Kecantikan

Mulai Sekarang, Rajinlah Cuci Sisir Rambut

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 10 Agustus 2021
Mulai Sekarang, Rajinlah Cuci Sisir Rambut

Cuci secara rutin. (Foto: Unsplash/Frank OToole)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBERAPA sering sih kamu mencuci sisir rambut yang selama ini dipakai? Sama seperti alat lainnya, sisir juga termasuk alat perawatan diri yang perlu kamu cuci secara rutin. Jika tidak, bersiaplah menghadapi masalah pada kulit kepala dan bahkan rambut.

Saat kamu menyisir rambut, apa pun yang ada di helai rambut menempel pada sisir, seperti residu produk rambut, lemak, keringat, serpihan kulit mati, dan debu. Sebaliknya, setiap kami menyisir, segudang kotoran ini pindah kembali ke rambutmu.

“Ini mirip dengan apa yang terjadi dengan kuas riasan, tetapi kamu memiliki faktor tambahan rambut kusut di sisir, yang bertindak sebagai sumber masalah potensial lainnya,” kata pakar dermatologi University of Alabama School of Medicine, Corey L Hartman, dikutip Livestrong.

Hartman melanjutkan, penumpukan minyak pada kulit kepala dan menempel di rambut membuat kulit kepala lebih berminyak dan dapat memicu pertumbuhan berlebih dari jamur Malassezia.

Baca juga:

Dijamin Makin Cantik, Begini Cara Meluruskan Rambut Tanpa Harus ke Salon

Mulai Sekarang Rajinlah Cuci Sisir Rambut
Banyak kotoran yang menempel di sisir. (Foto: Unsplash/Jonathan Cooper)

“Jamur dapat menyebabkan dermatitis seboroik, atau ketombe, suatu kondisi peradangan yang mengakibatkan ruam berminyak, gatal, dan bersisik di kulit kepala,” tutur Hartman.

Terlebih lagi, bila tekstur rambutmu membuat sulit untuk keramas setiap hari, kamu berisiko lebih tinggi terkena dermatitis seboroik karena kulit kepala cenderung lebih berminyak.

Masalah lainnya bila kamu malas mencuci sisir adalah rambut rontok. Dermatitis seboroik sering terasa gatal, dan menggaruk kulit kepala hanya akan menyebabkan rambutmu patah.

Ditambah lagi, kulit kepala yang meradang tidak bisa menghasilkan rambut normal. Sebuah studi di PLOS One Mei 2019 menunjukkan Malassezia berhubungan dengan kerontokan rambut.

Baca juga:

Hindari Kebiasaan Ini saat Menyisir Rambut

Mulai Sekarang Rajinlah Cuci Sisir Rambut
Demi rambut yang sehat dan bersih. (Foto: Unsplash/Curology)



Menurut studi dari University of Central Florida College of Medicine, menggaruk kepala juga dapat menyebabkan jaringan parut, merusak folikel rambut, menghambat pertumbuhan rambut, dan menyebabkan kerontokan.

Di sisi lain, fungsi sisir bisa ikut rusak bila kamu malas mencucinya. Hartman menuturkan, sisir bisa berfungsi maksimal dalam kondisi bersih. Bila bristle di sisir tertutupi residu, maka akan menjadi mudah patah.

Cara mencuci sisir yang pertama, singkirkan rambut yang menempel di bristle, mislanya menggunakan alat runci seperti rattail brush. Selanjutnya, siapkan sebuah mangkuk dan isi dengan air sabun gangat.

Jika sisirmu terbuat dari plastik, rendam sisir sepenuhnya selama beberapa menit. Tetapi jika terbuat dari kayu, celupkan bagian bristle-nya saja agar tidak merusak bagian kayunya.

Kemudian, bilaslah sisir dengan air bersih dan keringkan di atas handuk bersih atau dengan bristle menghadap ke bawah. (and)

Baca juga:

Cara Simpel Buat Rambut Tebal Tanpa Keluar Uang

#Kesehatan #Kecantikan #Tips Kecantikan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan