Merahputih.com - Mitsubishi memastikan generasi terbaru Pajero tidak akan hadir dengan pilihan mesin V6. Keputusan ini menjadi kabar kurang menyenangkan bagi penggemar SUV yang berharap Pajero baru mendapat mesin enam silinder untuk menghadapi para rivalnya.
Pajero terbaru hanya akan mengandalkan satu pilihan mesin, yakni diesel 2,4 liter 4-silinder turbo dengan teknologi variable-geometry single-turbo.
Baca juga:
Mitsubishi Hadirkan New Xforce HEV sebagai Bintang Baru di GIIAS 2026
Mesin berkode 4N16 tersebut memiliki basis yang sama dengan mesin Mitsubishi Triton. Namun, Mitsubishi melakukan sejumlah perubahan teknis untuk menyesuaikannya dengan karakter Pajero.
Salah satu perubahan utama adalah penggunaan single-turbo variable geometry sebagai pengganti sistem twin-turbo. Konfigurasi tersebut menghasilkan tenaga maksimum 150 kW atau sekitar 201 hp, dengan torsi puncak mencapai 480 Nm.
Tak Ada Basis Mesin V6
Absennya mesin V6 pada Pajero baru bukan tanpa alasan. Mitsubishi disebut menghadapi keterbatasan basis mesin enam silinder yang dapat digunakan melalui aliansinya dengan Renault dan Nissan.
Mesin diesel V6 3,0 liter berkode V9X yang pernah dikembangkan oleh aliansi tersebut telah dihentikan produksinya sejak 2017.
Sementara itu, mesin V6 Mercedes-Benz yang pernah digunakan pada Nissan Navara berbasis X-Class juga bukan mesin yang dapat digunakan Mitsubishi secara bebas.
Baca juga:
Mitsubishi Destinator Bakal Diperkenalkan di GIIAS 2025, Segini Harganya
Kondisi itu membuat Mitsubishi memilih mengoptimalkan mesin diesel 4-silinder 2,4 liter untuk Pajero generasi terbaru.
Pajero Baru Tetap Punya Kemampuan Off-Road
Meski tidak mendapatkan mesin V6, Mitsubishi tetap mempertahankan karakter Pajero sebagai SUV yang tangguh di medan berat.
Pajero terbaru memiliki panjang 4.920 mm dengan jarak sumbu roda 2.870 mm. Kabinnya menggunakan konfigurasi tiga baris dengan kapasitas hingga tujuh penumpang.
Kemampuan off-road ditunjang ground clearance 230 mm. SUV ini juga memiliki sudut pendekatan 30,4 derajat, breakover 22,6 derajat, dan departure 25,8 derajat.
Baca juga:
Untuk suspensi, bagian depan menggunakan double wishbone independen, sementara bagian belakang mengandalkan rigid axle lima-link.
Tenaga dari mesin diesel 2,4 liter turbo tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis delapan percepatan ke seluruh roda.
Mitsubishi juga membekali Pajero dengan sistem penggerak Super-All Wheel Control (S-AWC) yang dipadukan teknologi Active Yaw Control (AYC) dan tujuh mode berkendara untuk menyesuaikan karakter mobil dengan berbagai kondisi permukaan jalan.
Kenyamanan dan Teknologi Tetap Jadi Andalan
Mitsubishi tidak hanya mengejar kemampuan off-road pada Pajero baru. Kabin juga mendapat sejumlah teknologi untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman berkendara.
Pada varian tertentu, Pajero dilengkapi dua layar berukuran 14,3 inci. Sistem hiburan juga didukung audio Yamaha dengan 12 speaker.
Untuk keselamatan dan bantuan berkendara, tersedia teknologi MI-PILOT serta kamera 3D Multi Around Monitor.
Dengan kombinasi tersebut, Pajero terbaru diposisikan sebagai SUV yang tetap mampu melibas medan berat tanpa mengorbankan kenyamanan di jalan raya.
Pajero terbaru sendiri akan diproduksi di Thailand bersama Mitsubishi Triton. Penjualan perdana dijadwalkan berlangsung di Thailand, Jepang, dan Australia paling lambat akhir Maret 2027.
Setelah itu, Mitsubishi berencana memperluas pemasaran Pajero baru ke sekitar 100 pasar di seluruh dunia.