MK Korsel belum Capai Konsensus, Pemakzulan Yoon Suk-yeo masih Gantung

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 27 Maret 2025
MK Korsel belum Capai Konsensus, Pemakzulan Yoon Suk-yeo masih Gantung

Yoon Suk-yeol menghadapi tuntutan hukum pemakzulan sebagai presiden Korea Selatan. (Foto: Dok. Setneg)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MAHKAMAH Konstitusi Korea Selatan tampaknya memilih menunda pembacaan putusan sidang pemakzulan Presiden Yoon Suk-yeol hingga paling cepat April.

Meskipun mahkamah belum mengumumkan tanggal putusan untuk kasus pemakzulan Suk-yeol, mereka telah mengeluarkan putusan terkait dengan sekitar 40 petisi konstitusional pada Kamis (27/3). Pengadilan mulai memberikan putusan pada pukul 10.00 dan selesai dalam waktu sekitar 20 menit.

Seperti dilansir The Korea Times, Mahkamah Konstitusi biasanya mengadakan sesi putusan bulanan untuk kasus-kasus umum, yang diadakan pada Kamis terakhir setiap bulan. Ada spekulasi bahwa mereka mungkin akan mengumumkan tanggal putusan untuk kasus pemakzulan presiden pada sesi Kamis tersebut. Namun, kasus itu tidak ada dalam daftar. Perhatian juga tertuju pada apakah pengadilan akan mengungkapkan tanggal putusan setelah sesi. Namun, para hakim meninggalkan ruang sidang tanpa menyebutkan hal tersebut.

Sejak menyelesaikan semua sesi sidang untuk kasus Suk-yeol pada 25 Februari, Mahkamah Konstitusi Korsel telah melakukan pertimbangan harian selama lebih dari sebulan tanpa mencapai keputusan. Meskipun para hakim sebelumnya menyatakan mereka akan memprioritaskan kasus pemakzulan ini, kasus ini telah tersingkir sementara. Mereka malah telah mengeluarkan putusan untuk kasus pemakzulan lainnya, termasuk yang melibatkan kepala audit negara dan Perdana Menteri Han Duck-soo.

Baca juga:

Mahkamah Konstitusi Korea Selatan Tunda Putusan Pemakzulan Presiden Yoon Suk-yeol, Bisa Mundur hingga April



Mahkamah Konstitusi Korsel tidak pernah mengeluarkan putusan tiga kali dalam seminggu dan tidak memiliki preseden dalam 30 tahun terakhir untuk melakukannya pada hari yang berturut-turut. Dengan begitu, tidak mungkin putusan akan dikeluarkan pada Jumat, setelah putusan pada Senin terkait dengan perdana menteri dan putusan kasus umum pada Kamis.

Dengan setiap putusan pemakzulan presiden sebelumnya yang diumumkan pada Jumat dan praktik untuk mengumumkan tanggal dua hingga tiga hari sebelumnya, tanggal putusan yang paling cepat amat mungkin ialah 4 April.

Namun, dengan laporan yang menunjukkan para hakim belum mencapai konsensus mengenai isu-isu kunci dalam sidang pemakzulan Suk-yeol, ada spekulasi yang menyebut pertimbangan ini mungkin akan berlanjut hingga minggu depan tanpa kesimpulan. Banyak pengamat percaya bahwa para hakim memiliki pandangan yang berbeda dan bahwa Mahkamah Konstitusi belum memperoleh enam suara yang diperlukan dari delapan hakim untuk mendukung pemakzulan tersebut.

Banyak pihak di dalam dan luar komunitas hukum memperkirakan putusan final akan dikeluarkan sebelum 18 April, tanggal pensiun Ketua Mahkamah Konstitusi sementara Moon Hyung-bae dan Hakim Lee Mi-son.

Pada sidang pemakzulan mantan Presiden Park Geun-hye di awal 2017, Mahkamah Konstitusi Korsel mengumumkan putusan mereka hanya tiga hari sebelum masa pensiun Ketua Mahkamah Konstitusi sementara Lee Jeong-mi.(dwi)

Baca juga:

Antisipasi Kerusuhan pada Hari Pembacaan Putusan Pemakzulan Yoon Suk-yeol, Korea Selatan Sebar 14.000 Petugas yang Diperintah Tangkap Perusuh di Tempat

#Korea Selatan #Yoon Suk Yeol #Pemakzulan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Dunia
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Tak sembarang main drum, aksi tersebut menjadi bagian dari pendekatan diplomatik Jae-myung kepada kekuatan regional, termasuk Jepang.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Dunia
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Para jaksa khusus menggambarkan deklarasi darurat militer tersebut sebagai tindakan perusakan konstitusi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan sangat serius.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
 Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Dunia
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Para jaksa khusus menyebut deklarasi darurat militer tersebut sebagai tindakan perusakan konstitusi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan sangat serius.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Indonesia
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
Pemerintah Korea Selatan menilai tindakan Sugianto sebagai bentuk kemanusiaan luar biasa yang dilakukan tanpa pamrih, meski dengan risiko besar terhadap keselamatan diri.
Frengky Aruan - Minggu, 04 Januari 2026
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
ShowBiz
Film Pendek Natal Shin Woo Seok Resmi Rilis, Lagu 'The Christmas Song' yang Byeon Woo Seok Jadi Sorotan
Film pendek Natal Shin Wooseok’s Urban Fairy Tale: The Christmas Song Part 1 resmi dirilis. Dibintangi Karina aespa, Jang Wonyoung, hingga Byeon Woo Seok.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Film Pendek Natal Shin Woo Seok Resmi Rilis, Lagu 'The Christmas Song' yang Byeon Woo Seok Jadi Sorotan
ShowBiz
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Video yang dihapus itu berisi permintaan maaf Chef Paik terkait dengan isu pelanggaran label asal produk, iklan menyesatkan, serta tuduhan penyalahgunaan siaran.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Surat sudah di Tangan DPR, Wapres Gibran Resmi Dimakzulkan dari Jabatannya
Hingga saat ini, Gibran Rakabuming masih menjabat Wakil Presiden RI masa bakti Oktober 2024-Oktober 2029.
Dwi Astarini - Rabu, 12 November 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Surat sudah di Tangan DPR, Wapres Gibran Resmi Dimakzulkan dari Jabatannya
Fashion
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
JF3 Fashion Festival mewujudkan visi Recrafted: A New Vision demi mengangkat kreativitas dan keahlian tangan Indonesia ke tingkat global melalui kolaborasi dan inovasi berkelanjutan.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Indonesia
Prabowo Akui Belajar soal Etos Kerja dari Orang Korea, Natal dan Idul Fitri Tetap Latihan
Menyebut Korea bangsa yang tangguh.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Prabowo Akui Belajar soal Etos Kerja dari Orang Korea, Natal dan Idul Fitri Tetap Latihan
Indonesia
Bukan Oppa K-Pop! Ternyata Inilah Idola Utama Presiden Prabowo Subianto dari Korea Selatan
Hal ini disampaikan saat meresmikan PT Lotte Chemical Indonesia, pabrik petrokimia terbesar se-Asia Tenggara di Cilegon
Angga Yudha Pratama - Kamis, 06 November 2025
Bukan Oppa K-Pop! Ternyata Inilah Idola Utama Presiden Prabowo Subianto dari Korea Selatan
Bagikan