Merahputih.com - Laga panas Borneo FC vs Persib Bandung dalam lanjutan laga tunda pekan ke-21 BRI Super League 2025/26 siap menggetarkan Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (15/3) malam.
Pertandingan ini menjadi sorotan utama sebagai Big Match BRI Super League penutup bulan Ramadan yang akan menentukan arah persaingan ketat di papan atas klasemen sementara.
Baca juga:
Mental Juara Persib Bandung Diuji, Umuh Muchtar Larang Marc Klok Cs Mengeluh Capek
Duel Penentu Tahta Klasemen
Pertemuan dua raksasa ini bukan sekadar laga biasa. Sebagai tuan rumah, Borneo FC Samarinda saat ini menempel ketat Persib Bandung di tabel klasemen.
Kemenangan di hadapan pendukung sendiri menjadi harga mati bagi Pesut Etam untuk memberikan tekanan langsung dalam perebutan posisi puncak.
Momentum positif sedang menaungi anak asuh Coach Fabio setelah sukses menghancurkan Persebaya Surabaya dengan skor telak 5-1 pada pekan sebelumnya. Hasil impresif di stadion yang sama tersebut menjadi modal berharga untuk menjamu Pangeran Biru.
Ujian Mental dan Gengsi Papan Atas
Penjaga gawang utama Borneo FC, Nadeo Arga Winata, menegaskan bahwa kemenangan besar sebelumnya merupakan suntikan moral yang luar biasa bagi seluruh skuad. Ia optimistis tren positif ini dapat berlanjut saat menghadapi tantangan dari Persib.
“Bersyukur pastinya dengan hasil yang sangat luar biasa. Semoga kemenangan bisa berlanjut terus di pertandingan selanjutnya,” ujar mantan kiper Bali United tersebut.
Nadeo menambahkan bahwa status kedua tim sebagai penghuni posisi satu dan dua klasemen menjadikan laga ini penuh gengsi dan sangat dinantikan oleh publik sepak bola tanah air. Intensitas tinggi diprediksi akan mewarnai jalannya pertandingan sejak menit awal.
Baca juga:
Bojan Hodak Beberkan Kesiapan Tim Persib Hadapi Laga Tunda Vs Borneo FC
“Pertandingan ini cukup bergengsi. Apalagi kita berada sama-sama di papan atas sekarang di posisi 1 dan di posisi 2. Laga yang cukup bagus, laga yang sangat dinanti-nanti oleh masyarakat semuanya,” kata Nadeo.
Lebih lanjut, kiper Timnas Indonesia ini menekankan bahwa strategi dan taktik dari pelatih harus dibarengi dengan kekuatan mental yang mumpuni. Menurutnya, Stadion Segiri akan menjadi saksi tim mana yang memiliki kesiapan mental paling tangguh.
“Karena di sinilah nanti kita bisa melihat siapa yang siap, siapa pemain yang memiliki mental yang tangguh, dan siap memenangkan pertandingan,” pungkasnya.