kemanusiaan

Musisi Indonesia Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Kamis, 29 Juli 2021
Musisi Indonesia Galang Dana untuk Korban Bencana di NTT

Ananda Sukarlan dan sejumlah musisi galang dana untuk NTT (Sumber: Instagram/@anandasukarlan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BADAI Siklon Tropis Seroja menghantam area Nusa Tenggara Timur di awal April 2021. Badai yang disertai banjir bandang ini dengan sangat hebat menghancurkan berbagai bangunan, fasilitas umum, dan terutama rumah-rumah warga di 15 Kabupaten dan Kota di Nusa Tenggara Timur.

Lebih dari 54 ribu keluarga terpaksa mengungsi karena kehilangan tempat tinggal meski sudah 3 bulan badai berlalu, kehancuran dan penderitaan masih dirasakan sampai sekarang. Faktanya, keluarga-keluarga penyintas bencana di NTT masih harus berjuang hidup di gubuk-gubuk, tenda-tenda, maupun tempat kerabat dengan fasilitas yang sangat terbatas.

Baca juga:

Pesan Moral dari Kuburan Band di Sinle 'Jauhi Narkoba Utamakan Keluarga'

Pemulihan pasca bencana membutuhkan waktu yang panjang dan butuh dukungan dari semua pihak. Habitat for Humanity Indonesia ingin membantu keluarga-keluarga di NTT agar cepat pulih dari bencana dengan membangun hunian layak.

Berkolaborasi dengan Ananda Sukarlan dan beberapa musisi muda asal NTT, Habitat Indonesia menggelar Konser Amal bertajuk “NTT adalah Kita” yang bertujuan untuk menggerakkan lebih banyak orang turut mengambil bagian untuk mendukung pembangunan kembali NTT. Konser akan tayang perdana tanggal 6 Agustus 2021 pukul 19.00 WIB di Vidio.com.

konser
Para musisi galang dana untuk NTT (Foto: Istimewa)

Sementara bagi masyarakat yang belum sempat menyaksikan konser dapat kembali menyaksikannya melalui loket.com pada tanggal 7-15 Agustus 2021. Seluruh dana yang terkumpul dari konser ini akan digunakan untuk membangun rumah layak bagi keluarga penyintas bencana di Kelurahan Oeasao dan Kelurahan Naibonat, Kabupaten Kupang, NTT.

“Kami sangat mengapresiasi semangat Habitat for Humanity Indonesia bersama para mitra untuk membangun kembali rumah keluarga-keluarga yang rusak bahkan hilang akibat badai siklon tropis seroja beberapa bulan lalu. Rumah yang layak sangat penting karena menjadi tempat setiap keluarga dapat berteduh, berlindung, dan membangun hubungan sosial mereka," jelas Krispianus Patmawan, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kupang.

Baca juga:

Tips Ampuh Gaet Investor Bagi Startup Pemula

"Itulah sebabnya atas nama Kabupaten Kupang, kami terus berupaya bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat termasuk Lembaga Swadaya Masyarakat seperti Habitat Indonesia agar bersama membangun hunian yang layak bagi para penyintas bencana di Kabupaten Kupang agar mereka mampu bangkit kembali. Mari masyarakat Indonesia bersama menyatakan kepedulian membangun bangsa yang kuat dan tangguh dimulai dari mendukung keluarga terutama mereka yang terdampak bencana di NTT,” lanjutnya.

“Seniman itu sangat dekat dengan masyarakat baik suka maupun duka. Kami berharap melalui musik dan karya dalam konser ini, kami bisa membantu saudara-saudara kami di NTT dengan mengajak kita semua berkontribusi membangun rumah layak bagi mereka," kata Ananda Sukarlan.

musisi
Konser untuk NTT (Foto: Istimewa)

“Melihat kondisi keluarga-keluarga penyintas bencana di NTT yang sempat terlupakan dan belum membaik, saya merasa sedih apalagi teman-teman di sana sering menghubungi saya untuk meminta bantuan. Sejalan dengan kecintaan saya terhadap instrumen musik NTT, konser ini adalah sesuatu yang tepat untuk saya ikuti. Saya berharap semoga melalui konser amal ini, banyak dana yang terkumpul dari tangan-tangan orang baik sehingga banyak keluarga-keluarga penyintas bencana memperoleh hunian yang layak. Mari kita dukung NTT agar dapat bangkit kembali, karena NTT adalah Kita," tambah Ganzer Lana.

musisi
Para musisi kerjasama untuk NTT (Sumber: Istimewa)

Semua dana yang terkumpul dalam konser ini akan disalurkan melalui Habitat Indonesia untuk penyediaan rumah layak bagi keluarga penyintas bencana di NTT.

Donasi untuk NTT diselenggarakan sejak Juni lalu dan dilakukan secara daring dengan memanfaatkan pembayaran nontunai. Oleh karena itu, Habitat bekerja sama dengan DANA sebagai mitra pembayaran digital guna membuka kesempatan lebih luas bagi siapapun untuk berdonasi.

Kesempatan masyarakat untuk mengulurkan bantuannya dengan cara berdonasi daring masih terbuka lebar melalui dompet digital DANA. Caranya, pengguna dapat membuka aplikasi DANA dan menuju bagian Charity untuk kemudian mengakses DANA Donasi. Pengguna dapat mencari informasi berupa banner NTT Bangkit dan melakukan donasi sesuai nominal yang diinginkan.

Harapan serupa untuk membangkitkan kembali NTT ini juga disambut hangat oleh Kitabisa.com selaku mitra DANA sekaligus wadah penggalangan donasi ini. “Inisiatif Habitat for Humanity dan DANA selaras dengan misi kami dalam memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan semangat kebaikan. Semoga sinergi banyak pihak dalam donasi NTT Bangkit dapat menghasilkan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Marisa Thara Wardhani, Head of Brand Partnership Kitabisa.com.

Informasi lebih lanjut mengenai tata cara berdonasi dapat disimak melalui tautan http://kitabisa.com/bangunkembalintt. Selain itu, masyarakat juga bisa memberi dukungan dengan cara lain dengan bergabung di acara Konser Amal “NTT adalah Kita” secara virtual yang dapat ditelusuri pada media sosial habitat di @habitat_id maupun website Habitat di habitatindonesia.org dan menyatakan kepeduliannya dengan berdonasi melalui saluran donasi yang akan disediakan pada gelar acara tersebut. (Avia)

Baca juga:

Cari Kerja atau Perkenalkan Bisnismu di Pasar SAKTI Virtual oleh Linknet

#Musik #Musisi #Musisi Jazz #NTT #Wisata NTT #Nusa Tenggara Timur (NTT)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
'Observasi Transisi', Babak Baru Adhitia Sofyan dalam Menyusuri Perubahan
Rilisan ini menawarkan kembali pengalaman memiliki sebuah karya secara utuh.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
'Observasi Transisi', Babak Baru Adhitia Sofyan dalam Menyusuri Perubahan
ShowBiz
Soyeon i-dle Bicara soal Berani Menikmati Hidup lewat 'I’m gonna TOESA'
Judul 'I’m gonna TOESA' diambil dari istilah Korea 'toesa', yang berarti mengundurkan diri atau berhenti dari pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Soyeon i-dle Bicara soal Berani Menikmati Hidup lewat 'I’m gonna TOESA'
ShowBiz
Tsaqib Rilis 'Maju Satu Satu', Lagu Romantis tentang Bertahan Bersama
Lagu ini membawa cerita tentang cinta, kebahagiaan, serta keinginan untuk menjalani kehidupan bersama orang yang dicintai hingga akhir.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Tsaqib Rilis 'Maju Satu Satu', Lagu Romantis tentang Bertahan Bersama
ShowBiz
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru
Cowabunga Deluxe dirilis sebagai paket double CD pada 11 September 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru
ShowBiz
'Cheeks', Lagu Cinta yang Mengantar Kembalinya The Nerverackers
'Cheeks' kemudian berkembang menjadi lebih daripada sekadar lagu cinta.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
'Cheeks', Lagu Cinta yang Mengantar Kembalinya The Nerverackers
ShowBiz
Bukan Lagi Soal Bertahan, 'Ritual' David Kushner Ungkap Titik Lelah Sebuah Hubungan
David Kushner menghadirkan 'Ritual', lagu bernuansa dark pop tentang hubungan yang terjebak dalam lingkaran luka, konflik, kelelahan, dan pengorbanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Bukan Lagi Soal Bertahan, 'Ritual' David Kushner Ungkap Titik Lelah Sebuah Hubungan
ShowBiz
Jelang 27 Tahun Berkarya, Mocca Akhirnya Bawa 'The Unforgotten Tour' ke Cina
Menjelang 27 tahun berkarya, Mocca menggelar The Unforgotten Tour di empat kota Cina pada 24-27 September 2026 bersama Handshake Records.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Jelang 27 Tahun Berkarya, Mocca Akhirnya Bawa 'The Unforgotten Tour' ke Cina
ShowBiz
Kunto Aji dan Deretan 'Side Quest': dari Linmas hingga Melantunkan Macapat di Hadapan Sri Sultan
Kunto Aji kembali menjalani “side quest” di luar musik dengan melantunkan tembang macapat di hadapan Sri Sultan dalam pembukaan FKY 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Kunto Aji dan Deretan 'Side Quest': dari Linmas hingga Melantunkan Macapat di Hadapan Sri Sultan
ShowBiz
Idgitaf Raih 6 Nominasi AMI Awards 2026, Berkat Album 'Berusaha di Bawah Hujan'
Idigitaf meraih enam nominasi di AMI Awards 2026. Ia pun bangga dan bersyukur atas pencapaiannya itu.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Idgitaf Raih 6 Nominasi AMI Awards 2026, Berkat Album 'Berusaha di Bawah Hujan'
ShowBiz
AMI Awards 2026 Hadirkan 4 Kategori Baru, Cerminkan Perkembangan Musik Indonesia
AMI Awards 2026 menghadirkan empat kategori baru dari total 67 kategori. Simak alasan penambahan kategori dan 5.360 lagu yang didaftarkan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
AMI Awards 2026 Hadirkan 4 Kategori Baru, Cerminkan Perkembangan Musik Indonesia
Bagikan