MerahPutih.com - Borneo FC Samarinda harus meningkatkan kualitas serangan sebelum membuka kiprah di Super League 2026/2027 menghadapi Persija Jakarta. Hal ini menjadi catatan usai memetik kemenangan dalam laga uji coba pertama di Yogyakarta.
Pesut Etam menundukkan Semen Padang dengan skor akhir 2-1, Minggu (9/8) sore. Dua gol kemenangan Borneo FC dicetak oleh Varanda dan Astina.
Pertandingan ini menjadi tolok ukur awal bagi tim pelatih untuk menilai kesiapan fisik, taktik, dan mentalitas skuad menjelang kompetisi resmi. Pelatih kepala Borneo FC, Mauro Jeronimo, mendapatkan gambar objektif lewat uji coba ini.
Ia menekankan bahwa tim masih berada pada tahap awal pembangunan dan masih memerlukan perbaikan di berbagai aspek.
Baca juga:
"Saya pikir ini merupakan ujian yang baik bagi kita. Ini adalah pertandingan pertama pramusim. Kita masih di awal. Para pemain mencoba memahami bagaimana kita seharusnya bermain, mereka berusaha untuk terhubung satu sama lain, mereka meningkatkan kemampuan fisik mereka, taktik teknis mereka - begitu banyak aspek yang berbeda."
Saya pikir dari sudut pandang mentalitas, sikap, komunikasi, saya rasa saya sudah melihat perbaikan yang sangat baik. Dan ini adalah langkah pertama, jadi kita dapat mulai membangun semua komponen lainnya
ujar Jeronimo dikutip dari laman klub.
Catatan Mauro Jeronimo
Selain dalam menyerang, kualitas bertahan juga perlu ditingkatkan.
Kita harus memperbaiki segalanya. Kita harus meningkatkan cara kita menyerang dengan bola, kita harus meningkatkan kemampuan kita untuk menekan bola. Kita juga perlu meningkatkan kualitas permainan tersebut dalam keempat momen yang berlangsung, karena kita masih berada di tahap awal. Saya sudah melihat beberapa aspek menarik dalam transisi, dalam situasi tekanan tinggi, tetapi tetap saja, kita harus meningkatkan banyak aspek, namun di semua komponen
tambah Mauro Jeronimo.
Berdasarkan jadwal, Borneo FC akan membuka kiprah di Super League 2026/2027 dengan menghadapi Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, 5 September malam WIB.