Ministry Of Selesaikan Album Perdana 'Reverie', Hadirkan Kembali Nuansa Indie Rock Era 2000an

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 30 April 2025
Ministry Of Selesaikan Album Perdana 'Reverie', Hadirkan Kembali Nuansa Indie Rock Era 2000an

Ministry Of lepas debut album. (foto: dok/Ministry Of)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Band indie rock asal Jakarta, Ministry Of, resmi meluncurkan album debut mereka bertajuk Reverie pada Jumat (25/4), setelah merilis beberapa lagunya secara terpisah sejak 2021.

Album yang berisi 10 track ini dirilis melalui label Fictional Records dan kini sudah tersedia di berbagai platform musik digital.

Ministry Of terdiri dari Yudit Halim (gitar), Ignatius Ryandika (drum), Ernest Theodore (vokal, gitar), dan Gonzaga Sidharta (bas). Mereka memperkenalkan perjalanan Reverie melalui single seperti Ages, Stories, Horoscope (feat. Finna Amalia), Distance, dan Ceiling, yang kemudian disusul dengan lagu-lagu lain seperti Confinement, Vessel, Lost Souls (feat. Hagai Batara), Reverie, dan Freedom.

Baca juga:

Rayakan Record Store Day, Ministry Of Lepas 'So Far' Format Kaset

View this post on Instagram

A post shared by Ministry Of (@ministry__of)

“Kami banyak mengambil inspirasi dari band-band indie rock era 2000-2010an seperti Deerhunter, Yuck, Jirapah, Broadcast, dan Real Estate, yang juga tampaknya terpengaruh dari indie pop 80-90an,” ujar Ministry Of.

Baca juga:

Menutup 2024, Ministry Of Rilis Lagu 'Ceiling' dalam Format Digital

Penulisan Reverie dimulai sejak 2020, sementara proses rekamannya berlangsung dari 2021 hingga 2024. Karena kesibukan masing-masing anggota, produksi album ini dilakukan secara bertahap di beberapa studio, seperti Fictional Studio, Studio Teras Belakang, dan Emic Etic Studio, dengan melibatkan nama-nama seperti Dimas Radityo, Johanes Abiyoso, dan Pandu Fuzztoni dalam proses produksi dan pascaproduksi.

Secara keseluruhan, Reverie menawarkan nuansa yang memadukan energi indie pop dan dream pop era 80-90an dengan sentuhan indie rock modern 2000an, menampilkan ciri khas gitar jangly, vokal melankolis yang lembut, serta produksi lo-fi yang hangat. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
Tonewaves Rilis 'Parfum', Lagu Hangat tentang Kenangan yang Kembali lewat Aroma
Tonewaves kembali dengan single terbaru berjudul 'Parfum'. Lagu ini mengangkat kisah sederhana tentang aroma yang membangkitkan kenangan manis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Tonewaves Rilis 'Parfum', Lagu Hangat tentang Kenangan yang Kembali lewat Aroma
ShowBiz
NEONA Rilis Single 'PLIN PLAN', Angkat Kisah Hubungan Abu-Abu Anak Muda
NEONA merilis single terbaru 'PLIN PLAN'. Lagu ini mengangkat kisah hubungan abu-abu yang dekat dengan pengalaman anak muda.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
NEONA Rilis Single 'PLIN PLAN', Angkat Kisah Hubungan Abu-Abu Anak Muda
ShowBiz
TYLA Rilis 'IS IT LOVE', Perpaduan Lirik Emosional dengan Irama Dance yang Menggoda
TYLA merilis single terbaru berjudul “IS IT LOVE” yang memadukan irama dance dengan lirik emosional tentang cinta dan keraguan dalam hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
TYLA Rilis 'IS IT LOVE', Perpaduan Lirik Emosional dengan Irama Dance yang Menggoda
ShowBiz
Mario G. Klau Rilis 'Otak di Mana?' bersama Juan Reza, Terinspirasi Fenomena Viral di TikTok
Mario G. Klau kembali merilis single terbaru berjudul 'Otak Dimana?' bersama Juan Reza. Lagu ini terinspirasi dari fenomena viral di TikTok.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
Mario G. Klau Rilis 'Otak di Mana?' bersama Juan Reza, Terinspirasi Fenomena Viral di TikTok
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Run to Me' dari Bee Gees, Karya Klasik yang Sangat Menyentuh
Lirik lagu Run to Me dari Bee Gees sangat menyentuh. Lagu ini menyampaikan pesan tentang keseitaan hingga cinta tanpa syarat.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Run to Me' dari Bee Gees, Karya Klasik yang Sangat Menyentuh
ShowBiz
Clive Davis, Raja Musik di Balik Whitney Houston dan Bruce Springsteen, Meninggal Dunia pada Usia 94 Tahun
Mantan kepala Columbia Records dan Arista Records itu dikenal karena menemukan dan membentuk karier artis besar, termasuk Aretha Franklin, Bruce Springsteen, Billy Joel, Whitney Houston, Santana, Janis Joplin, Christina Aguilera, dan Alicia Keys.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Clive Davis, Raja Musik di Balik Whitney Houston dan Bruce Springsteen, Meninggal Dunia pada Usia 94 Tahun
ShowBiz
Rocket Rockers Rilis 'Yang', Lagu Reflektif di Perjalanan 27 Tahun Bermusik
Rocket Rockers memperkenalkan 'Yang', lagu terbaru bernuansa reflektif dan religius yang mengajak pendengar tetap tegar menghadapi masa sulit.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Rocket Rockers Rilis 'Yang', Lagu Reflektif di Perjalanan 27 Tahun Bermusik
ShowBiz
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
Kita Cari Waktu Lain dari Biru Baru mengisahkan dua individu yang sama-sama menghadapi persoalan hidup dan memilih menunda percakapan hingga waktu yang dirasa lebih tepat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
ShowBiz
Request Hour JKT48 2026: 'Kita Berdua Jadian' Kembali Tampil, Hadirkan Momen Penuh Nostalgia
Penampilan lagu Kita Berdua Jadian oleh Jessi dan manajer JKT48, Aiz, menjadi salah satu momen paling berkesan di Request Hour JKT48 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Request Hour JKT48 2026: 'Kita Berdua Jadian' Kembali Tampil, Hadirkan Momen Penuh Nostalgia
ShowBiz
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
Yura Yunita meluncurkan serial live performance Main ke Rumah di YouTube. Perunggu menjadi tamu perdana dengan membawakan versi intim lagu Mau Jadi Apa?.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
Bagikan