SYNCHRONIZE Festival 2023 rampung digelar. Namun, setelah delapan hari, momen fenomenal masih tertinggal. Ini terlihat dari beberapa unggahan sosial media yang menampilkan momen terbaik festival tersebut.
Para warga-wargi, sebutan untuk penonton festival tersebut, menggungah momen mereka berdiri di depan panggung-panggung yang disediakan. Mulai XYZ, Gigs, Forest, Lake, District, Dynamic, hingga booth DJ (Kaleng Kerupuk di Record Market).
Slogan ‘It’s Not Just A Festival, It’s a Movement’ mungkin bisa disandingkan kepada Synchronize Festival. Penyelenggara berusaha keras meningkatkan vibes festival ini. Mereka menyusun festival pertunjukan lebih megah. Dari sisi kekuratoran penampil, panggung, dekorasi, sampai konsep festival secara keseluruhan.
Panitia tak menempatkan nama-nama besar dan tenar di akhir festival. Aldila Karina, Director of Communications Synchronize menjelaskan alasannya.
“Synchronize Fest meramu jadwal yang berbeda agar Wargi-Wargi dapat menikmati pengalaman berfestival sejak awal. Kapan lagi bisa nonton band-band besar dari sore [tertawa]. Ini sudah mulai kami terapkan sejak Synchronize Fest 2022,” ucap Aldila dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Senin (11/9).
Baca juga:
'Mesin Waktu 2.0: Teman-Teman Menyanyikan Lagu Naif' Tutup Synchronize Festival 2023
Lihat postingan ini di Instagram
Kemeriahan tak terlupakan berlangsung terus-menerus. Sejak penampilan Setia Band, Slank, Kunto Aji, Nadin Amizah, Bilal Indrajaya, The Coconuttreez, Perunggu, Soegi Bornean, Idgitaf, Rendy Pandugo, Dewa Budjana, Majelis Lidah Berduri, hingga sederet nama lainnya pada hari terakhir.
Slank biasanya tampil menjadi band penutup di festival mana pun. Ternyata di festival kali ini, Slank justru kebagian tampil bertemu Slankers lebih awal, yaitu sekira pukul 15.00. Kaka, Bimbim, Ridho, Abdee, dan Ivanka membuka aksi mereka dengan "I Miss You But I Hate You" dan "Birokrasi Complex".
Kaka yang selalu tampil nyentrik, membuka jaket kulit yang dikenakannya saat membawakan lagu ketiga, "Virus". Sebab, udara panas tak sanggup lagi dibendung. "Koepoe Liarkoe" pun masuk daftar lagu yang dimainkan oleh mereka.
Baca juga:
Perayaan 50 Tahun God Bless Hadirkan Berbagai Musisi di Synchronize Festival 2023
Lihat postingan ini di Instagram
Persembahan lain yang tak terlupakan jatuh pada hari ketiga yang ditutup oleh pertunjukan Mesin Waktu 2.0: Teman-teman Menyanyikan Lagu NAIF tepat pukul 12 malam. Band atau musisi yang ambil bagian dalam proyek kolaborasi ini antara lain The Adams, Sentimental Moods, Nesia Ardi (NonaRia), Sisitipsi, GAC, Bilal Indrajaya, Endah N Rhesa, dan Kunto Aji.
Beberapa lagu dimainkan, seperti "Air dan Api", "Curi – Curi Pandang", "Piknik 72", dan "Possesif". Di barisan penonton juga tampak David Bayu dan Franki Indrasmoro ikut menyaksidengarkan. Tak dinyana ini menjadi momen persembahan terbaik bagi mereka, para legenda.
Synchronize Fest 2023 telah berakhir, namun semangat dan gemanya akan terus nyala selama 362 hari ke depan hingga bertemu dengan Synchronize Fest 2024. (far)
Baca juga:
Iwan Fals x Sawung Jabo Hibur Penonton Segala Usia di Synchronize Festival 2023