimpiade akan menunjukkan "teror dapat diterima".

Hanya 15 atlet Rusia dan 17 atlet dari Belarusia yang akan berpartisipasi. Lalu, banyak atlet Rusia memilih untuk tidak ambil bagian dalam Olimpiade tersebut. (sof)

#Olahraga #Olimpiade Paris 2024 #Atlet
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Olahraga
Pakai Jersey Banten Warriors, Gelandang Timnas Indonesia Ivar Jenner Siap Bawa Energi Baru untuk Dewa United
Pemain berusia 22 tahun itu bergabung dari klub Belanda, FC Utrecht, dan diproyeksikan menjadi bagian penting dalam memperkokoh lini tengah Dewa United.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
Pakai Jersey Banten Warriors, Gelandang Timnas Indonesia Ivar Jenner Siap Bawa Energi Baru untuk Dewa United
Lifestyle
ASICS Kenalkan SOLUTION SPEE FF 4 dan ASICS Tennis Club, Dukung Tren Tenis di Indonesia
Tenis di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif, terlihat dari perkembangan komunitas tenis serta meningkatnya prestasi atlet tenis Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
ASICS Kenalkan SOLUTION SPEE FF 4 dan ASICS Tennis Club, Dukung Tren Tenis di Indonesia
Tekno
Samsung Rilis Galaxy Z Flip 7 Edisi Olimpiade Musim Dingin 2026, Dilengkapi Fitur Khusus Atlet
Samsung Galaxy Z Flip 7 edisi Olimpiade Musim Dingin 2026 resmi diperkenalkan. HP ini memiliki fitur mumpuni untuk atlet.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
Samsung Rilis Galaxy Z Flip 7 Edisi Olimpiade Musim Dingin 2026, Dilengkapi Fitur Khusus Atlet
Fun
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
HYROX adalah olahraga kebugaran hibrida global yang menggabungkan lari dan latihan fungsional. Atletnya bahkan mampu menarik pesawat AirAsia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Olahraga
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Bonus atlet SEA Games 2025 kini sudah cair. Ketum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengatakan, ini adalah wujud perhatian Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games Thailand 2025
Presiden Prabowo Subianto saat menyerahkan bonus kepada atlet peraih medali pada SEA Games Thailand 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 08 Januari 2026
Momen Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games Thailand 2025
Indonesia
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Bayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang sepanjang SEA Games Thailand 2025.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Olahraga
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Kemenpora RI sebelumnya hanya menargetkan kontingen Indonesia mampu mengamankan sekitar 80 medali emas.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Bagikan