Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Microsoft Kembangkan AI untuk Kloning Suara Manusia, Apakah Berbahaya?

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 23 Juli 2024
Microsoft Kembangkan AI untuk Kloning Suara Manusia, Apakah Berbahaya?

Microsoft sedang kembangkan AI untuk kloning suara manusia. Foto: Microsoft

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Microsoft kini tengah mengembangkan alat kecerdasan buatan yang dapat mereplikasi ucapan manusia dengan presisi yang luar biasa.

Namun, perusahaan raksasa teknologi tersebut menolak untuk membagikannya kepada publik. Microsoft beralasan, bahwa hal tersebut memiliki “potensi risiko” penyalahgunaan.

Alat yang diberi nama VALL-E 2 itu merupakan generator text-to-speech yang dapat meniru suara hanya dari audio berdurasi beberapa detik.

Mengutip The Sun, alat tersebut dilatih untuk mengenali konsep tanpa diberikan contoh sebelumnya dalam skenario yang disebut pembelajaran zero-shot.

Baca juga:

Microsoft Luncurkan Designer, Platform Desain Grafis Berbasis AI

VALL-E 2 Bisa Menghasilkan Ucapan yang Akurat

Alat AI milik Microsoft dapat mereplikasi ucapan manusia
Alat AI milik Microsoft dapat mereplikasi ucapan manusia. Foto: Microsoft

Microsoft menyebutkan, VALL-E 2 menjadi yang pertama dari jenisnya sekaligus mencapai “kesetaraan manusia”, yang berarti memenuhi atau melampaui tolok ukur kemiripan manusia. Lalu, menggantikan sistem VALL-E asli, yang sebelumnya diumumkan pada Januari 2023 lalu.

Menurut pengembang di Microsoft Research, VALL-E 2 dapat menghasilkan "ucapan yang akurat dan alami dengan suara yang sama persis dengan suara pembicara aslinya atau sebanding dengan kinerja manusia."

Alat itu akan memanfaatkan dua fitur yang disebut Repetition Aware Sampling and Grouped Code Modeling. Para peneliti juga membandingkan VALL-E 2 dengan sampel audio dari LibriSpeech dan VCTK, yakni dua database berbahasa Inggris.

Mereka juga menggunakan ELLA-V, yaitu kerangka evaluasi untuk sintesis text-to-speech zero-shot, agar menentukan seberapa baik VALL-E dalam menangani tugas-tugas yang lebih kompleks.

Baca juga:

OneRepublic Lepas Album 'Artificial Paradise', Bicara Soal Kecerdasan Buatan

Sistem ini mungkin bisa mengalahkan para pesaingnya dalam hal ketahanan ucapan, kealamian, dan kesamaan pembicara.

Microsoft juga mengklaim, VALL-E 2 tidak akan dirilis ke publik dalam waktu dekat. Sebab, mereka menganggapnya sebagai "murni proyek penelitian".

“Saat ini, kami tidak memiliki rencana untuk memasukkan VALL-E 2 ke dalam produk atau memperluas akses ke publik,” tulis Microsoft di situsnya.

“Ini mungkin membawa risiko potensial dalam penyalahgunaan model, seperti memalsukan identifikasi suara atau meniru identitas pembicara tertentu.”

Baca juga:

Microsoft Suruh Karyawan di China Pakai iPhone 15 Ketimbang Android

Penyalahgunaan alat AI Microsoft dapat dilaporkan lewat portal online
Penyalahgunaan alat AI Microsoft dapat dilaporkan lewat portal online. Foto: Microsoft

Raksasa teknologi ini mencatat, bahwa dugaan penyalahgunaan alat tersebut dapat dilaporkan menggunakan portal online.

Lalu, kekhawatiran Microsoft juga cukup beralasan. Baru-baru ini, para pakar keamanan siber melihat adanya ledakan penggunaan alat AI yang dilakukan oleh pelaku kejahatan, termasuk pelaku yang meniru ucapan seseorang.

Pada Januari lalu, robocall yang menggunakan suara Presiden Joe Biden, mendesak Partai Demokrat untuk tidak memberikan suara di pemilihan di New Hampshire.

Orang di balik rencana tersebut pun didakwa atas tuduhan penindasan terhadap pemilih dan peniruan identitas seorang kandidat.

Microsoft juga mendapatkan pengawasan ketat atas penerapan AI-nya, baik dalam bidang antimonopoli hingga privasi data. (sof)

#Teknologi #Artificial Intelligence #Microsoft
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Xiaomi TV S Mini LED 2026 Hadirkan Pilihan Layar hingga 98 Inci, Intip Desain dan Fitur yang Ditawarkan
Xiaomi TV S Mini LED 2026 hadir dalam lima pilihan ukuran layar hingga 98 inci, dengan teknologi QD-Mini LED, refresh rate 144Hz, dan Game Boost 288Hz.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Xiaomi TV S Mini LED 2026 Hadirkan Pilihan Layar hingga 98 Inci, Intip Desain dan Fitur yang Ditawarkan
Tekno
Rockstar Games Gandeng Netflix, Trailer Eksklusif GTA 6 Tayang 27 Agustus 2026
Trailer GTA 6 bakal tayang eksklusif di Netflix pada 27 Agustus 2026. Kolaborasi ini menjadi yang pertama bagi Rockstar Games.
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
Rockstar Games Gandeng Netflix, Trailer Eksklusif GTA 6 Tayang 27 Agustus 2026
Indonesia
BRIN Fokus Kembangkan Teknologi Nuklir hingga AI, Tingkatkan Daya Saing Indonesia
BRIN fokus mengembangkan teknologi-teknologi maju yang diharapkan mampu memperkuat daya saing ekonomi Indonesia dalam dua hingga tiga dekade mendatang.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
BRIN Fokus Kembangkan Teknologi Nuklir hingga AI, Tingkatkan Daya Saing Indonesia
Tekno
Redmi K100 Pro Max Siap Meluncur, Usung Baterai Jumbo 9.070 mAh dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Redmi K100 Pro Max segera meluncur dengan baterai jumbo 9.070mAh. HP ini sangat cocok dipakai gaming.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Redmi K100 Pro Max Siap Meluncur, Usung Baterai Jumbo 9.070 mAh dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Tekno
Samsung Ungkap Penyebab Bercak Merah di Layar Galaxy S26 Ultra, Pastikan Bisa Diperbaiki Gratis
Layar Samsung Galaxy S26 Ultra dilaporkan muncul bercak merah. Samsung pun mengungkapkan penyebabnya.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Samsung Ungkap Penyebab Bercak Merah di Layar Galaxy S26 Ultra, Pastikan Bisa Diperbaiki Gratis
Tekno
Redmi 17 5G Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.300 mAh dengan Harga Mulai Rp 2,6 Juta
Redmi 17 5G akhirnya meluncur. HP ini membawa baterai 6.300 mAh dengan harga mulai Rp 2,6 juta.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Redmi 17 5G Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.300 mAh dengan Harga Mulai Rp 2,6 Juta
Tekno
Redmi K100 Pro Meluncur 11 Agustus 2026, Bawa Baterai 8.580 mAh dan Kamera 200MP
Redmi K100 Pro akan meluncur 11 Agustus 2026. HP ini membawa baterai 8.580mAh dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Redmi K100 Pro Meluncur 11 Agustus 2026, Bawa Baterai 8.580 mAh dan Kamera 200MP
Tekno
OPPO A7 Pro Max Resmi Meluncur, Jadi HP Pertama yang Pakai Baterai 10.000 mAh!
OPPO A7 Pro Max meluncur dengan baterai 10.000mAh. HP ini menggunakan chipset Snapdragon 4 Gen 5.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
OPPO A7 Pro Max Resmi Meluncur, Jadi HP Pertama yang Pakai Baterai 10.000 mAh!
Tekno
Huawei Mate 90 Pro Max Bocor, Bawa Chipset Kirin 9050 Pro dan Kamera 200MP
Huawei Mate 90 Pro Max kini mulai terungkap. HP tersebut akan membawa chip Kirin 9050 Pro dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Huawei Mate 90 Pro Max Bocor, Bawa Chipset Kirin 9050 Pro dan Kamera 200MP
Tekno
Spesifikasi Redmi 17 5G Bocor, Bawa Baterai 7.500 mAh dan Snapdragon 4 Gen 5
Redmi 17 5G kini bocor menjelang peluncurannya. Spesifikasi HP tersebut akan membawa baterai 7.500mAh.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Spesifikasi Redmi 17 5G Bocor, Bawa Baterai 7.500 mAh dan Snapdragon 4 Gen 5
Bagikan