Bentuk Solidaritas, Navicula Batal Tampil di World Water Forum Bali

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 24 Mei 2024
Bentuk Solidaritas, Navicula Batal Tampil di World Water Forum Bali

Navicula putuskan untuk batal tampil. (Foto: Dok/Navicula)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Navicula baru saja memutuskan untuk tidak tampil di panggung ‘Water Vaganza’, yang merupakan bagian dari acara World Water Forum (WWF) ke-10 yang digelar di Bali.

“Ini sebagai bentuk solidaritas kami,” ucap vokalis Navicula, Gede Robi Supriyanto, dalam unggahan video di Instagram Navicula, Rabu (22/5).

Band grunge asal Bali ini dijadwalkan tampil pada Jumat (24/5). Namun, Navicula membatalkannya sebagai bentuk solidaritas terhadap aksi arogan organisasi masyarakat (ormas) yang membubarkan kegiatan Forum Air untuk Rakyat atau ‘People’s Water Forum’.

“Kami memutuskan untuk batal sebagai bentuk solidaritas terhadap kawan-kawan akademisi, aktivis pemerhati air yang beberapa kegiatan diskusinya dihambat dan dibubarkan,” ucap Robi dalam video tersebut.

Baca juga:

Endah N' Rhesa dan Navicula Rilis Album Kompilasi di Markas Besar PBB

View this post on Instagram

A post shared by NAVICULA (@naviculamusic)

Lebih lanjut, Robi menyebutkan, bahwa Navicula berharap kegiatan internasional yang memusatkan isu air mengutamakan keterlibatan publik.

“Seharusnya lebih banyak untuk melibatkan paritisipasi publik dalam mengambil keputusan-keputusan yang menentukan masa depan pemanfaatan air, di Bali Indonesia, dan dunia,” lanjut Robi.

“Saya harap tidak ada lagi acara-acara pembubaran segala bentuk diskusi bersifat intelektual dan akademik.”

Bali yang mendapatkan kesempatan sebagai tempat pertemuan internasional, berbicara tentang air bisa mewujudkan amanat Undang-Undang.

Baca juga:

Hidangan khas Nusantara Manjakan Lidah Delegasi World Water Forum

“Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya itu dikuasai dalam artian dipelihara dan dirawat oleh negara dan dipergunakan untuk kesehahteraan dan kemakmuran rakyat,” terangnya.

Sebelumnya, penyelenggaraan People’s Water Forum 2024 mendapat serangan dari ormas Patriot Garuda Nusantara atau PGN, pada Senin (20/5). Kelompok ormas ini secara arogan mengintimidasi para peserta People’s Water Forum 2024. (far)

#World Water Forum #Ormas #Musik #Grup Band
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
Ameena, putri Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, merilis lagu anak 'Cipak Cipuk' bersama BaLiTa. Lagu ini juga menandai debut Azura.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
ShowBiz
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
Lagu 'Hatimu Milik Dia' dari Arvian Dwi, menghadirkan kisah cinta tak terbalas dengan nuansa melankolis.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
Febinda Tito resmi meluncurkan album terbaru Terbentur, Terbentur, Terbentur. Sebuah karya emosional tentang kegagalan, bertahan, dan berdamai.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
ShowBiz
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
Musisi pendatang baru PYC resmi meluncurkan album debut taste, sebuah karya yang memaknai cinta sebagai pengalaman emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
ShowBiz
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
no na membuka awal tahun dengan merilis single 'work' di bawah 88rising. Lagu ini menonjolkan hentakan drum, ritme terinspirasi gamelan, dan koreografi intens.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
Fun
Lirik "Big Girls Don’t Cry” dari Fergie, Lagu Kritik Sosial Dibalut Kisah Patah Hati
Tak hanya berbicara tentang patah hati, lagu Big Girls Don’t Cry menyuarakan kritik terhadap stereotip gender.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
Lirik
ShowBiz
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
Primitive Monkey Noose mengawali 2026 dengan merilis single 'Panen Raya', lagu yang menyoroti kehidupan agraris dan maritim Indonesia dalam balutan punk rock.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
ShowBiz
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
Melalui lirik yang jujur serta sarat emosi, Vadesta menggambarkan sudut pandang seseorang yang memilih bertahan bukan karena tak merasakan luka.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
ShowBiz
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'
Silet Open Up kembali merilis single terbaru 'Taguling Guling' bersama Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel. Tentang pria yang terbuai pesona cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'
Lifestyle
Kisah di Balik Lagu Daerah 'Ampar Ampar Pisang' dari Kalimantan Selatan
Pada awalnya, lagu ini dinyanyikan sebagai iringan aktivitas masyarakat saat mengolah pisang menjadi makanan tradisional.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Kisah di Balik Lagu Daerah 'Ampar Ampar Pisang' dari Kalimantan Selatan
Bagikan